Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Rahmat Jiwandono
Selasa 28 April 2026, 18:38 WIB
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)

Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Hata pada minggu kemarin resmi mengumumkan pendanaan Seri A sebesar US$8 juta atau sekitar Rp137,89 miliar yang dipimpin oleh Bybit, bursa kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan volume perdagangan, dan sejumlah pengelola aset keluarga atau family office ternama di dunia.

Hata adalah perusahaan rintisan atau startup asal Malaysia yang fokus pada bursa aset digital yang telah mengantongi dua lisensi. Hata menyediakan pelantar yang aman, patuh regulasi, mudah diakses untuk melakukan jual-beli maupun menyimpan aset digital.

Didirikan oleh talenta lokal Malaysia, Hata diawasi oleh Securities Commission Malaysia (SC) dan Labuan Financial Services Authority (LFSA) sehingga mematuhi regulasi serta standar keamanan yang tinggi bagi pengguna di Malaysia maupun global.

Baca Juga: Fitur Cek Dokumen Sekarang Tersedia di Aplikasi Privy

Sejak hadir tiga tahun lalu, sampai akhir 2025, Hata menjadi salah satu bursa aset digital lokal dengan pertumbuhan paling pesat di Negeri Jiran dengan lebih dari ratusan ribu pengguna terdaftar. Sepanjang tahun lalu, Hata mencatat volume transaksi senilai RM1,04 miliar, mencerminkan aktivitas pelantar yang kuat.

Sementara itu, total aset yang dikelola (AUC) oleh Hata mencapai RM86,3 juta, terhitung sejak pertama kali diluncurkan hingga akhir 2025. Angka ini bahkan sempat menyentuh RM115 juta pada September 2025, sebelum koreksi pasar terjadi.

Pada 2025, Hata juga memperluas lini produknya dengan meluncurkan fitur Staking, dimulai dari Solana (SOL), sehingga pengguna dapat memperoleh imbal hasil sekaligus berkontribusi pada keamanan jaringan blockchain.

Bersama fitur Auto-Invest (DCA), Hata terus menghadirkan inovasi untuk membantu masyarakat dan institusi membangun kekayaan digital secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Baskit Umumkan Pendanaan Seri A Senilai Puluhan Miliar, Segera Ekspansi ke Filipina

Menurut Chief Executive Officer (CEO) Hata David Low, pendanaan itu mengawali kolaborasi strategi yang lebih luas antara mereka - tak cuma sebatas investasi semata, melainkan juga menunjukkan komitmen bersama guna mengembangkan ekosistem aset digital di Malaysia secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

"Kemitraan dengan Bybit jadi momen penting buat kami serta industri aset digital di Malaysia," kata David.

Ia menyampaikan, keputusan Bybit untuk memimpin putaran pendanaan seri A tersebut sekaligus menjalin kemitraan strategis yang membuktikan keyakinan perusahaan bahwa industri kripto harus dibangun secara benar - melalui kepatuhan yang ketat, komitmen tinggi akan perlindungan investor, hingga lisensi resmi.

"Bersama-sama, Hata dan Bybit akan menggabungkan pelantar lokal yang kami punya, yang memenuhi regulasi dengan keahlian global Bybit untuk memperluas peluang bagi pengguna yang ada di Malaysia," ujarnya.

Baca Juga: Jumlah Investor Terus Meningkat, Reku Tetap Mendorong Masyarakat Bijak Berinvestasi Kripto

David menambahkan, modal segar tersebut akan dipakai untuk tiga fokus utama, yaitu kolaborasi bersama Bybit mengembangkan produk aset digital inovatif yang dirancang khusus untuk pasar Malaysia, memperkuat likuiditas pelantar, dan mempercepat pertumbuhan pengguna lewat inisiatif pemasaran serta pengembangan ekosistem.

CEO dan Co-founder Bybit Ben Zhou mengatakan, Malaysia adalah pasar strategis bagi Bybit. Negara ini juga mempunyai tingkat pemakai teknologi digital yang tinggi di kawasan Asia Tenggara sehingga menyimpan potensi yang besar buat pemanfaatan aset digital dalam jangka panjang.

"Kami menilai Hata sebagai mitra yang tepat guna melayani investor Malaysia lewat pelantar yang sudah memenuhi regulasi," ungkapnya.

Baca Juga: Hangry Kumpulkan Pendanaan Seri A dari Alpha JWC Ventures, Ekspansi ke Malaysia?

Dengan memadukan kepemimpinan Hata di pasar lokal, lanjutnya, serta kekuatan global Bybit dalam teknologi serta inovasi produk, pihaknya ingin mengakselerasi pertumbuhan ekosistem aset digital dan aset dunia nyata yang ditokenisasi di Malaysia.

Pendanaan Seri A ini meneruskan partisipasi Bybit dalam tahap pendanaan awal alias seed funding Hata sebesar US$4,2 juta, serta sekaligus mempererat hubungan yang sekarang tengah berkembang menjadi kemitraan strategis.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)