Dorong Generasi Muda di Era AI Melalui Program IndonesiaNEXT dan NextDev

Rahmat Jiwandono
Rabu 19 November 2025, 20:22 WIB
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi (kedua dari kanan). (Sumber: istimewa)

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi (kedua dari kanan). (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Indonesia diproyeksikan masih butuh talenta digital terampil setidaknya sembilan juta sampai tahun 2030. Tapi, berdasarkan data terkini, lembaga pendidikan formal seperti perguruan tinggi hanya mampu memasok enam juta talenta, menyisakan defisit yang perlu ditangani.

Sementara, menurut data World Economic Forum 2025 yang mencatat sebanyak 92 juta pekerjaan di seluruh dunia berpotensi digantikan oleh otomatisasi pada 2030. Walau pun kabar baiknya 69 juta peran anyar juga akan muncul pada waktu yang sama.

Baca Juga: Tuku x Casio Adakan Program Timeless Companion, Cuma Ada di Jabodetabek

Dengan demikian, perlu adanya peningkatan ketrampilan dan kepemimpinan yang siap menghadapi era kecerdasan buatan. Oleh karenanya, Telkomsel lewat dua programnya yaitu IndonesiaNEXT dan NextDev, terus berkomitmen dalam membangun generasi muda Indonesia yang adaptif akan perkembangan teknologi, utamanya AI, startup digital, hingga inovasi berbasis solusi sosial.

Kedua program ini difoksukan guna meningkatkan kapabilitas digital masyarakat, termasuk pemanfaatan teknologi AI yang bertanggung jawab.

Vice President (VP) Corporate Communications and Social Responsibility (CSR) Telkomsel Abdullah Fahmi mengatakan bahwa selain jumlah peserta, indikator kesuksesan utama dari dua program tersebut ialah kualitas output dan dampak riil yang signifikan.

Ia ingin memastikan generasi muda Indonesia tak cuma jadi pengguna teknologi, namun juga membuat dan mengembangkan inovasi berbasis digital. "Lewat IndonesiaNEXT, kami ingin mendorong peningkatan kompetensi digital secara berkelanjutan supaya para peserta siap menghadapi tantangan era kecerdasan buatan," katanya.

Baca Juga: LuarKampus: Startup Pencari Beasiswa dari Pontianak Jadi Pemenang NextDev ke-10

IndonesiaNEXT yang telah hadir sejak 2016 lalu, menjadi salah satu program pengembangan kompetensi digital terbesar Telkomsel bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Program tersebut menawarkan wadah peningkatan ketrampilan profesional serta mendapat sertifikasi global di bidang teknologi digital.

Kurikulum program ini juga terus diperbarui, sekarang mencakup pelatihan teknis mulai dari data analytics, cloud computing, dan AI fundamentals, hingga ketrampilan non-teknis lainnya seperti kepemimpinan dan berbicara di depan publik.

"Keunggulan lain yang kami berikan adalah kesempatan sertifikasi internasional dari lembaga kredibel seperti Cisco, Microsoft, dan Google," terang dia.

Sampai pelaksanaannya yang ke-9, IndonesiaNEXT telah melahirkan lebih dari delapan ribu sertifikasi digital bagi para talenta muda dari 38 provinsi, dengan total jangkauan kumulatif mencapai lebih dari 96 ribu peserta.

Baca Juga: IndonesiaNEXT Season 8 Menggunakan Kurikulum Berbasis Teknologi Digital

Kurikulum terbaru bahkan sudah mengintegrasikan AI dan AI generatif, serta sertifikasi internasional, termasuk UI/UX, AI prompting, dan digital marketing. Telkomsel berupaya lewat program IndonesiaNEXT, bisa mencetak sembilan juta talenta digital pada 2030 mendatang.

Sedangkan, lebih jauh, NextDEV yang didirikan pada 2015 berfungsi sebagai program inkubasi usaha rintisan digital. Program ini secara spesifik fokus terhadap pemberdayaan entrepreneur muda guna mengembangkan solusi berbasis teknologi, utamanya AI, dalam menjawab isu sosial dan lingkungan.

