Studi: Kecerdasan Buatan Mengubah Cara Konsumen dalam Belanja

Rahmat Jiwandono
Selasa 28 Juli 2026, 09:19 WIB
Ilustrasi Artificial Intelligence (AI). (Sumber: Unsplash)

Ilustrasi Artificial Intelligence (AI). (Sumber: Unsplash)

Techverse.asia - Impact.com bekerja sama dengan Cube, penyedia intelijen pasar e-commerce, dan Dentsu, jaringan agensi periklanan dan pemasaran global, telah merilis edisi keempat dari laporan tahunan pemasaran influencer e-commerce mereka, E-commerce Influencer and Affiliate Marketing in Southeast Asia 2026.

Laporan ini mengulas bagaimana AI mengubah cara konsumen menemukan produk dan brand. Pada saat yang sama, laporan ini menemukan bahwa kreator, penerbit, dan kemitraan yang tepercaya tetap memainkan peran penting dalam memengaruhi keputusan pembelian serta mendorong pertumbuhan di era AI.

Berdasarkan riset dari 2.400 konsumen, dilengkapi dengan data pasar e-commerce regional dari Cube, serta wawancara dengan para pemasar, kreator, penerbit, dan pakar industri di Singapura, Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina, laporan ini mengkaji evolusi berikutnya dari perdagangan digital di Asia Tenggara.

Seiring perjalanan konsumen yang semakin terfragmentasi, temuan ini menunjukkan bahwa adopsi AI sudah memainkan peran penting, baik dalam tahap penemuan (discovery) maupun pertimbangan (consideration) bagi konsumen di seluruh Asia Tenggara.

Baca Juga: OpenRun Pro 2 Kini Tersedia dalam Warna Lunar White

Satu dari empat (24%) konsumen Asia Tenggara kini menggunakan perangkat AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude untuk mendukung perjalanan belanja mereka, menandakan kemunculan AI sebagai kanal baru dalam penemuan produk.

Jawaban yang dihasilkan AI itu sendiri dibentuk oleh suara pihak ketiga: kreator, publisher, dan pemberi ulasan, yang kontennya melatih dan memengaruhi apa yang direkomendasikan oleh perangkat-perangkat tersebut.

Bagi brand, peluangnya jelas: mengaktifkan mitra tidak hanya mendorong penjualan secara langsung, tetapi juga membentuk bagaimana sebuah brand dimunculkan dan direkomendasikan oleh AI.

Di sisi lain, rekomendasi dari keluarga dan teman tetap menjadi sumber yang paling dipercaya dalam pengambilan keputusan pembelian, dengan responden memberikan skor 2,42 dari 4 untuk tingkat pengaruhnya, mengungguli ulasan daring (2,36) dan kreator (1,98).

Baca Juga: Kian Meningkat, Kawasan Indo-Pasifik Hadapi Risiko Kecerdasan Buatan

Selain itu, dua dari tiga konsumen (67%) mengatakan mereka pernah membeli produk secara khusus karena direkomendasikan oleh seorang kreator, yang menegaskan bahwa kepercayaan dan ulasan yang autentik tetap menjadi inti dari perdagangan, bahkan ketika AI mengubah lanskap penemuan produk.

Laporan ini juga menyoroti bahwa AI tidak menggantikan kanal-kanal yang sudah ada. AI justru menjadi lapisan baru dalam ekosistem perdagangan yang semakin saling terhubung.

Seiring konsumen berpindah antara asisten AI, marketplace, kreator, publisher, retail media, dan kanal milik brand sendiri, mereka memerlukan strategi kemitraan yang terintegrasi dan selalu aktif (always-on) agar tetap terlihat dan relevan di setiap titik interaksi.

"Setiap pergeseran besar dalam e-commerce telah mengubah cara konsumen menemukan produk - dari mesin pencari dan marketplace hingga media sosial - dan AI mewakili evolusi berikutnya," ujar Nick Randall, AVP, Customer Growth, APJ di impact.com pada Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Impact.com Menghadirkan Platform Kemitraan untuk Influencer dan Content Creator Indonesia

Namun meskipun proses penemuan terus berkembang, kepercayaan tetap sangat konsisten. Konsumen tetap mengandalkan kreator, publisher, dan rekomendasi tepercaya untuk memvalidasi keputusan pembelian mereka.

"Peluang bagi brand bukanlah memilih antara AI dan kemitraan, melainkan memahami bagaimana keduanya dapat bekerja sama untuk menciptakan perjalanan pelanggan yang lebih bermakna dan pada akhirnya mendorong perdagangan (commerce)," ujarnya.

