TikTok Kini Memungkinkan Pengguna Pakai Perintah AI untuk Ubah Foto Menjadi Video

Rahmat Jiwandono
Kamis 15 Mei 2025, 18:00 WIB
TikTok AI Alive. (Sumber: TikTok)

TikTok AI Alive. (Sumber: TikTok)

Techverse.asia - TikTok telah resmi meluncurkan fitur berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan gambar-ke-video pertamanya. Fitur ini disebut AI Alive yang memungkinkan pengguna untuk mengubah foto menjadi video dengan perintah untuk menjelaskan seperti apa tampilan video yang diinginkan.

Saat ini, fitur AI Alive hanya tersedia untuk fitur Stories TikTok, jadi fitur ini dimaksudkan untuk berbagi lebih cepat daripada yang biasanya diposting di aplikasi.

Pengguna dapat mengakses fitur AI Alive dari kamera Story TikTok mereka, dan mengetuk tombol plus biru di bagian atas halaman kotak masuk (inbox) atau halaman profil. Dari sini, lalu pengguna dapat memilih foto dari Album Story Anda.

Baca Juga: ASUS ROG Strix OLED XG32U Series: Monitor Gaming 4K WOLED Pertama di Dunia

Pengguna selanjutnya akan melihat ikon AI Alive yang ada di bilah alat sisi kanan pada halaman penyuntingan foto. TikTok pun akan menampilkan perintah yang disarankan, tetapi pengguna juga dapat membuat prompt sesuai keinginan mereka sendiri.

Fitur AI Alive menggunakan alat penyuntingan cerdas yang memberi siapa pun, terlepas dari pengalaman penyuntingan, kemampuan untuk mengubah gambar statis menjadi video pendek yang memikat yang disempurnakan dengan efek gerakan, atmosfer, dan kreatif.

Misalnya, jika foto statis kamu menampilkan langit, awan, dan lautan, TikTok dapat mengubah foto tersebut menjadi video yang memperlihatkan langit berubah warna secara bertahap, awan mulai bergerak, dan bahkan kamu juga bisa mendengar suara ombak yang menghantam.

Atau juga dapat menganimasikan swafoto grup yang menonjolkan gerakan dan ekspresi.

Baca Juga: TikTok Tambahkan Fitur Ulasan di Kolom Komentar dan Dukungan untuk Teks ALT

Peluncuran fitur kecerdasan buatan yang mampu mengubah gambar statis menjadi gambar bergerak baru tersebut dilakukan beberapa tahun setelah media sosial milik ByteDance ini memperkenalkan generator AI teks-ke-gambar dalam aplikasi mereka.

Sementara itu, pesaingnya seperti Instagram dan Snapchat juga menawarkan fitur kecerdasan buatan teks-ke-gambar untuk kreator, namun TikTok kini melangkah lebih jauh dengan menawarkan kepada penggunanya kemampuan untuk membuat video dari gambar yang tak bergerak.

Meski begitu, perlu dicatat bahwa platform Snapchat telah mengutakan akan segera memungkinkan kreator untuk membuat video yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan hanya dari suatu gambar saja.

Video yang dibuat oleh AI Alive dan diunggah di Stories TikTok akan mendapat label bahwa konten ini merupakan rekaan hasil kecerdasan buatan. Ini guna memberi tahu orang-orang yang memakai TikTok bahwa konten tersebut fiktif, bukan konten yang nyata.

Baca Juga: My AI: Chatbot yang Dirilis Snapchat dengan Dukungan dari ChatGPT

Terlebih lagi, TikTok menyebutkan bahwa konten AI Alive tersebut juga akan memiliki metadata C2PA yang disematkan, yang merupakan standar teknis yang dapat membantu orang lain mengidentifikasi bahwa video tersebut dibuat oleh kecerdasan buatan, meskipun diunduh dan dibagikan di luar aplikasi TikTok.

"Kami selalu membangun dengan mengutamakan keselamatan, dan hal yang sama berlaku untuk inovasi kecerdasan buatan kami," tulis TikTok dalam sebuah posting blog seperti kami lihat pada Kamis (15/5/2025).

Karena teknologi AI Alive memungkinkan bentuk-bentuk baru ekspresi kreatif, teknologi ini menjalani berbagai pemeriksaan kepercayaan dan keamanan untuk melindungi komunitas TikTok.

"Untuk membantu mencegah orang membuat konten yang melanggar kebijakan kami, teknologi moderasi meninjau foto yang diunggah dan permintaan pembuatan kecerdasan buatan tertulis serta video AI Alive sebelum ditampilkan kepada kreator," lanjut bunyi keterangan tersebut.

Baca Juga: TikTok Notes, Aplikasi yang Mirip dengan Instagram Resmi Ditutup

TikTok mencatat bahwa orang dapat melaporkan video yang menurut mereka melanggar pedoman kmounitas aplikasi dan bahwa aplikasi melakukan pemeriksaan keamanan akhir setelah kreator membagikan cerita AI Alive.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)