Igloo Bentuk Joint Venture dengan JMT Network Services, Transformasi Insurtech di Thailand

Rahmat Jiwandono
Senin 21 April 2025, 14:15 WIB
Startup Igloo. (Sumber: Dok. Igloo)

Startup Igloo. (Sumber: Dok. Igloo)

Techverse.asia - JMT Network Services PCL dan Axinan Thailand Co. Ltd. secara resmi membentuk joint venture (JV) di Thailand. JMT Network Services merupakan anak perusahaan dari konglomerasi asal Thailand, Jaymart Group, yang memiliki lini bisnis di sektor ritel, teknologi, dan manajemen keuangan.

Sementara itu, Axinan Thailand Co. Ltd. adalah anak perusahaan dari Axinan Group, perusahaan induk berbasis di Singapura yang menaungi merek insurtech regional, Igloo.

Joint venture ini akan memanfaatkan jaringan ritel Jaymart Group serta teknologi dan kapabilitas asuransi digital milik Igloo untuk membangun perusahaan asuransi digital pertama di Thailand.

Baca Juga: Populix Dapat Pendanaan Seri B Sebesar Rp72 Miliar, Lebarkan Sayap ke Pasar Lain

Kolaborasi ini akan menghadirkan produk asuransi digital dan solusi insurtech yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha maupun konsumen di Thailand.

Melanjutkan momentum positif di Thailand, Igloo juga tengah membidik peluang kerja sama serupa melalui joint venture di Indonesia dan Filipina dalam beberapa bulan ke depan.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan solusi asuransi berbasis teknologi yang mudah diakses oleh berbagai segmen konsumen di kawasan Asia Tenggara.

Jaymart Group saat ini melayani lebih dari 10 juta konsumen di Thailand melalui portofolio bisnis yang beragam dan sukses, termasuk distribusi ponsel dan elektronik, manajemen hutang, makanan dan minuman (F&B), manajemen properti, serta layanan asuransi.

Joint venture ini memainkan peran strategis dalam mempercepat evolusi digital yang lebih luas dari Jaymart.

Baca Juga: Igloo Tunjuk CDO Baru dan Sukses Jalin Kemitraan di Berbagai Negara

Seiring dengan upaya perusahaan untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam bisnisnya, penambahan embedded insurance meningkatkan proposisi nilai mereka, menawarkan perlindungan dalam bentuk produk dan layanan yang disesuaikan dengan gaya hidup pelanggan.

“Di Jaymart Group, tujuan kami adalah memberikan pengalaman pelanggan yang luar biasa yang didorong oleh teknologi,” kata Ekachai Sukumvitaya, Wakil CEO, Jaymart Group Holdings, Senin (21/4/2025).

Menurutnya, joint venture yang bersejarah dengan Igloo ini menyatukan teknologi asuransi terbaik dan pemahaman mendalam tentang konsumen Thailand.

“Kolaborasi ini akan membuka peluang baru untuk mengintegrasikan perlindungan ke dalam lini bisnis kami, mulai dari pembiayaan perangkat hingga ritel gaya hidup, sekaligus memimpin masa depan baru sektor asuransi Thailand,” ungkapnya.

Baca Juga: Startup Insurtech Fuse Memiliki CEO Baru

Sementara itu, perusahaan rintisan insurtech, Igloo, membawa teknologi asuransi unggulannya ke dalam joint venture ini. Teknologi tersebut telah dikembangkan dan disempurnakan selama bertahun-tahun melalui keberhasilannya di berbagai lini bisnis, termasuk produk asuransi tertanam, direct-to-consumer, perantara penjualan, dan perantara asuransi di seluruh Asia Tenggara.

Hingga saat ini, Igloo telah memfasilitasi lebih dari 650 juta polis asuransi melalui lebih dari 75 kemitraan dengan teknologi asuransi miliknya.

Di Indonesia, Igloo telah bekerja sama dengan merek-merek ternama dari sektor e-commerce, fintech, perbankan, logistik, dan ritel, termasuk Akulaku, DANA, Tokopedia, dan Oppo untuk menyediakan asuransi sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Perusahaan ini juga telah meluncurkan platform direct-to-customer resminya, yang memperluas jangkauan akses asuransi bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Igloo x Tokopedia: Perluas Akses Asuransi E-Commerce ke Konsumen dan Penjual

Indonesia saat ini tengah fokus pada modernisasi asuransi melalui digitalisasi dan inklusivitas, dengan tingkat penetrasi asuransi yang masih rendah, yakni sebesar 2,77 persen, menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan adanya perubahan perilaku konsumen, transformasi digital di sektor asuransi diprediksi akan menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini. “Joint venture ini akan membawa perubahan besar dalam banyak aspek," tambah Raunak Mehta, CEO dan Co-founder Igloo.

Dikatakannya, melalui teknologi asuransi terdepan dan keahlian produk kami, kami akan menjadi kekuatan transformatif bagi bisnis-bisnis di Jaymart Group, mempercepat langkah mereka menuju digitalisasi. “Fokus kami adalah mengimplementasikan AI dalam otomatisasi, efisiensi, dan manajemen risiko,” ujarnya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)