Temuan utama bagi brand yang ingin menavigasi era baru e-commerce meliputi: tujuh dari sepuluh (71%) konsumen menemukan produk baru melalui marketplace daring, diikuti oleh mesin pencari (57%). Sementara itu, satu dari empat konsumen kini menggunakan AI generatif sebagai bagian dari perjalanan penemuan produk mereka.

Vietnam (34%) dan Indonesia (31%) memimpin kawasan dalam penggunaan AI generatif untuk penemuan produk, sementara Singapura mencatat tingkat adopsi terendah sebesar 14%, menyoroti perbedaan tingkat adopsi AI di berbagai negara di kawasan ini.

Baca Juga: Survei Impact.com x Cube Asia: Influencer Berperan Signifikan dalam Mempengaruhi Konsumen

40% konsumen mengatakan AI generatif tidak mengubah seberapa besar ketergantungan mereka pada kreator untuk rekomendasi produk, sementara tingkat kepercayaan di antara keduanya tetap terbagi cukup merata — 38% mempercayai keduanya secara setara, 36% lebih condong ke kreator, dan 25% lebih condong ke AI.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup08 Agustus 2026, 11:20 WIB

McEasy Kantongi Pendanaan Seri B Sebesar Rp120 Miliar

Pendanaan ini bakal dipakai untuk melakukan ekspansinya ke wilayah Asia Tenggara.
Startup logistik McEasy. (Sumber: istimewa)
Techno08 Agustus 2026, 10:55 WIB

AGON Hadirkan 3 Monitor Gaming Baru, Dibekali Performa Laju Penyegaran Tiga Kali Lipat

Dengan fitur ini akan memudahkan untuk bermain gim dengan tuntutan tinggi.
Agon G4 Series. (Sumber: dok. AOC)
Lifestyle07 Agustus 2026, 22:18 WIB

G-SHOCK Hadirkan Gravitymaster GWRB3000, Terinspirasi oleh Penerbangan Supersonik

Seri jam tangan ini terbaru menggabungkan konstruksi canggih dan desain yang terinspirasi dari dunia penerbangan.
G-SHOCK GWRB3000A-2A. (Sumber: Casio)
Techno07 Agustus 2026, 21:56 WIB

Harga dan Spek Lengkap Tecno Megabook T14 Air, Ada 2 Varian Memori

Selain itu perusahaan juga menghadirkan Megabook T1 15.6.
Tecno Megabook T14 Air. (Sumber: Tecno)
Automotive07 Agustus 2026, 21:46 WIB

GIIAS 2026: Teknologi Keselamatan Jadi Medan Persaingan Baru

Mobil masa depan tak lagi sekadar cepat, tetapi mampu mengenali risiko di jalan.
Teknologi keselamatan pada otomotif buatan Bosch. (Sumber: istimewa)
Techno07 Agustus 2026, 21:34 WIB

Sandisk Hadirkan Inovasi NAND untuk Era Inferensi AI di FMS 2026

Sandisk telah menampilkan berbagai produk dan demonstrasi teknologi terbarunya.
Logo Sandisk. (Sumber: Sandisk)
Hobby07 Agustus 2026, 21:27 WIB

Foto-foto Satwa di Taman Safari Jadi Medium untuk Pesan Konservasi

35 tahun IAPVC hubungkan karya visual, konservasi, dan pengalaman wisata satwa.
Foto Elang Jawa hasil jepretan Adhitiya Wibhawa jadi juara pertama IAPVC 2025. (Sumber: Taman Safari)
Techno07 Agustus 2026, 21:14 WIB

Sony FE 100-400MM F5.6-8.OSS Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

Lensa Super-Telephoto Zoom yang sempurna untuk penggemar fotografi.
Sony FE 100-400MM F5.6-8 OSS. (Sumber: Sony)
Travel06 Agustus 2026, 17:17 WIB

Paddle Board Bisa Jadi Wisata Alternatif Saat Berkunjung ke Bantul

Wisata Paddle Board di Pantai Baros, daya tarik baru wisata di Kabupaten Bantul.
Paddle Board di Pantai Baros, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Sumber: null)
Techno06 Agustus 2026, 17:16 WIB

Layanan Streaming Samsung HDR10 Plus Advanced akan Tersedia di Prime Video

Layanan tersebut berlaku mulai Agustus 2026 untuk lini Samsung TV terbaru.
Samsung HDR10 Plus Advanced. (Sumber: null)