Banyak Anak Menatap Gadget Terlalu Lama, Batas Hadirkan Program Happy Hope

Rahmat Jiwandono
Selasa 01 Oktober 2024, 15:59 WIB
Platform Batas.

Platform Batas.

Techverse.asia - Perusahaan rintisan (startup) pendidikan anak usia dini Batas akan memperluas cakupan bisnis mereka dengan menyediakan program Happy Hope. Ini merupakan suatu wadah pendidikan after-school yang memiliki 13 program utama berbasis nilai-nilai agama Islam.

Baca Juga: Startup Insurtech Rey Dapat Pendanaan Puluhan Miliar, Siap Transformasi Proteksi Kesehatan

Batas dan Happy Hope adalah sekolah tempat bermain, berkumpul, hingga bagi anak-anak yang umurnya 3-15 tahun. Di dalamnya ada banyak program yang sudah disesuaikan dengan tumbuh kembang anak, dengan harapan peserta didik mendapat manfaat yang lebih banyak dari sekadar mengenal dan memahami Al-Quran.

Pre-school ini mengedepankan konsep Purposeful Learning Environment dan bakal membuka kelas pertamanya di Jalan Ampera Raya, Kota Jakarta Selatan.

"Kami bekerja sama dengan yayasan guna mengembangkan program after-school di sekolah internasional pada 2022, pembelajaran agama misalnya dari kami," papar Chief Executive Officer (CEO) Batas Issyarah Feah lewat keterangan resminya dikutip, Senin (1/10/2024).

Baca Juga: 4 Startup Edtech yang Patut Diperhatikan Versi East Ventures

Hingga kini, katanya, Batas sudah memberikan layanan after-school program di sejumlah sekolah internasional di dalam dan luar negeri. Ada sekitar 300 murid yang telah mendaftar secara privat dan ratusan siswa lainnya yang mengikuti kelas Batas.

"Kami berupaya untuk memberikan nilai-nilai pendidikan yang lebih luas lagi dalam sebuah wadah melalui Happy Hope," ujarnya.

Adapun layanan-layanan yang ditawarkan oleh startup Batas mencakup, Batas Learn and Play: program after-school dengan kelas seperti coding, robotic, seni, matematika, memasak, sains, memanah, hingga menggambar keahlian berbicara di depan umum.

Lalu ada BATASpace adalah ekosistem yang menghadirkan pengalaman guna mengenali Islam dan Al-Quran memakai teknologi imersif yang bisa dinikmati oleh semua anggota keluarga. Sekali lagi, program Happy Hope yang mengedepankan konsep Purposeful Learning Environment dengan mengintegrasikan pendekatan kreatif dan nilai-nilai Islami.

Baca Juga: Startup Edtech ErudiFi Mengakuisisi Platform Doyobi

"Kami juga punya Quran Learning Club yang tarif ikut kursusnya dibanderol Rp928 ribu sampai Rp2 jutaan. Selain itu, ada program privat belajar Al-Quran dengan tarif mulai dari Rp600 ribu sampai Rp2,3 juta secara luring dan secara daring tarifnya mulai dari Rp519 ribu sampai Rp1,7 juta," ujarnya.

Issyarah menyebutkan bahwa sekitar 85 persen anak-anak di Indonesia menghabiskan waktu yang cukup banyak menatap layar gawai (screen time). Fenomena ini tak hanya terjadi dalam negeri saja, tapi juga di luar negeri.

Untuk itu, Batas berusaha menyelesaikan persoalan ini lewat program after-school yang akan menjadi tempat bagi anak-anak untuk berkumpul dengan nilai-nilai keislaman yang baik.

"Kami mau membangun nilai-nilai Islami, jadi anak-anak dapat membangun koneksi yang mendalam terhadap Al-Quran sehingga mereka enggak hanya punya academic excellence saja tapi juga moral karakter yang cukup baik," ujarnya.

Baca Juga: Torch Dapat Tambahan Modal dari Init-6 Ventures, Ekspansi ke Asia Tenggara?

Startup Batas mencatatkan jumlah kelas yang diikuti oleh penggunanya sekitar 20 ribu kelas per tahun dengan total sebanyak 80 guru.

Pengumuman ini mengikuti pendanaan yang diperoleh Batas dari Achmad Zaky Foundation (AZF) yang merupakan perusahaan modal ventura dibawah kepemimpinan Ahmad Zacky - mantan pendiri Bukalapak. Namun demikian, AZF tidak mengumumkan nilai investasinya.

Selain mendapat investasi dari AZF, Batas juga mendapat investasi dari individu, termasuk pendiri Rolling Stone Indonesia Ratna Monika, pendiri grup Hirja Alami Bembi Juniar, pendiri Sembilan Matahari Adi Panuntun, dan pengusaha Febrinda Wulandari.

Investasi AZF ke startup teknologi pendidikan Batas adalah salah satu portofolionya guna menghadirkan platform pendidikan yang holistik tapi juga menyenangkan buat anak-anak dan orang tua. Pihaknya pun ingin menciptakan ekosistem dukungan yang komplet.

Baca Juga: ALVA menggunakan Google Cloud BigQuery dan Vertex AI, untuk Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)