Laporan Strava: Gen Z Lebih Memilih Beli Alat Olahraga Ketimbang untuk Kencan

Rahmat Jiwandono
Kamis 11 Desember 2025, 14:40 WIB
Ilustrasi pergi gym agar tubuh bugar.

Ilustrasi pergi gym agar tubuh bugar.

Techverse.asia - Strava telah melansir edisi ke-12 laporan tahunan Year in Sport: Trend atau Tahun Olahraga: Laporan Tren. Laporan ini menyoroti pergeseran nyata di kalangan generasi muda dalam menjalin koneksi yakni mereka memilih menghabiskan lebih sedikit waktu di depan layar dan lebih banyak bergerak di dunia nyata.

Dengan menganalisis miliaran aktivitas dari komunitas global Strava dan hasil survei terhadap lebih dari 30 ribu responden (yang terdiri atas pengguna dan bukan pengguna Strava), laporan tersebut menunjukkan tren yang jelas, yaitu Generasi Z (Gen Z) yang mulai beralih dari kebiasaan pasif seperti menggulir atau scrolling media sosial menuju kegiatan yang aktif.

Baca Juga: Tokopedia x TikTok Shop Gelar Promo Guncang 12.12, Dorong Merek Lokal Tembus Global

Sepanjang tahun ini, Gen Z menunjukkan bagaimana mereka bergerak, berlari, dan berlomba di berbagai jarak. Mereka juga menemukan kebersamaan serta koneksi melalui klub lari, sedangkan angkat beban membantu mereka untuk tampil dan merasa lebih baik.

Mereka pun mengungkapkan prioritas yang sekarang berubah: menempatkan aktivitas fisik sebagai prioritas utama, bahkan ketika berlibur, serta mengalokasikan pengeluaran ekstra guna kebutuhan kebugaran dibandingkan buat kencan.

Pada 2025, pengguna Strava dari berbagai generasi memanfaatkan aplikasi tersebut untuk menjalin koneksi dan merayakan progres mereka, dengan total 14 miliar kudos telah dibagikan. Penggunanya pun terus menjelajahi dunia bersama, menghabiskan satu jam aktivitas fisik untuk setiap dua menit pemakaian aplikasi.

CEO Strava Michael Martin menyampaikan, lebih dari setengah Gen Z berencana untuk lebih sering memakai Strava pada tahun depan, sementara sebagian besar dari mereka menyatakan bahwa pemakaian Instagram dan TikTok akan tetap sama atau justru berkurang.

Baca Juga: Data Garmin Connect Sebut Jumlah Pelari di Indonesia Meningkat 3x Lipat

"Sebagai kelompok dengan pertumbuhan tercepat di Strava, kami melihat Gen Z mencari pengalaman nyata, bukan waktu layar yang lebih panjang. Mereka sedang membentuk ulang tatanan hidup, dan kami pun berkomitmen untuk membangun pelantar guna menjaga para pengguna supaya tetap terhubung dan bergerak bersama di masa yang akan datang," ujarnya.

Gen Z mengaktivitaskan waktu dan uang buat berolahraga. Walau sebanyak 65 persen dari mereka mengaku terdampak langsung oleh inflasi, mereka tetap meningkatkan pengeluaran untuk kebugaran sekaligus menemukan komunitas, koneksi, bahkan romansa di dalam prosesnya.

Pertama, 30 persen Gen Z berencana untuk meningkatkan pengeluaran guna menjaga kebugaran pada tahun depan. Selain itu, 63 persen lebih tinggi dari Gen Z dibandingkan Gen X yang menyebutkan bahwa perangkat yang dapat dikenakan atau wearable merupakan investasi kebugaran terbesar di tahun ini.

Baca Juga: Cheating Day Tiba, Boleh Skip Olahraga Loh

Kedua, bergesernya fokus Generasi Z mengenai kencan (dan pengeluaran) sangat jelas. Sebanyak 64 persen lebih memilih mengalokasikan uang buat membeli perlengkapan olahraga dibanding untuk dating, dan 39 persen lebih tinggi Gen Z dibandingkan dengan Gen X yang melakukannya untuk bertemu orang dengan minat yang sama.

Kala disinggung tentang aktivitas olahraga untuk kencan pertama, sekitar 46 persen responden menjawab 'boleh banget,' sementara 31 persen lebih memilih 'tidak sama sekali'.

Terakhir, jumlah klub anyar di Strava tercatat mengalami kenaikan sampai empat kali lipat pada tahun ini, sehingga totalnya mencapai satu juta klub. Klub hiking tumbuh paling pesat sebesar 5,8 kali, disusul klub lari 3,5 kali. Aktivitas yang diorganisir klub juga naik 1,5 kali dari tahun sebelumnya, memperkuat peralihan komunitas daring atau online ke pertemuan langsung.

Baca Juga: Laporan Kebugaran Garmin 2023: Tenis dan Jalan Kaki Semakin Digemari

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)