Techverse.asia - KIA pada bulan lalu resmi memperkenalkan wajah anyar KIA Carens, seiring dibukanya babak baru perjalanannya di Indonesia lewat transisi pengelolaan dari PT Kreta Indo Artha ke PT KIA Sales Indonesia.
Momen tersebut menjadi simbol penting dari fase awal komitmen KIA Sales Indonesia dalam menghadirkan pendekatan yang lebih terfokus, relevan, dan berorientasi kepada masa depan, sekaligus memperkuat kesinambungan perjalanan KIA bersama konsumen dalam negeri.
"Ini menjadi momentum penting bagi kami. Selain menandai transisi menuju KIA Sales Indonesia, kami juga ingin memberikan gambaran awal mengenai arah produk kami untuk ke depannya lewat kehadiran wajah baru KIA Carens," ujar CEO KIA Sales Indonesia Jong Sung Park.
Baca Juga: 100 Unit Honda Prelude Habis Dipesan di Indonesia dalam Waktu 4 Hari
Tentang spesifikasi dan konfigurasi akhir kendaraan tersebut akan disesuaikan saat peluncuran resmi, disesuaikan dengan preferensi, kebutuhan, dan karakter market di Indonesia. Meski belum resmi diumumkan secara lebih detail spesifikasinya, berikut gambaran secara umum KIA Carens.
Tampilan luarnya tampak modern dan proporsional. Desain grill depan, garis bodi serta lekukan dan desain lampu depan dan belakang pada mobil tipe MPV ini berpadu cukup harmonis. Selain itu, bagian kaki-kakinya pun sudah memakai pelek Dual Tone Crystal Cut Alloy selebar 16 inci.
Dari segi performa, KIA Carens secara global ditawarkan dalam dua pilihan mesin. Pertama adalah mesin 1.5L MPI 4-silinder bertenaga 113 daya kuda (horse power/hp) dan torsinya mencapai 144 Nm. Pun ada model mesin 1.5L Turbo 4-silinder dengan tenaga 158 hp dan torsi 153 Nm.
Kedua mesin ini menggunakan transmisi Intelligent Variable Transmission (IVT), tersedia transmisi otomatis 7-percepatan Dual Clutch Transmission (DCT). Dari segi dimensi, Carens memiliki panjang 4.550 mm, lebar 1.800 mm, dan tingginya 1.708 mm, dengan jarak sumbu roda 2.780 mm.
Baca Juga: Spek Lengkap KIA EV5, Mengaspal Global Mulai di Korea Selatan dan Eropa
Bagian dalamnya, mobil tersebut memiliki ruang yang tergolong lumayan lega dan didukung oleh teknologi mutakhir dengan pilihan kapasitas enam orang penumpang dengan kursi di baris kedua bertipe Captain Seat atau tujuh penumpang yang fleksibel.
Untuk keperluan entertainment dan konektivitas, KIA Carens membawa layar sentuh High Definition (HD) berukuran 10,25 inci yang terpampang pada dasbor bergaya elegan dan modern yang sudah terintegrasi dengan KIA Connect, Apple Car Play dan Android Auto.
Sistem audionya didukung oleh Bose, total ada delapan unit speaker yang tersebar di seluruh kabin. Tak ketinggalan, fitur Ambient Mood Lightning menyediakan 64 pilihan warna guna menyesuaikan mood is pengemudi.
Sebagai salah satu model yang memiliki sejarah panjang di Indonesia, KIA Carens telah menjadi bagian dari perjalanan banyak keluarga Indonesia selama bertahun-tahun.
Baca Juga: All New Daihatsu Xenia: Mobil MPV Rp220 Jutaan dengan Transmisi CVT
Melalui pembaruan ini, KIA mempersiapkan Carens untuk melangkah ke fase berikutnya, menghadirkan keseimbangan antara desain yang semakin modern, kenyamanan berkendara, serta fleksibilitas yang relevan dengan dinamika mobilitas masa kini.
Sebagai model yang telah lama identik dengan ruang kabin yang lapang, kenyamanan berkendara, serta kemudahan penggunaan untuk aktivitas sehari-hari, KIA Carens generasi terbaru diproyeksikan untuk mempertahankan esensi tersebut, sekaligus memperluas fungsinya sebagai MPV yang relevan bagi keluarga urban.
Kehadiran wajah baru KIA Carens dalam momentum ini sekaligus menegaskan bahwa fase baru KIA di Tanah Air tidak hanya berangkat dari perubahan struktur, tetapi juga dari kesiapan produk yang dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen secara lebih relevan di masa mendatang.
Baca Juga: Awali 2026, Hyundai Pasarkan New Creta Alpha untuk Indonesia
"Melalui fase baru ini, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan produk dan pengalaman yang semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Wajah baru Carens merupakan salah satu langkah awal kami dalam membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan," tambahnya.