Pakar: Anak yang Tumbuh Tanpa Ayah Sudah Menjadi Krisis Sosial di Indonesia

Rahmat Jiwandono
Rabu 16 Juli 2025, 19:09 WIB
Ilustrasi hubungan ayah dan anak. (Sumber: freepik)

Ilustrasi hubungan ayah dan anak. (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) belum lama ini telah menerbitkan data yang agak mengkhawatirkan di mana terdapat 20,9 persen anak di Indonesia tumbuh tanpa kehadiran figur ayah.

Baca Juga: Tips Pulihkan Kesehatan Mental Anak yang Sosok Ayahnya Absen dalam Hidup Mereka

Fenomena tersebut lebih dikenal sebagai fatherless dan tak sekadar permasalahan keluarga saja, namun juga telah menjadi krisis yang berdampak luas pada pembentukan karakter generasi muda.

Psikolog sekaligus Kepala Divisi Konseling dan Kesejahteraan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Muhammad Arif Rizqi menyebutkan bahwa dampak ketidakhadiran sosok seorang ayah bagi anak-anak sangatlah nyata, dan bahkan kerap muncul dalam beragam kasus psikologi mahasiswa yang dia tangani.

"Fatherless itu bukan hanya teori, tapi fakta di lapangan. Saya temui langsung di ruang konseling. Banyak mahasiswa yang menghadapi persoalan emosional sebab sejak kecil mereka enggak merasakan kehadiran sosok seorang ayah," ujar Rizqi.

Baca Juga: Casio Rilis 2 Jam Tangan Hasil Kolaborasi Bersama Edifice dan Hidden NY

Luka ini, sambungnya, memang tidak langsung terasa, tapi sering muncul ketika mereka memasuki usia dewasa. Anak-anak yang tumbuh tanpa keterlibatan ayah akan cenderung mengalami hambatan dalam perkembangan emosi, sosial, dan kognitif.

"Gejalanya bisa muncul dalam bentuk kesulitan dalam mengambil keputusan, minimnya rasa tanggung jawab terhadap tindakan, sampai perasaan kesepian yang sangat mendalam, bahkan saat berada di lingkungan sosial yang ramai," katanya.

Menurut dia, akar dari persoalan tersebut juga dipengaruhi oleh konstruksi budaya patriarki yang masih kuat di masyarakat Indonesia. Budaya patriarki ini, ayah lebih sering diposisikan sebagai pencari nafkah, sedangkan si ibu diberi tanggung jawab untuk mengasuh anak-anak.

"Padahal ayah juga punya peran batiniah yang sangat penting. Mereka seharusnya menjadi sumber rasa aman, teladan dalam kepemimpinan, hingga penguatan nilai-nilai tanggung jawab dan keberanian," papar dia.

Baca Juga: Dampak Kurangnya Peran Ayah dalam Mengasuh Anak, Psikolog: Gampang Cemas dan Bisa Depresi

Dia menandaskan bahwa peran ayah seharusnya sudah dimulai sejak masa kehamilan. Caranya yakni dengan terlibat memberi dukungan secara emosional terhadap pasangan, menjaga kestabilan psikologis ibu, hingga menyampaikan sugesti positif kepada janin yang ada di dalam kandungan.

"Kesadaran mengenai hakikat peran sebagai seorang ayah adalah titik awal yang sangat krusial. Dari kesadaran ini, akan lahir rasa tanggung jawab dan keterlibatan yang utuh dalam dinamika suatu keluarga," katanya.

Dia pun berpesan kepada para orang tua, utamanya ayah untuk mengambil langkah konkret, seperti mempelajari pola pengasuah melalui platform edukatif di media sosial, mengikuti pelatihan parenting, dan membangun komunitas yang mendukung peran keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan.

Dia juga menekankan bahwa menjadi seorang ayah adalah opsi sadar yang membawa konsekuensi sekaligus anugerah besar. Di balik peran ini, tersimpan potensi yang luar biasa untuk membawa kebaikan yang akan melampaui diri mereka sendiri.

Baca Juga: Postpartum Depression Dialami Oleh 1 dari 10 Kaum Ayah

"Menjadi seorang ayah enggak berarti harus selalu dituntut sempurna. Justru seorang ayah sejati adalah mereka yang terus belajar dan tumbuh dari kesalahan-kesalahannya, dan berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk keluarga mereka," imbuhnya.

