Pekerjaan yang Beda dengan Jurusan Kuliah Memang Menantang, Ini Tips PD Menjalaninya

Uli Febriarni
Sabtu 04 Februari 2023, 19:54 WIB
ilustrasi bekerja (Sumber : freepik)

ilustrasi bekerja (Sumber : freepik)

Apakah di tahun baru ini kalian sedang menjalani pekerjaan baru? Atau berniat mencari pekerjaan di luar jurusan sewaktu kuliah, karena tak cukup percaya diri bersaing dengan lulusan satu jurusan?

Baca Juga: Model Virtual Pertama di Filipina Dikecam, Dianggap 'Tidak Seperti Orang Filipina'

Baca Juga: Apakah Anak dengan Diabetes Melitus Masih Boleh Ngemil?

Bekerja di luar jurusan bukanlah hal yang aneh di zaman sekarang. Lowongan pekerjaan yang tak sebanding dengan jumlah pelamar, permintaan pasar atas kompetensi yang lebih tinggi, hingga keinginan anak muda untuk mendapat pekerjaan menantang menjadi latar belakangnya. 

Ketika keputusan bekerja di luar jurusan harus kalian ambil, maka bisa jadi di hati kecil kalian ada sedikit rasa ragu dengan kemampuan diri. Tapi itu bisa kalian singkirkan mulai sekarang.

Ada beberapa hal yang perlu kalian tanamkan, untuk membangun kepercayaan diri untuk terus membangun karir di sana. Poin-poin itu bahkan perlu diterapkan, untuk memicu diri kalian mudah dilirik oleh perekrut. Apa saja itu? Simak tips dari Jobstreet yang ada di bawah ini.

  • Cari tahu tentang lingkup pekerjaan

Salah satu langkah paling penting, dalam mencari pekerjaan di luar prospek kerja jurusas adalah mencari tahu secara mendalam tentang pekerjaan tersebut.

Kamu dapat mulai dari mencari apa saja tugas, tanggung jawab, serta skill yang dibutuhkan dalam pekerjaan impianmu.

Selain itu, cari tahu juga industri apa saja yang membutuhkan posisi pekerjaan tersebut untuk memperluas kesempatanmu dilirik perekrut. 

Baca Juga: Jalan-Jalan Keliling 'Kota Bandar' Gresik: Menengok Pertemuan Warisan Kolonial dan Keberagaman

  • Kembangkan keterampilan yang dibutuhkan

Jika ingin melamar pekerjaan di luar prospek kerja yang linear dengan jurusanmu, pastikan kalian memiliki skill set yang banyak dicari perusahaan untuk pekerjaan itu. 

Selain kemampuan teknis, kalian juga harus mengembangkan soft skill agar dapat dilirik perekrut dan bisa bersaing dengan kandidat lain. 

Untuk mengembangkan kemampuan, ikuti pelatihan bersertifikat, workshop, atau online course yang mendukung dan dapat menambah keterampilan saat bekerja.

  • Susun portofolio dan CV yang sesuai

Ketika melamar kerja, susun CV kalian dengan isi yang sesuai dengan kualifikasi dan syarat yang diminta. Miliki keterampilan atau pengalaman yang bisa menjadi highlight dalam CV. Ini akan menjadi kunci, minimal mengantarkanmu lolos seleksi administrasi.

Beberapa pekerjaan mungkin meminta portofolio sebagai syarat melamar. Pilihlah karya terbaikmu untuk dicantumkan dalam portofolio, untuk membuatmu lebih menonjol dari kandidat lain.

  • Menyusun rencana karir

Mencari pekerjaan di luar prospek kerja jurusan, memang butuh persiapan ekstra dibanding melamar pekerjaan yang linear dengan jurusan. Salah satu persiapan yang harus dilakukan adalah menyusun rencana karir.

Kamu dapat mulai menentukan tujuan apa yang ingin kamu capai, dan gunakan tujuan akhirmu untuk memetakan pencapaian.

