Kesepian di Tengah Keramaian, Lakukan Ini Jika Kamu Merasakannya

(ilustrasi) kesepian di tengah keramaian (Sumber: freepik)

Dosen Departemen Psikologi Universitas Brawijaya (UB), Malang, Ari Pratiwi, mengatakan bahwa mahasiswa yang memiliki banyak teman justru mengalami kesepian. Kondisi itu ia kenali lewat konseling-konseling dari mahasiswa bersama dirinya.

Menurut Ari, mahasiswa yang melakukan konseling kepada dirinya memiliki segudang aktivitas dan cukup dikenal aktif terlibat dalam kegiatan kemahasiswaan.

"Hal ini menunjukkan, tampak memiliki banyak teman tidak berarti memiliki hubungan yang berkualitas," ujarnya, dikutip Selasa (26/12/2023).

Baca Juga: Anak Muda Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental, Sosiolog: Bisa Berdampak pada Ekonomi

"Semakin tidak terkoneksi dengan orang lain, mahasiswa akan rentan mengalami kesepian, yang pada akhirnya memengaruhi kesehatan mental mereka," lanjut Ari, dalam sebuah pernyataan resmi.

Ia mengungkap, saat ini nampak ada banyak saluran bersosialisasi bagi mahasiswa. Namun ternyata tidak semua mahasiswa mampu menggunakan saluran tersebut.

Baca Juga: 1 Dari 20 Remaja Indonesia Alami Gangguan Mental: Fasilitas Kesehatan Banyak, Yang Mencari Bantuan Sedikit

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Mental Saat Hadapi Tekanan Kiri Kanan: Cukup Tidur Dan Jangan Lupa Makan

Memasuki dunia perkuliahan, mungkin saja berarti harus bersikap lebih dewasa. Mereka memasuki situasi baru dimana teman mungkin tidak mudah dijangkau, sedangkan teman lama sudah sibuk dengan kegiatan masing-masing di tempat yang berbeda pula.

"Di fase ini, mahasiswa dapat merasa kesepian dan depresi," kata Ari.

Apa Perbedaan Merasa Kesepian dan Sendirian?

Seorang Psikolog Klinis dan Neuropsikolog Berlisensi dari Colorado, Cari Whitlock, menjelaskan perbedaan antara merasa kesepian dan sendirian.

Sendirian adalah keadaan fisik tidak ditemani orang lain, bisa merupakan pilihan atau keadaan. Beberapa orang senang menyendiri karena memberi mereka waktu untuk bersantai, memulihkan tenaga, fokus, dan melakukan aktivitas yang mereka sukai sendirian.

Sementara itu, merasa kesepian adalah keadaan emosional yang ditandai dengan perasaan terisolasi atau terputus. Ini adalah perasaan sendirian yang dirasakan bahkan ketika kita dikelilingi oleh orang-orang.

Rasa kesepian di tengah keramaian bisa terjadi ketika merasa tidak dipahami atau dihargai oleh orang-orang di sekitar, atau ketika kita tidak memiliki hubungan yang bermakna.

"Mungkin saja Anda merasa kesepian meskipun Anda tidak sendirian secara fisik. Kesepian sering dikaitkan dengan perasaan sedih. Jika tidak ditangani, dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan masalah seperti depresi," kata dia.

Baca Juga: Mahasiswa Perlu Jaga Kesehatan Mental: Miliki Support System dan Hobi yang Digemari

Cara Mengatasi Kesepian

Konselor Healthy Young Minds itu menekankan, merasa kesepian bukan berarti kita sendirian. Cari Whitlock mendorong kita meluangkan waktu untuk merenungkan apa yang memicu perasaan ini.

Selanjutnya, ia menyarankan beberapa langkah berikut untuk mengatasi kesepian yang mungkin sedang kita alami:

1. Memahami dan menerima kesepian

Pahami kenapa kita merasa kesepian. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh banyaknya perubahan yang kita alami dalam hidup. Baik itu fisik maupun lingkaran sosial.

2. Latih kesadaran penuh

Kesadaran penuh melibatkan fokus pada momen saat ini dan menerimanya tanpa menghakimi.

Tetap cukup obyektif untuk memahami mengapa kita merasa kesepian, memberi kesempatan untuk memikirkan apa yang harus dilakukan.

3. Terlibat dalam seni kreatif

Terlibat dalam seni kreatif menjadi cara bagus untuk menyalurkan emosi, membantu kita terhubung dengan orang lain, serta mengalihkan perhatian kita; dari pikiran negatif dan fokus pada sesuatu yang positif.

Seni bisa menjadi bentuk ekspresi diri dan cara mengomunikasikan perasaan, ketika kata-kata saja tidak cukup.

4. Bersikap baik kepada diri sendiri

Ingatlah untuk bersikap baik pada diri sendiri dan yakini bahwa kamu tidak sendirian. Fokus pada kekuata dan aspek positif dalam hidupmu.

"Lakukanlah hal-hal yang membuat Anda bahagia. Ingat, tidak apa-apa meluangkan waktu untuk diri sendiri," tutur Cari.

6. Bangun koneksi baru

Membangun koneksi baru bisa menjadi cara yang bagus untuk melawan perasaan kesepian. Kita bisa menemukannya lewat bergabung ke komunitas minat, atau berkenalan dengan orang yang ditemui di sebuah festival.

Tapi perlu diingat, bukan berarti kita harus mendapat banyak teman baru ya.

7. Tidak apa-apa mencari bantuan

Jika perasaan kesepian terus berlanjut dan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, mungkin inilah saatnya mencari bantuan profesional.

"Seorang ahli kesehatan mental dapat memberi Anda alat dan strategi untuk mengatasi perasaan ini dan meningkatkan kesejahteraan Anda secara keseluruhan," sebut dia.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI