Konservasi Candi Prambanan Resmi Dimulai, Prabowo: Jembatan Indonesia-India

Rahmat Jiwandono
Rabu 15 Juli 2026, 20:24 WIB
Ilustrasi wisata Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Sumber: Kemenpar)

Ilustrasi wisata Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Sumber: Kemenpar)

Techverse.asia - Di antara megahnya menara Candi Prambanan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang telah berdiri lebih dari seribu tahun, Indonesia dan India menandai babak baru persahabatan dua bangsa melalui pelestarian warisan budaya dunia.

Pada 8 Juli kemarin, Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi telah meresmikan dimulainya kerja sama konservasi Kompleks Candi Prambanan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca Juga: Inovatif, Mie Lethek Khas Bantul Kini Tersedia dalam Bentuk Kemasan

Babak baru kerja sama budaya Indonesia–India itu ditandai dengan pembukaan plakat konservasi warisan budaya di kawasan Candi Prambanan. Peresmian ini menjadi tonggak penting penguatan hubungan budaya kedua negara yang telah terjalin selama berabad-abad, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menjaga salah satu mahakarya peradaban dunia yang diakui UNESCO.

Bagi Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, dimulainya kerja sama konservasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pelestarian warisan budaya dunia sekaligus meneguhkan Yogyakarta sebagai simpul diplomasi budaya yang mempertemukan peradaban Indonesia dan India.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Candi Prambanan bukan hanya simbol kejayaan sejarah dan kebudayaan Indonesia, tetapi juga pengingat kuat hubungan peradaban Indonesia dan India yang telah berlangsung lebih dari satu milenium.

Menurutnya, jejak hubungan tersebut masih dapat dilihat hingga kini melalui relief Ramayana, nilai-nilai budaya, serta berbagai warisan intelektual yang berkembang di kedua negara.

Baca Juga: Binus University Hadirkan Wisata ke Candi Borobudur Jalur Headset VR

"Candi Prambanan bukan hanya simbol kejayaan sejarah dan kebudayaan Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat akan kuatnya hubungan peradaban yang telah terjalin antara Indonesia dan India selama lebih dari seribu tahun," ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan budaya merupakan jembatan yang mampu menyatukan bangsa-bangsa, memperkuat saling pengertian, dan membangun kepercayaan. Karena itu, konservasi Prambanan menjadi investasi penting bagi masa depan hubungan Indonesia dan India sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga warisan peradaban dunia.

"Budaya adalah jembatan yang mampu menyatukan bangsa-bangsa, memperkuat saling pengertian, serta membangun kepercayaan untuk menghadapi masa depan bersama," katanya.

Baca Juga: Indonesia, India, dan Vietnam Dorong Pertumbuhan Aplikasi Global di 2025

Sementara itu, Modi mengaku merasa terhormat dapat menjadi bagian dari dimulainya konservasi kompleks candi yang berusia sekitar 1.000 hingga 1.200 tahun tersebut. Ia menyebut Candi Prambanan sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat mendalam.

"Saya merasa sangat beruntung mendapat kesempatan memulai pekerjaan restorasi dan renovasi warisan budaya yang telah berusia sekitar 1.000 hingga 1.200 tahun ini. Saya sangat antusias," ujar Modi.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang dinilai berhasil menjaga dan merawat Prambanan selama berabad-abad. Menurutnya, dimulainya proyek konservasi ini akan semakin meningkatkan minat wisatawan dan peziarah dari India untuk berkunjung ke Indonesia, khususnya ke DIY.

"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia karena telah menjaga dan merawat warisan budaya yang begitu besar ini dengan penuh pengabdian," kata Modi.

Baca Juga: Dubes Inggris Akan Serahkan Salinan Manuskrip Digital Jawa dari British Library Kepada Pemda DIY

Kerja sama konservasi Indonesia–India akan difokuskan pada revitalisasi Candi Perwara yang mengelilingi tiga candi utama Prambanan. Dari lebih dari 200 Candi Perwara yang ada, hingga saat ini baru sebagian kecil yang telah berhasil direvitalisasi.

Melalui kolaborasi ini, kedua negara akan melakukan kajian teknis, penguatan dokumentasi ilmiah, pertukaran keahlian konservasi, serta pengembangan teknologi pelestarian cagar budaya.

Selain pemugaran fisik, kerja sama tersebut juga diharapkan memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang arkeologi dan konservasi, sekaligus memperkaya pengetahuan tentang pengelolaan situs warisan dunia yang berkelanjutan. Dengan demikian, Prambanan tidak hanya terjaga secara fisik, tetapi juga semakin relevan sebagai ruang pembelajaran sejarah dan peradaban bagi generasi masa depan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Culture15 Juli 2026, 20:24 WIB

Konservasi Candi Prambanan Resmi Dimulai, Prabowo: Jembatan Indonesia-India

Upaya tersebut semakin mengukuhkan posisi DIY sebagai pusat kebudayaan nasional dan ruang dialog antarperadaban dunia.
Ilustrasi wisata Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Sumber: Kemenpar)
Techno15 Juli 2026, 20:13 WIB

Samsung Perkenalkan Flex Titanium: Bikin Layar Ponsel Lipat Lebih Luas

Teknologi layar terbaru ini meningkatkan daya tahan dan mengurangi tampilan lipatan.
Teknologi flex titanium yang dirancang untuk ponsel lipat. (Sumber: Samsung)
Lifestyle15 Juli 2026, 19:12 WIB

Indonesia Lolos Kualifikasi PUBG Mobile, Siap Tanding di ENC 2026

Tim yang akan mewakili Indonesia terdiri dari Rosemary, Zeta, Yummy, Potato, Snape, dan Reizy.
Sebanyak 15 tim telah lolos kualifikasi PUBG Mobile untuk berlaga di ENC 2026. L
Techno15 Juli 2026, 16:05 WIB

Claude Cowork Mulai Berekspansi ke Platform Seluler dan Web

Sekarang kamu dapat mengarahkan Claude Cowork AI Anthropic dari ponsel pintarmu.
Claude Cowork. (Sumber: Anthropic)
Startup15 Juli 2026, 13:40 WIB

PolicyStreet Umumkan Pendanaan Seri C Sebesar US$26 Juta

Investasi ini memperkuat komitmen perusahaan untuk mempersempit kesenjangan perlindungan di Asia melalui asuransi terintegrasi.
PolicyStreet. (Sumber: null)
Techno15 Juli 2026, 12:29 WIB

Spesifikasi dan Harga Monitor In-ear Sony IER-M500, Ada 3 Opsi Warna

Sony Electronics Meluncurkan Earphone In-Ear Monitor dengan Isolasi Kebisingan Tinggi untuk Meningkatkan Pengalaman Pertunjukan di Panggung
Sony IER-M500.
Automotive15 Juli 2026, 12:26 WIB

Honda Super One akan Dipamerkan di GIIAS 2026, Debut Perdana di Asia Tenggara

Kehadiran Honda Super-ONE menjadi bagian dari upaya Honda dalam memperkuat identitas Honda Electric di Indonesia.
Honda Super One akan dipajang di gelaran GIIAS 2026. (Sumber: Honda)
Techno15 Juli 2026, 10:34 WIB

ASUS Rilis Kontroler Raikiri II Pro PC, Kecepatan Polling Tembus 8K

Kontroler PC kelas atas menghadirkan performa elit bagi para gamer yang mencari kontrol presisi dan opsi kustomisasi mendalam.
ASUS ROG Raikiri II Pro PC. (Sumber: ASUS)
Culture14 Juli 2026, 21:09 WIB

Inovatif, Mie Lethek Khas Bantul Kini Tersedia dalam Bentuk Kemasan

Mie lethek sendiri termasuk dalam warisan budaya tak benda.
Mie lethek Yu Murti dalam kemasan plastik. (Sumber: istimewa)
Techno14 Juli 2026, 20:45 WIB

Dorong Inovasi Mitra, SailPoint Hadirkan Unified Platform Access

Program baru yang memungkinkan mitra teknologi membangun aplikasi native, mendorong terciptanya “app economy” keamanan identitas yang kolaboratif bagi pelanggan.
Unified Platform Access. (Sumber: SailPoint)