Ketika sudah tahu apa yang ingin dicapai dalam karir, maka baru bisa menentukan langkah-langkah apa saja yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Tetapkan tujuan yang spesifik, realistis dan terukur. 

  • Bangun jaringan

Jangan berhenti ketika sudah diterima bekerja. Bangun jaringan, miliki komunitas, hadiri pertemuan yang berkaitan dengan industri atau pekerjaan yang kamu jalani.

Selain mengembangkan keterampilan, kalian bisa mendapatkan jaringan baru di sana. Tak menutup kemungkinan, ada peluang pekerjaan dengan benefit lebih baik atau mungkin jenis pekerjaan baru yang menantang. Mendapat tawaran ikut proyek tertentu yang bernilai tinggi? bersiap saja, itu bisa terjadi

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 April 2026, 18:21 WIB

Wuling Resmi Umumkan Harga untuk Eksion, Hadir dengan 2 Varian

SUV 7-seater terbaru Wuling yang memadukan Superior Comfort, Ultra-high Efficiency, dan Versatile Safety.
Wuling Eksion.
Automotive29 April 2026, 17:48 WIB

Pre-order Omoway Omo X di Indonesia Resmi Dibuka, Tersedia 2 Varian

Sepeda motor listrik dibanderol mulai dari Rp44,5 juta plus subsidi eksklusif Rp9 juta dan garansi baterai 7 tahun.
Omoway Omo X.
Techno29 April 2026, 17:16 WIB

Huawei FreeBuds Pro 5 Dijual di Indonesia, Ada 4 Kelir

TWS tersebut resmi diluncurkan dengan peredam bising aktif dan audio lossless.
Huawei FreeBuds Pro 5. (Sumber: Huawei)
Techno29 April 2026, 16:01 WIB

Sennheiser Meluncurkan Headphone HD 480 Pro dengan Desain Tertutup

Respons frekuensi rendah yang akurat dan kenyamanan maksimal untuk perekaman dan pemantauan profesional.
Sennheiser HD 480 Pro. (Sumber: Sennheiser)
Techno29 April 2026, 15:36 WIB

Instagram Sedang Menguji Instants, Aplikasi Berbagi Foto yang akan Menghilang

Instants meluncurkan aplikasi baru di Italia dan Spanyol minggu lalu.
Bocoran aplikasi Instants yang tengah digodok Instagram. (Sumber: Meta)
Techno29 April 2026, 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi Infinix GT 50 Pro, Dibekali Mechanical Light Waves

Gawai ini memperkenalkan Arsitektur Pendinginan Cair HydroFlow, mesin termal khusus yang dirancang untuk mengatasi masalah panas berlebih.
Infinix GT 50 Pro. (Sumber: Infinix)
Lifestyle29 April 2026, 13:43 WIB

Casio G-LIDE Hadir dengan Fitur Pemantauan Detak Jantung dan Grafik Pasang Surut

Jam Tangan G-LIDE Sangat Cocok untuk Olahraga Ekstrem.
Casio G-LIDE GBX-H5600 tersedia dalam dua warna. (Sumber: Casio)
Lifestyle29 April 2026, 13:06 WIB

Survei: 56% Karyawan Enggak Punya Dana Darurat

Stres Finansial Jadi “Biaya Tersembunyi” Perusahaan.
Ilustrasi dana darurat. (Sumber: bank jago)
Techno28 April 2026, 18:54 WIB

Sony Inzone M10S II: Monitor Gaming QHD untuk Gim FPS

Monitor ini dikembangkan bersama tim e-sports ternama global, Fnatic.
Sony Inzone M10S II. (Sumber: Sony)
Startup28 April 2026, 18:38 WIB

Bybit Beri Modal Seri A ke Hata Sebesar US$ 8 Juta, Ini 3 Fokus Utamanya

Pendanaan tersebut juga melibatkan sejumlah family office global yang berfokus pada sektor teknologi dan pasar keuangan di Asia Tenggara.
Para pendiri startup Hata. (Sumber: istimewa)