Techverse.asia - Hyundai Boulder Concept telah diperkenalkan dalam event otomotif New York International Show pada awal April ini di Amerika Serikat. Studi desain SUV ini memberikan pratinjau arsitektur body-on-frame (B2R) yang sepenuhnya tertutup pertamanya, sebuah platform baru yang dipastikan akan menjadi dasar bagi mobil pikap ukuran menengah produksi yang akan dikirimkan pada 2030.
Esensi Boulder Concept adalah produk dari filosofi desain Hyundai “Art of Steel”, mengubah kekuatan dan fleksibilitas baja menjadi bahasa keindahan yang artistik namun fungsional. Siluet keseluruhan Boulder Concept menghadirkan kabin tegak yang menghasilkan kehadiran yang mengesankan dan visibilitas yang sangat baik.
Baca Juga: Suzuki Burgman Street Meluncur di India, Ini Ubahan Barunya
Jendela atasnya tetap bergaya safari ganda membanjiri kabin dengan cahaya dan memastikan tidak ada kesempatan untuk menikmati pemandangan yang terlewatkan. Pintu bergaya coach menunjukkan kemampuan pemuatan samping yang lebih baik untuk baris pertama dan kedua.

Rak atap yang kokoh dan berprofil rendah mencakup anyaman baja di antara rel atap untuk kemampuan membawa kargo ekstra. Seluruh eksterior Art of Steel Boulder diwujudkan dalam interpretasi brilian dari lapisan Liquid Titanium.
Boulder Concept juga menawarkan jarak bebas tanah yang luas berkat ban lumpur berukuran besar 37 inci 37x12.50 R18 LT, termasuk ban serep ukuran penuh yang terpasang di pintu belakang untuk penjelajahan off-road yang aman.
Baca Juga: Isuzu Mulai Produksi Pikap Listrik Pertamanya: D-Max EV, Segera Dijual di Eropa
Elemen-elemen penting pada eksterior Hyundai Boulder Concept, seperti kait derek dan gagang pintu, menggunakan material reflektif yang menyoroti siluet kendaraan di malam hari, sehingga lebih mudah dikenali dari kejauhan setelah seharian berpetualang.
Mobil ini bahkan menawarkan pintu belakang berengsel ganda yang inovatif dan serbaguna yang dapat dibuka dari kedua sisi untuk mengakomodasi setiap skenario pemuatan dan pembongkaran.

Jendela belakang yang dapat diturunkan secara otomatis pada pintu belakang mengakomodasi benda-benda ekstra panjang dan memungkinkan ventilasi aliran udara yang menyegarkan saat Boulder sedang bergerak. Boulder dirancang sebagai kanvas kosong yang dapat dengan mudah ditambahkan aksesori, sekaligus meningkatkan fungsionalitas dan lebih mencerminkan selera pribadi pemiliknya.
Baca Juga: Hyundai All New Santa FE XRT Meluncur di IIMS 2026, Lihat Harga dan Speknya
Interior pada Boulder Concept menggunakan material yang kokoh untuk titik sentuh utama termasuk pegangan dan area lain yang sering mengalami keausan. Panel kontrol yang sering digunakan mencakup kenop dan tombol fisik yang nyaman dan mudah dijangkau untuk penggunaan yang meyakinkan, bahkan saat melewati medan yang tidak rata.
Hyundai Boulder Concept ini memiliki interior yang dapat dikonfigurasi untuk mendukung setiap momen petualangan pemiliknya. Meja lipat unik sangat cocok untuk makan siang cepat di jalan setapak atau untuk menyelesaikan laporan penting di lapangan.

Konstruksi dan tampilan SUV Boulder Concept lebih dari sekadar indikasi yang jelas tentang arah desain Hyundai di masa depan; ini adalah sinyal tentang potensi tak terbatas untuk kemampuan off-road yang tangguh dan utilitas serbaguna yang akan menjadi ciri khas kendaraan produksi body-on-frame masa depan perusahaan.
Pembuatan mobil pikap ini dipimpin oleh tim yang berbasis di California Selatan di Hyundai Design North America. Sehingga Boulder Concept menunjukkan bagaimana Hyundai berupaya memberikan lebih banyak hal yang diinginkan pelanggan di Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Slate Auto Meluncurkan Mobil Truk Pikap Listrik, Tidak Dicat
"Kendaraan body-on-frame adalah tulang punggung pekerjaan dan petualangan AS, dan jenama otomotif Korea Selatan tersebut bermaksud untuk bersaing di segmen pikap ukuran menengah dengan segala yang mereka miliki. Truk dengan sasis rangka bodi merupakan salah satu dari 36 kendaraan Hyundai baru yang akan hadir di Amerika Utara empat tahun lagi," kata Presiden dan CEO Hyundai Motor Company José Muñoz.