Peluang Bisnis yang Dipimpin Perempuan Bisa Mendorong Pertumbuhan di Asia Tenggara

Rahmat Jiwandono
Senin 10 Maret 2025, 21:40 WIB
Para perempuan pendiri perusahaan rintisan. (Sumber: AC Ventures)

Para perempuan pendiri perusahaan rintisan. (Sumber: AC Ventures)

Techverse.asia - Para pengusaha perempuan di kawasan Asia Tenggara tengah membangun bisnis dengan pertumbuhan tinggi di berbagai industri utama, namun banyak yang masih menghadapi tantangan dalam mengakses modal.

Sebuah studi oleh Boston Consulting Group (BCG) dan Stellar Women menemukan bahwa perusahaan rintisan yang dipimpin perempuan di Indonesia sendiri menghadapi kesenjangan pendanaan sebesar US$1,7 triliun, yang menandakan peluang besar bagi investor.

Ketika investor mencari peluang pertumbuhan yang lebih inklusif, perusahaan modal ventura seperti AC Ventures menggandakan komitmen mereka untuk mendukung pendiri perempuan, melihat mereka sebagai pendorong utama inovasi dan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: LiveIn Akuisisi KoolKost Milik RedDoorz, Sediakan Hunian Indekos Terjangkau

AC Ventures merupakan salah satu perusahaan yang secara aktif berupaya untuk menutup kesenjangan tersebut. Impact Report 2024 perusahaan tersebut, yang dikembangkan bekerja sama dengan Deloitte Indonesia, menemukan bahwa portofolionya telah menciptakan lebih dari 30 ribu pekerjaan, dengan 40 persen di antaranya dipimpin oleh perempuan.

Dalam setahun terakhir saja, investasi perusahaan tersebut telah membantu menciptakan 2.000 pekerjaan baru dan memperluas akses digital ke empat juta individu dan bisnis.

Mitra Pengelola di AC Ventures Helen Wong mengatakan bahwa meningkatkan investasi pada wirausahawan perempuan bukan hanya tentang ekuitas. Ini adalah langkah strategis untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

"Kami melihat bahwa wirausahawan perempuan yang sangat cakap membangun bisnis transformatif di berbagai industri seperti teknologi finansial, teknologi iklim, dan merek konsumen, tetapi pendanaan masih tertinggal," ungkapnya pada Senin (10/3/2025).

Baca Juga: Hyundai IONIQ 9 Bakal Segera Diniagakan di Indonesia?

Menurut Helen, peluang di sini tergolong sangat besar. Sebab, investor yang menyadari dan bertindak atas hal ini akan menjadi yang terdepan dalam gelombang inovasi dan ekspansi ekonomi berikutnya di Asia Tenggara.

Meskipun ada kendala modal, beberapa perusahaan rintisan atau startup yang dipimpin perempuan dalam portofolio AC Ventures berkembang pesat dan memenuhi kebutuhan pasar utama:

Pertama, Accacia, yang didirikan oleh Annu Talreja, menggunakan teknologi kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) guna membantu pemilik real estat melacak dan mengurangi emisi karbon, yang telah mencakup lebih dari 20 juta kaki persegi properti.

Baca Juga: Cara Startup Accacia Menangkan Pasar Dekarbonisasi Properti

Kedua, Astro (didirikan bersama oleh Marcella Moniaga, Sherlyn Gautama, dan Jessica Stephanie Jap) adalah platform on-demand di Indonesia untuk bahan makanan dan kebutuhan pokok.

"Investasi kami di Astro ditampilkan oleh Global Private Capital Association (GPCA) dalam buku kasus investasi berlandaskan gender, yang menyoroti dampaknya dalam mempromosikan bisnis yang dipimpin perempuan di Asia Tenggara," terangnya.

Ketiga, Rose All Day Cosmetics (RADC) yang didirikan oleh Cindy Nyoto Gunawan dan Tiffany Danielle telah muncul sebagai merek kecantikan terkemuka Indonesia yang memperjuangkan kecantikan bersih, inklusivitas, dan keberlanjutan.

Dengan komunitas pelanggan setia yang kuat dan terus berkembang, merek tersebut terus memperluas kehadiran omnichannel-nya dan bersiap untuk pertumbuhan regional yang menarik.