Belum lama ini Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan bahwa sebesar 80 persen anak-anak di Indonesia mengalami kondisi fatherless di keluarganya. Bahkan, terdapat sekitar 20 persen anak-anak di Tanah Air tumbuh tanpa peran aktif ayah.

Kondisi tersebut tentunya tidak ideal untuk tumbuh kembang anak, sebab akan terdapat dampak-dampak negatif yang nantinya dimiliki anak apabila mendapat kasih sayang yang kurang lengkap dari orang tua mereka.

Alasannya, anak-anak yang enggak memperoleh kasih sayang secara paripurna dari orang tua, lebih cenderung menghabiskan waktunya untuk bermain gawai dan menjelajahi media sosial. Padahal, informasi-informasi yang ada di media sosial itu, enggak semuanya baik buat mereka.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno18 Maret 2026, 19:48 WIB

Lenovo Umumkan Legion Go Fold Concept, Dapat Dipakai dalam 4 Mode

Layarnya bisa dilebarkan dari 7 hingga 11 inci.
Konsep Legion Go Fold dalam mode layar penuh horizon. (Sumber: Lenovo)
Travel18 Maret 2026, 19:35 WIB

Pengiriman Hewan Peliharaan Melonjak Sekitar 6% Saat Arus Mudik Lebaran

KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Ilustrasi pengiriman hewan peliharaan melalui KAI Logistik. (Sumber: KAI)
Techno18 Maret 2026, 16:18 WIB

Pelanggan Apple Music Mendapatkan Alat Penemuan Musik Baru di TikTok

TikTok sekarang memungkinkan pelanggan Apple Music untuk memutar lagu secara penuh tanpa meninggalkan aplikasi.
Integrasi TikTok x Apple Music. (Sumber: tiktok)
Automotive18 Maret 2026, 15:54 WIB

Ducati Monster Tampil dengan Corak Sport Baru, Lebih Gahar

Tersedia di dealer mulai April 2026, corak Sport ini melengkapi pilihan warna Monster dan Monster Plus.
Ducati Monster dengan corak Sport. (Sumber: Ducati)
Techno18 Maret 2026, 15:26 WIB

Acer Predator Helios Neo Hadir dengan Prosesor dan Kartu Grafis Anyar

Dilengkapi dengan prosesor Intel Core Ultra 200HX Plus series dan GPU laptop Nvidia GeForce RTX 5080.
Acer Predator Helios Neo 18 AI. (Sumber: Acer)
Startup18 Maret 2026, 14:51 WIB

LLV InnoLab: Akses bagi Perusahaan Global Uji dan Komersialisasikan Teknologi

Living Lab Ventures (LLV) adalah corporate venture capital Sinar Mas Land untuk sektor agnostik di Asia Tenggara.
Program Innolab dari LLV. (Sumber: Living Lab Ventures)
Techno18 Maret 2026, 14:11 WIB

Oppo Find N6 Membawa AI Pen Eksklusif dan Free-flow Window

Ponsel lipat baru Oppo ini ditenagai cip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan punya dua varian warna.
Oppo Find N6. (Sumber: Oppo)
Lifestyle18 Maret 2026, 13:36 WIB

Trailer Dune: Part Three: Kemunculan Anya Taylor-Joy dan Robert Pattinson

Bersiaplah untuk kunjungan terakhir Anda ke Arrakis.
Poster Dune 3. (Sumber: Warner Bros)
Techno17 Maret 2026, 19:22 WIB

ASUS Rilis NUC 16 Pro Mini PC Generasi Baru, Intip Spesifikasi Lengkapnya

Menampilkan performa Intel Core Ultra Series 3, grafis 1,5 kali lebih cepat, dan keamanan tingkat perusahaan.
ASUS NUC 16 Pro Mini PC. (Sumber: ASUS)
Lifestyle17 Maret 2026, 19:10 WIB

Adidas Hyperboost Edge: Memulai Era Baru Lari di Jalan Raya

Hyperboost Edge memperkenalkan era baru lari di jalan raya dengan menggabungkan bantalan maksimal, pengembalian energi tinggi, dan performa ringan dalam satu sepatu.
Adidas Hyperboost Edge. (Sumber: Adidas)