Baskit Umumkan Pendanaan Seri A Senilai Puluhan Miliar, Segera Ekspansi ke Filipina

Rahmat Jiwandono
Kamis 16 April 2026, 18:30 WIB
Tim manajemen Baskit. (Sumber: dok. baskit)

Tim manajemen Baskit. (Sumber: dok. baskit)

Techverse.asia - Baskit mengumumkan putaran pendanaan Seri A tahap awal sebesar US$4 juta atau setara dengan Rp68,54 miliar, yang dipimpin oleh Cento Ventures, serta diikuti partisipasi dari Analog Ventures, Kaya Founders, dan Orvel Ventures.

Sebagai informasi, Baskit adalah perusahaan rintisan yang fokus pada digitalisasi jaringan distribusi offline atau luring di kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: TransTRACK akan Mempercepat Ekspansi ke 10 Negara

Pendanaan baru tersebut menyusul putaran pendanaan pre-seed dan seed yang mereka terima tiga tahun lalu, jadi total pendanaan ekuitasnya kini mencapai US$9,9 juta atau sekitar Rp169,75 miliar. Sementara itu, Baskit juga mendapat fasilitas kredit bergulir dari HSBC Innovation Banking senilai US$3 juta.

Dana segar itu akan dipakai untuk mendukung ekspansi perusahaan ke luar negeri maupun regional, dengan Filipina masuk sebagai pasar utamanya. "Indonesia merupakan basis utama usaha kami, sedangkan Filipina nantinya bakal menjadi babak baru dalam perjalanan kami," ungkap CEO dan Founder Baskit Yann Schuermans dalam siaran persnya kami kutip, Kamis (16/4/2026).

Tak hanya ekspansi geografis, modal ini juga akan mengakselerasi pengembangan infrastruktur berbasis Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan, membangun sistem tunggal yang mengintegrasikan software atau perangkat lunak, pembayaran, fasilitas kredit tertanam atau embedded credit, hingga alur kerja operasional.

Baca Juga: Hanya 15% Startup Tahap Seed yang Bisa Mendapat Pendanaan Seri A

"Layanan tersebut dibuat untuk memberikan akses permodalan inventaris bagi distributor dan meningkatkan likuiditas di seluruh rantai pasok," ujarnya.

Baskit yang beroperasi di wilayah di mana saluran offline masih menyumbang lebih dari 90 persen perdagangan, walaupun pertumbuhan lokapasar atau e-commerce terus mengalami peningkatan.

Startup ini berupaya menyediakan alat yang membantu merek dalam mengelola jaringan distribusi. Ini mencakup koordinasi dengan distributor, grosir, dan pengecer, sambil menawarkan visibilitas dalam inventaris serta kinerja.

Pendekatan operasional itu diklaim membuahkan hasil yang positif. Baskit tercatat mampu mencetak keuntungan yang konsisten dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir. Setelah peluncuran komersialnya, Baskit sudah bermitra dengan lebih dari 60 merek dan berkolaborasi dengan ratusan distributor serta grosir di Tanah Air.

Baca Juga: Koltiva dan Sugata Dukung Transformasi Rantai Pasok Kakao

"Jaringan kami mecakup saluran perdagangan umum dan ritel modern, termasuk pengecer seperti Circle K, Alfamart, dan Boots," ujarnya. Ini termasuk suatu pencapaian yang jarang terjadi bagi startup teknologi tahap awal di Asia Tenggara.

Bagian sentral dari model Baskit ialah integrasi layanan keuangan ke dalam pelantarnya. Baskit menyediakan solusi kredit serta pembiayaan yang terintegrasi guna mendukung distributor dalam membiayai stok maupun meningkatkan likuiditas.

"Kami juga menggandeng lembaga keuangan termasuk HSBC dan jaringan pembayaran seperti Visa," terangnya.

Para investor menyebutkan bahwa pendekatan Baskit fokus pada mengatasi kompleksitas distribusi luring di pasar yang terfragmentasi, yang dianggap sebagai fondasi guna pengembangan lebih lanjut layanan keuangan serta alat berbasis data.

Baca Juga: Pintarnya Umumkan Pendanaan Seri A Sebesar Rp272 Miliar

Sementara itu, Partner Cento Ventures Yuan Lee Chung mengungkapkan, Baskit termasuk salah satu perusahaan teknologi generasi anyar yang punya kedisplinan operasional, dan dibangun di atas infrastruktur ekonomi yang riil.

Hal senada juga disampaikan oleh Head of Innovation Banking HSBC Singapura Neli Falconer, menurutnya, merupakan suatu kebanggaan tersendiri bisa mendukung Baskit bertumbuh di Asia Tenggara lewat solusi pembiayaan yang dapat disesuaikan.

"Langkah ekspansi Basket ke Filipina tersebut terjadi di fase transisi yang tepat," kata Founding Partner Kaya Founders Paulo Campos.

Campos mengatakan, banyak merek yang awalnya fokus terhadap ranah digital sekarang mulai berekspansi ke jalur luring guna menerapkan strategi omnichannel atau lintas saluran demi bisa mencapai sasaran pasar yang lebih luas lagi.

Baca Juga: Praktis Dapat Pendanaan Seri A, Bantu UMKM Indonesia Tangani Rantai Pasokan

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno16 April 2026, 19:06 WIB

Roblox Resmi Memperkenalkan Tingkatan Akun yang Wajib Berdasarkan Usia

Orang yang tidak melakukan verifikasi usia hanya dapat mengakses gim yang ramah keluarga.
Akun anak-anak memiliki warna latar belakang yang berbeda. (Sumber: Roblox)
Startup16 April 2026, 18:30 WIB

Baskit Umumkan Pendanaan Seri A Senilai Puluhan Miliar, Segera Ekspansi ke Filipina

Ada kesamaan struktural antara Indonesia dengan Filipina dalam hal fragmentasi rantai pasok.
Tim manajemen Baskit. (Sumber: dok. baskit)
Techno16 April 2026, 17:38 WIB

Netflix Kembali Menaikkan Harga, Mempengaruhi Semua Paket Langganan

Netflix menaikkan harga untuk setiap tingkatan langganan hingga 12,5 persen.
Logo Netflix.
Startup16 April 2026, 17:05 WIB

TransTRACK akan Mempercepat Ekspansi ke 10 Negara

Langkah ini untuk memperkuat posisi sebagai pemain utama Fleet Intelligence di momentum 7 tahun pertumbuhan.
TransTRACK. (Sumber: istimewa)
Automotive16 April 2026, 16:01 WIB

Honda Super-One Punya Daya Jelajah hingga 274 Km, Mengaspal di Jepang

Menawarkan pengalaman berkendara yang menyenangkan untuk menghadirkan kegembiraan baru ke dalam mobilitas sehari-hari masyarakat.
Honda Super-One. (Sumber: Honda)
Techno16 April 2026, 15:33 WIB

Spek Lengkap Vivo X300 FE: Ditenagai Chipset Snapdragon 8 Gen 5

Handset ini juga dilengkapi kamera super telefoto ZEISS dalam desain yang ringkas.
Vivo X300 FE. (Sumber: Vivo)
Automotive16 April 2026, 14:59 WIB

Hyundai Boulder Concept akan Dipasarkan di Amerika Latin Mulai 2030

Ini adalah pratinjau desain berbentuk SUV dari kendaraan body-on-frame pertama Hyundai di AS.
Hyundai Boulder Concept. (Sumber: Hyundai)
Techno16 April 2026, 14:11 WIB

Garmin D2 Mach 2 Pro: Smartwatch Penerbangan dengan Teknologi InReach

Smartwatch seri D2 yang menggabungkan fitur-fitur terbaru dalam penerbangan dengan konektivitas satelit dan seluler.
Garmin D2 Mach 2 Pro.
Lifestyle15 April 2026, 18:01 WIB

Daftar Musisi dan Harga Tiket The Sounds Project Vol. 9, Ada Jet hingga Neck Deep

Konser musik ini akan diselenggarakan selama tiga hari penuh di Ecovention and Ecopark Ancol, Jakarta.
Band lawas asal Australia, Jet, akan menjadi bintang tamu di Sounds Project Vol. 9. (Sumber: istimewa)
Lifestyle15 April 2026, 17:01 WIB

Adidas Supernova Rise 3 Adaptive: Sepatu Lari yang Dirancang untuk Disabilitas

Sepatu Lari Performa Pertama yang Dirancang dalam Kemitraan dengan dan untuk Atlet Penyandang Disabilitas.
Adidas Supernova Rise 3 Adaptive. (Sumber: adidas)