Baca Juga: Tumbuh Pesat, Startup Kecantikan Asal Indonesia Rose All Day Cosmetics Siap Ekspansi ke Asia Tenggara

Keempat, Xendit (didirikan bersama oleh Tessa Wijaya) mengubah pembayaran digital di Asia Tenggara, menyediakan infrastruktur keuangan yang lancar bagi bisnis. Di bawah kepemimpinan Tessa, Xendit telah tumbuh menjadi pemain kunci di sektor fintech, yang memungkinkan jutaan transaksi di seluruh wilayah.

Kelima, Supermom (didirikan bersama oleh Joan Ong, Lynn Yeoh, dan Rebecca Koh) mengubah cara merek berinteraksi dengan orang tua di seluruh Asia Tenggara. Sebagai jaringan pengasuhan anak terbesar di kawasan ini, Supermom menghubungkan jutaan ibu dengan rekomendasi tepercaya, ulasan produk, dan penawaran eksklusif.

"Dengan memanfaatkan wawasan berbasis AI dan komunitas pengguna yang luas, platform ini membantu merek mengoptimalkan strategi pemasaran mereka sekaligus memberdayakan orang tua dengan keputusan pembelian yang lebih baik," tambahnya.

Baca Juga: Startup Supermom Ekspansi ke Indonesia, Gandeng 25 Merek Singapura

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle19 Maret 2026, 16:34 WIB

H&M Ingin Membuat Pakaian dari Gas Karbon Dioksida

Agar program ini bisa terwujud, merek fesyen asal Swedia ini menggandeng startup bernama Rubi.
H&M. (Sumber: H&M)
Techno19 Maret 2026, 16:22 WIB

Polytron Siap Hadirkan Dua Speaker Baru yang Compact dan Portable

Memperkuat posisi sebagai market leader speaker di Indonesia melalui produk compact dan portable yang dipersonalisasi untuk gaya hidup anak muda.
Logo Polytron. (Sumber: istimewa)
Lifestyle19 Maret 2026, 16:00 WIB

Jumlah Penonton One Piece Season 2 di Netflix Capai Belasan Juta dalam 4 Hari

One Piece merupakan manga tentang bajak laut yang dibuat oleh Eiichiro Oda.
One Piece Season 2. (Sumber: Netflix)
Techno19 Maret 2026, 15:49 WIB

Meta Meluncurkan Fitur Anyar untuk Perlindungan terhadap Penipuan

Pengguna akan diberi peringatan tentang aktivitas mencurigakan seperti penautan perangkat yang tidak dikenal dan permintaan pertemanan.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Lifestyle19 Maret 2026, 15:26 WIB

Charles & Keith Rilis Koleksi Ramadan 2026, Ada Tas dan Alas Kaki

Koleksi ini bisa menjadi pilihanmu untuk merayakan Lebaran 2026.
Koleksi edisi Ramadan dari Charles & Keith. (Sumber: istimewa)
Techno19 Maret 2026, 14:56 WIB

POCO X8 Pro Series Rilis Global, Cek Spesifikasi Lengkapnya

Seri ini terdiri dari dua ponsel yang mendukung untuk memainkan gim berat.
POCO X8 Pro Series. (Sumber: POCO)
Techno18 Maret 2026, 19:48 WIB

Lenovo Umumkan Legion Go Fold Concept, Dapat Dipakai dalam 4 Mode

Layarnya bisa dilebarkan dari 7 hingga 11 inci.
Konsep Legion Go Fold dalam mode layar penuh horizon. (Sumber: Lenovo)
Travel18 Maret 2026, 19:35 WIB

Pengiriman Hewan Peliharaan Melonjak Sekitar 6% Saat Arus Mudik Lebaran

KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Ilustrasi pengiriman hewan peliharaan melalui KAI Logistik. (Sumber: KAI)
Techno18 Maret 2026, 16:18 WIB

Pelanggan Apple Music Mendapatkan Alat Penemuan Musik Baru di TikTok

TikTok sekarang memungkinkan pelanggan Apple Music untuk memutar lagu secara penuh tanpa meninggalkan aplikasi.
Integrasi TikTok x Apple Music. (Sumber: tiktok)
Automotive18 Maret 2026, 15:54 WIB

Ducati Monster Tampil dengan Corak Sport Baru, Lebih Gahar

Tersedia di dealer mulai April 2026, corak Sport ini melengkapi pilihan warna Monster dan Monster Plus.
Ducati Monster dengan corak Sport. (Sumber: Ducati)