"NextDEV memberi ruang untuk generasi mahasiswa dalam mengasah kemampuan berpikir kritis dan inovatif, sembari menghasilkan solusi yang relevan dengan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat. Kami percaya, kecerdasan buatan tak hanya soal teknologi, namun juga tentang bagaimana inovasi ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Starcamp Ganti Nama Jadi Starventure, Kini Fokus Bantu Startup Tahap Awal Temukan Nilai Tambah

Program tersebut menilai keberhasilan lewat jumlah startup early-stage yang lolos seleksi, menjalani inkubasi, dan sukses mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dalam solusi sosial-ekonomi. Hingga tahun ke-11, program ini telah melibatkan lebih dari 6.500 usaha rintisan, dengan penilaian tambahan pada potensi skalabilitas bisnis dan penerapan nilai-nilai ESG.

"Dalam penyelenggaraan yang terbaru, kami menerapakan AI-Powered Innovation Curriculum dimulai dari fase awal seleksi, yang berfokus pada startup yang mengintegrasikan AI dalam solusi inovatif mereka guna menjawab tantangan sosial dan lingkungan," katanya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno12 Desember 2025, 19:39 WIB

TicNote Pods: Earbud Pencatat Catatan Bertenaga AI 4G Pertama di Dunia

Earbud ini tersedia dalam dua kelir dan harganya hampir mencapai Rp5 juta.
TicNote Pods. (Sumber: Mobvoi)
Hobby12 Desember 2025, 19:15 WIB

Sinopsis Film Para Perasuk, Ini Daftar Para Pemainnya

Ini adalah film terbaru garapan Wregas Bhanuteja, tapi belum diungkap tanggal rilisnya untuk 2026 mendatang.
Poster film Para Perasuk. (Sumber: istimewa)
Techno12 Desember 2025, 18:00 WIB

Instagram Beri Kendali Atas Algoritma Konten yang Muncul di Reels

Instagram akan memungkinkan penggunanya untuk mengontrol topik mana yang direkomendasikan oleh algoritmanya.
Pengguna bisa mempersonalisasi algoritma Reels yang muncul di Instagram. (Sumber: Instagram)
Lifestyle12 Desember 2025, 17:21 WIB

ASICS Hadirkan Sepatu Padel Sonicsmash FF, Ringan dan Terasa Lebih Lincah

Sepatu padel baru tersebut untuk membuat kecepatan terasa mudah.
ASICS Sonicsmash FF adalah sepatu khusus untuk padel. (Sumber: ASICS)
Techno12 Desember 2025, 15:16 WIB

Jenius x Zurich Luncurkan 2 Proteksi Perjalanan untuk Liburan yang Aman

Jenius adalah aplikasi perbankan digital.
Dua produk proteksi hasil kolaborasi Jenius x Zurich. (Sumber: Jenius)
Startup12 Desember 2025, 15:03 WIB

TransTRACK Raih Halal Logistics Excellence Award

Penghargaan ini didapat dari Halal Development Corporation Berhard pada World Halal Excellence Awards 2024 di Johor, Malaysia.
CEO TransTrack Anggie Meisesari saat menerima Halal Logistics Excellence Award. (Sumber: istimewa)
Techno12 Desember 2025, 14:50 WIB

Samsung Galaxy Watch Mendukung Pembayaran QRIS Tap di Aplikasi myBCA

QRIS Tap myBCA Hadir di Samsung Galaxy Watch, Bertransaksi Kian Praktis.
Transaksi pakai QRIS Tap myBCA kini bisa dilakukan langsung dari pergelangan tangan. (Sumber: Samsung)
Automotive12 Desember 2025, 14:08 WIB

Kawasaki Z1100 ABS MY2026 Dipasarkan di Indonesia, Harga Hampir Rp400 Juta

Performanya semakin buas dan agresif.
Kawasaki Z1100 ABS MY2026. (Sumber: Kawasaki)
Startup11 Desember 2025, 19:20 WIB

MDI Portofolio Impact Report 2025: 8 Startup Diklaim Beri Dampak Nyata

MDI Ventures melihat laporan-laporan ini bukan sekadar dokumen tahunan, tetapi sebagai landasan untuk pengambilan keputusan.
MDI Ventures.
Techno11 Desember 2025, 18:15 WIB

Pebble Hadirkan Index 01: Cincin Pintar untuk Merekam Pikiran

Tangkap ide-ide terbaik Anda sebelum ide-ide itu hilang begitu saja.
Pebble Index 01. (Sumber: Pebble)