Igloo Perkenalan Fitur Rekomendasi AI dan Pelacakan serta Perlindungan Bagasi Hilang

Igloo.

Techverse.asia - Igloo hari ini memperluas penawaran asuransi perjalanannya dengan menghadirkan rekomendasi berbasis kecerdasan buatan AI, dan perlindungan untuk bagasi hilang melalui kolaborasi dengan Blue Ribbon Bags (BRB), pemimpin dunia dalam pemulihan bagasi yang tertunda.

Pelanggan bisa mendapatkan rekomendasi dari Travel AI Shield hanya dengan menjawab tiga pertanyaan mudah di situs resminya: destinasi perjalanan, maskapai penerbangan, dan apakah asuransi diperlukan sebagai syarat pengajuan visa.

Fitur ini memastikan wisatawan menerima rekomendasi lebih cepat dari sebelumnya karena tidak perlu lagi membandingkan produk asuransi satu per satu. Igloo memperkirakan bahwa dengan menggunakan Travel Shield, proses perjalanan pelanggan menjadi sekitar 3 kali lebih cepat.

Baca Juga: Igloo Memperluas Perlindungan Ketahanan Iklim di Asia Tenggara

Sementara itu, BRB hadir guna memberikan ketenangan pikiran bagi wisatawan domestik maupun internasional. Layanan yang tersedia sebagai fitur tambahan (add-on) di igloo.co.id ini akan membantu melacak dan memulihkan bagasi terdaftar yang hilang, mencakup seluruh maskapai dan rute secara global.

Layanan tambahan ini dibanderol dari mulai harga Rp32 ribu untuk perjalanan domestik dan internasional, dengan kompensasi hingga Rp7 juta untuk paket Silver dan hingga Rp10 juta untuk paket Gold.

Layanan BRB mencakup pelacakan bagasi aktif selama 96 jam, dengan pemantauan dan percepatan pengembalian bagasi yang tertunda sejak pesawat mendarat. Selain itu, terdapat jaminan kompensasi tanpa memerlukan bukti kuitansi jika bagasi tidak dikembalikan dalam waktu 96 jam.

“Kami ingin memastikan setiap wisatawan di Indonesia dapat menikmati perjalanan mereka dengan tenang. Dengan integrasi AI Shield dan BRB dalam asuransi perjalanan, Igloo memperkenalkan pendekatan baru yang lebih cerdas dan mudah untuk membantu pelanggan mendapatkan perlindungan yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan mereka,” ujar Delta Andreansyah selaku Head of D2C Igloo Indonesia, Senin (19/1/2026).

Baca Juga: Lagi, Atome Umumkan Pendanaan Utang Ratusan Juta Dolar

Mengingat Indonesia menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melampaui 13,9 juta pengunjung internasional yang tercatat pada tahun 2024, produk perlindungan perjalanan yang ditingkatkan seperti Blue Ribbon Baggage membantu menjaga momentum ini dengan memberikan keamanan finansial dan ketenangan pikiran bagi wisatawan.

“Bagi kami, ini juga menunjukkan komitmen dalam mendukung industri pariwisata Indonesia,” katanya.

Peluncuran kedua layanan ini menandakan dukungan Igloo bagi wisatawan Indonesia dan industri pariwisata. Pariwisata tetap menjadi pendorong pendapatan utama bagi banyak wilayah di Indonesia, dan meningkatnya jumlah wisatawan merupakan indikator utama pertumbuhan.

Data ini selaras dengan tren terbaru menurut Badan Pusat Statistik (BPS), di mana perjalanan wisatawan nusantara pada April 2025 mencapai 128,59 juta, meningkat 23,02% secara tahunan (year-on-year).

Baca Juga: Asuransi Kitabisa Ingin Kembalikan Fungsi Asuransi ke Akarnya

Tren kenaikan ini mencerminkan minat masyarakat Indonesia yang terus tumbuh untuk bepergian meskipun terjadi perlambatan ekonomi, serta menggarisbawahi kebutuhan akan solusi asuransi yang lebih mudah diakses dan disesuaikan agar wisatawan tetap terlindungi kemanapun mereka pergi.

Di sisi lain, meskipun wilayah Asia-Pasifik telah mencapai tolok ukur global dengan tingkat kesalahan penanganan bagasi terendah sepanjang masa pada 2024, kehilangan bagasi tetap menjadi masalah utama bagi wisatawan maupun maskapai.

Bagi maskapai, bagasi yang tertunda memicu serangkaian tugas operasional, mulai dari pelacakan, pengalihan rute, pengiriman ke rumah, hingga kompensasi, yang semuanya meningkatkan waktu staf dan biaya per tas yang hilang.

Baca Juga: Igloo x Akulaku Hadirkan Layanan untuk Perlindungan Gawai

Pengembangan solusi kecerdasan buatan untuk asuransi perjalanan dan otomotif merupakan bagian dari strategi besar Igloo untuk melampaui penggunaan AI tradisional dan menempatkan AI sebagai inti dari operasi bisnis, strategi, dan penciptaan nilai perusahaan.

Sejak diluncurkan, AI Shield telah membantu ribuan pengguna menemukan perlindungan yang tepat bagi kebutuhan mereka. Kini, kapabilitas AI tersebut juga mendukung TravelShield AI, yang merekomendasikan asuransi perjalanan dari mitra terpercaya seperti Sompo dan menawarkan pengembalian dana (refund) jika permohonan visa ditolak.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI