Manfaat Sarapan Untuk Anak, Sebelum Mereka Berangkat Sekolah

Uli Febriarni
Rabu 01 Maret 2023, 14:01 WIB
anak sedang makan (Sumber : freepik)

anak sedang makan (Sumber : freepik)

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat menghebohkan Indonesia. Pasalnya, ia mengusulkan agar jam masuk sekolah peserta didik setingkat SMA di NTT dimajukan menjadi pukul 05.00 WITA.

Instruksi Viktor itu terekam dalam sebuah video berdurasi 1 menit 43 detik, yang beredar di media sosial. Viktor terlihat berbicara di depan dan didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi.

Baca Juga: Robot Pembersih Kantin Di Google, Terkena PHK

Baca Juga: Di Kabupaten Sleman, Bayar Pajak Bisa Pakai QRIS

Lewat laman CNN Indonesia, yang kami kutip pada Rabu (1/3/2023), diketahui kalau awalnya Viktor mengatakan anak harus dibiasakan bangun pukul 04.00 WITA.

Kemudian ia menghitung estimasi persiapan selama setengah jam, dan setengah jam berikutnya waktu berangkat sekolah. 

Pertimbangan dari usulan itu, budaya masuk sekolah lebih pagi bertujuan untuk mengasah kedisiplinan dan etos kerja para peserta didik. 

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) buka suara soal usulan Viktor. 

Inspektur Jenderal Kemendikbudristek, Chatarina Muliana Girsang mengaku, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi secara intensif dengan Pemprov NTT terkait usulan tersebut.

Memulai Aktivitas Pagi Hari, Jangan Skip Sarapan

Di luar kehebohan itu, terkait aktivitas sekolah yang dijalani anak, kita tentunya menyadari, bahwa sebelum itu ada momen yang tak kalah penting bagi anak: sarapan.

Sarapan menjadi waktu makan yang sering terabaikan bagi kebanyakan orang, tak terkecuali anak-anak yang masih sekolah. Beragam alasan melewatkan sarapan, mulai dari tidak sempat hingga tidak terbiasa sarapan.

Ada banyak manfaat dari sarapan pagi dan penting bagi tubuh kita. Soal ini, ada edukasi dari Ahli Gizi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Tri Kurniawati.

Tri mengatakan, sarapan dengan gizi seimbang harus terus digalakkan, mengingat sarapan merupakan aktivitas memulai pagi yang penting.

Baca Juga: Semakin Baik Literasi Keuangan yang Dimiliki, Semakin Baik Kesehatan Keuangan Rumah Tangga Anda

Baca Juga: Pokemon Sleep Telah Dirilis! Siap Menemani Kalian Tidur

Tri yang juga Dosen Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini ini menjelaskan, keuntungan rutin sarapan yakni dapat memenuhi 15% sampai 30% kebutuhan gizi harian.

"Dampak buruk tidak sarapan sangatlah besar, terlebih pada proses belajar di sekolah bagi pelajar. Tidak sarapan dapat menurunkan kemampuan fisik," ujarnya, dilansir dari laman UM Surabaya. 

Efek Buruk Menunda Sarapan, Salah Satunya Kegemukan

Ia menegaskan, ada perbedaan antara orang yang terbiasa sarapan dengan orang yang tidak terbiasa sarapan

"Pada orang yang terbiasa sarapan, ia mampu membekali tubuh dengan zat gizi yang diperlukan untuk berpikir, bekerja, dan melakukan aktivitas fisik secara optimal setelah bangun pagi," kata dia. 

Bagi anak sekolah, sarapan yang cukup terbukti dapat meningkatkan konsentrasi belajar dan stamina. 

"Berdasarkan hasil penelitian, sarapan pagi bermanfaat untuk memberikan energi pada otak, sarapan dapat meningkatkan stamina kerja, konsentrasi belajar, kenyamanan kerja dan belajar. Selain itu, kebiasaan sarapan dapat mencegah konstipasi, hiperglikemia, pusing dan gangguan kognitif dan kegemukan," sambungnya. 

