Fitur Cek Dokumen Sekarang Tersedia di Aplikasi Privy

Rahmat Jiwandono
Senin 27 April 2026, 16:54 WIB
CEO dan Founder Privy Marshall Pribadi menerangkan fitur cek dokumen. (Sumber: istimewa)

CEO dan Founder Privy Marshall Pribadi menerangkan fitur cek dokumen. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Sejak awal 2026, Privy mencatat hampir 13 juta dokumen digital telah diverifikasi keasliannya melalui tanda tangan digital. Urgensi dalam verifikasi dokumen semakin nyata seiring dengan upaya scam yang mencapai lebih dari seribu kasus setiap harinya berdasarkan laporan Kementerian Komunukasi dan Digital (Komdigi), menjadikannya salah satu tantangan terbesar dalam meningkatkan kepercayaan di ruang digital.

Sekarang Privy memperluas akses pengecekan dokumen bukan hanya melalui website, namun juga pada aplikasi web dan mobile Privy, serta bahkan dari dokumen diterima pengguna melalui berbagai platform seperti Whatsapp dan email pun juga dapat langsung diverifikasi dengan fitur “open withPrivy, sehingga verifikasi dokumen pun semakin mudah dilakukan oleh masyarakat.

Baca Juga: 4 Startup Indonesia Ikut Berpartisipasi di Event Sushi Tech Tokyo 2026

CEO & Founder Privy Marshall Pribadi mengatakan, selama ini masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat menerima pesan dan dokumen digital. Namun melalui fitur Verifikasi Dokumen ini, Privy menyediakan alat yang dapat digunakan masyarakat untuk percaya pada dokumen digital yang mereka terima, bukan hanya menilai secara visual saja.

Dengan banyaknya dokumen digital yang beredar dengan mudah, kehadiran alat yang dapat memverifikasi dokumen menjadi sangat penting, dan di sinilah peran Privy berada. “Sehingga ketika masyarakat menerima dokumen digital yang secara visual terlihat lengkap dengan tanda tangan elektronik, dapat langsung memverifikasi dokumen tersebut dalam hitungan detik untuk memastikan keaslian tanda tangan elektroniknya,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Saat ini, Privy juga telah mencatat 159 juta dokumen digital ditandatangani. Di Kuartal-1 2026 pun Privy mencatat peningkatan aktivitas tanda tangan hingga hampir 250% secara Year-on-Year mencapai lebih dari 32 juta tanda tangan. Sementara pada Kuartal-I 2025 lalu, Privy mencatat 10 juta aktivitas tanda tangan di pelantarnya.

Walaupun sudah ratusan juta dokumen ditandatangani di Privy sejak 2016 dan belasan juta dokumen yang diverifikasi di Privy pada awal tahun ini, pihaknya sadar, ini baru permulaan. Sebab di luar sana, masih banyak tanda tangan digital yang digunakan dengan cara memindai/scan, lalu di-copy paste, sehingga kita tidak bisa langsung percaya.

Fitur verifikasi dokumen di Privy.

Baca Juga: Privy Kembali Gratiskan Layanan Sertifikat Elektronik di Coretax

Inilah yang semakin mendorong pentingnya masyarakat untuk membuktikan keaslian tanda tangan digital pada dokumen. Terlebih, modus dan risiko seperti itu dapat mengintai siapa saja, baik individu sampai perusahaan, bahkan pelaku UMKM.

Oleh karena itu, Privy akan terus mendorong peningkatan jumlah dokumen yang dicek keasliannya melalui website ataupun aplikasi melalui edukasi rutin bagi pengguna maupun masyarakat secara luas.

“Ketika masyarakat terbiasa mengecek keaslian dokumen digital, harapannya publik juga mulai memahami pentingnya menggunakan tanda tangan tersertifikasi sebab dapat diverifikasi keasliannya,” ujarnya.

Adapun tiga hal yang bakal diperoleh saat melakukan verifikasi dokumen baik di aplikasi atau situs Privy. Pertama, tidak ada tanda tangan digital yang ditemukan pada dokumen. Hasil ini menunjukkan bahwa dokumen tidak memiliki tanda tangan elektronik tersertifikasi, sehingga keasliannya perlu ditelusuri lebih lanjut sebelum mengambil tindakan.

Baca Juga: Vida Hadirkan Fitur Identity Stack: Solusi Penipuan Identitas Digital

Kedua, dokumen tidak sepenuhnya tepercaya. Hasil ini dapat muncul jika terdapat indikasi ketidaksesuaian pada status tanda tangan dalam dokumen digital. Hal ini dapat terjadi, jika sistem mendeteksi bahwa identitas penandatangan tidak menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan PSrE terdaftar di Komdigi seperti Privy.

Atau tanda tangan pada dokumen terindikasi mengalami perubahan setelah proses penandatanganan, serta dokumen tidak memiliki penanda waktu (timestamp) yang terpercaya, atau informasi pendukung untuk validasi jangka panjang tidak tersedia.

“Dalam kondisi tersebut, dokumen sebaiknya diperiksa lebih lanjut sebelum digunakan atau dijadikan dasar pengambilan keputusan,” imbu dia.

Ketiga, dokumen memiliki tanda tangan digital tepercaya. Apabila tanda tangan elektronik dinyatakan valid, sistem akan menampilkan informasi terkait tanda tangan digital beserta riwayat proses penandatanganannya. Informasi ini mencakup siapa saja yang menandatangani dokumen, penyedia sertifikat elektronik yang digunakan, serta riwayat proses penandatanganan pada dokumen tersebut.

Baca Juga: Privy Mencatat 71 Juta Pengguna Terverifikasi dan Ratusan Ribu Institusi

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)