Ia menjelaskan, menunda sarapan dapat menyebabkan kekurangan zat gizi dalam tubuh di pagi hari, bahkan berpotensi meningkatkan risiko malnutrisi.

Bukan hanya itu, efek lain dari menunda sarapan, membuat seseorang akan mengonsumsi makanan yang berlebihan di jam makan yang lain, terutama makan malam.

"Pada umumnya, seseorang menuda sarapan karena alasan waktu yang sempit pada pagi hari. Padahal, menu sarapan tidak harus menggunakan nasi. Misal dengan memanfaatkan roti dan susu," tandasnya. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Tips21 Agustus 2026, 14:01 WIB

5 Tips Jaga Kesehatan Telinga Supaya Pendengaran Tetap Prima

Telinga manusia jika tidak dijaga kebersihannya maka berpotensi terjadi gangguan pendengaran.
Ilustrasi bersihkan telinga pakai cotton bud. (Sumber: infosehatasia)
Techno21 Agustus 2026, 13:57 WIB

ChatGPT for Teens: Cegah Kecurangan dan Lindungi Mental Remaja

OpenAI akan berupaya memasukkan semua pengguna muda ke dalam pengalaman baru tersebut secara otomatis.
ChatGPT untuk pemakaian anak muda. (Sumber: OpenAI)
Startup21 Agustus 2026, 12:55 WIB

Hatch 2026 Cari 15 Startup Fase Awal untuk Perkuat Fondasi Bisnis

Program ini beri pendampingan intensif 12 minggu agar startup fokus pada pertumbuhan sehat, unit economics, dan bisnis berkelanjutan.
Hatch 2026. (Sumber: Komdigi)
Techno21 Agustus 2026, 12:53 WIB

Framework Laptop 12 Kini Ditenagai Prosesor Intel Core Series 3

Laptop termurah Framework baru saja mendapatkan peningkatan spesifikasi yang signifikan
Framework Laptop 12. (Sumber: null)
Lifestyle21 Agustus 2026, 12:50 WIB

Pengangguran Sarjana Terus Bertambah, Begini Penjelasan Pengamat

Menjawab tantangan pengangguran terdidik, pemerintah didorong memperkuat pusat pelatihan vokasi modern dibanding mendirikan kampus baru.
Ilustrasi orang berpendidikan tinggi yang jadi pengangguran. (Sumber: freepik)
Techno21 Agustus 2026, 09:40 WIB

UGM x Indosat x Nvidia Hadirkan AI Technology Center

Perkembangan AI saat ini mampu menyelesaikan persoalan dengan aturan yang kaku menuju persoalan yang semakin terbuka dan kompleks.
Peluncuran AI Technology Center di kampus UGM. (Sumber: UGM)
Automotive21 Agustus 2026, 09:35 WIB

BMW Passato Memulai Perjalanan Bersejarah Menuju SEMA Show 2026

Pengiriman armada ini membawa energi penuh dari peringatan kemerdekaan Indonesia.
BMW Passato. (Sumber: istimewa)
Techno21 Agustus 2026, 09:33 WIB

Apple Mengumumkan Perubahan untuk Aplikasi di Uni Eropa

Ini adalah perubahan terbaru yang didasarkan pada tantangan hukum di bawah Digital Markets Act.
Uni Eropa.
Startup20 Agustus 2026, 16:18 WIB

Pendanaan Anjlok, Gimana Kualitas 3.100 Perusahaan Rintisan di Indonesia?

Menperin soroti kesenjangan mutu ekosistem di tengah melonjaknya 3.100 startup aktif di Indonesia.
Agus Gumiwang Kartasasmita. (Sumber: Unpad)
Techno20 Agustus 2026, 16:18 WIB

AI Tak Lagi Cuma Mencatat, Comu Action Pro Ubah Obrolan Jadi Kerja Nyata

Rekan kerja berbasis AI seukuran saku yang mengubah percakapan sehari-hari menjadi email tindak lanjut, draf presentasi, dan daftar tindakan yang sudah rampung.
Comu Action Pro. (Sumber: Comu)