IKM Aftermarket Didorong Diversifikasi Produk Komponen Motor Listrik

Uli Febriarni
Jumat 29 Maret 2024, 14:10 WIB
(ilustrasi) motor listrik (Sumber: freepik)

(ilustrasi) motor listrik (Sumber: freepik)

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin RI) mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) aftermarket, agar berperan mengisi potensi pasar kendaraan listrik, termasuk kendaraan beroda dua. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendiversifikasi produk yang dijual, dengan menyediakan komponen sepeda motor listrik.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin RI, Reni Yanita, mengatakan bahwa potensi pasar industri otomotif di Indonesia masih terus tumbuh.

Pernyataan itu ia sampaikan, merujuk laporan dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), bahwa penjualan sepeda motor domestik dapat mencapai 6.236.992 unit sepanjang 2023.

"Angka tersebut naik 19,44 persen dibanding tahun 2022, di mana penjualan sepeda motor domestik menembus hingga 5.221.470 unit,"kata Reni, dikutip dari sebuah pernyataan, Jumat (29/3/2024).

Reni menambahkan, pemerintah gencar memacu pengembangan kendaraan listrik, seiring tren global dalam penggunaan energi ramah lingkungan atau pengurangan gas emisi karbon.

Tekad ini telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk Transportasi Jalan, kata dia.

Menurut Reni, regulasi tersebut menjadi peluang dan tantangan bagi IKM alat angkut, termasuk IKM knalpot, untuk dapat melakukan diversifikasi produk ke arah motor listrik.

"Oleh karena itu, kami telah melakukan pembinaan pada IKM alat angkut agar dapat masuk ke dalam ekosistem KBLBB," paparnya.

Khusus dalam pengembangan motor listrik, baik itu dalam pembuatan parts/komponen motor listrik, perakitan, maupun jasa service dan reparasi motor listrik, agar produk dan jasa yang dihasilkan oleh IKM alat angkut mampu memenuhi standar kualitas, harga yang ekonomis dan pengiriman yang tepat waktu.

Pihaknya juga mengaku telah membina IKM knalpot aftermarket, atau knalpot yang diproduksi bukan oleh buatan pabrikan kendaraan asli.

Hingga saat ini, para IKM tersebut masih menghadapi tantangan untuk dapat masuk dalam ekosistem KBLBB utamanya di sisi kompetensi sumber daya manusia dan kualitas produknya.

"Ditjen IKMA tetap aktif membina industri kendaraan bermotor dengan bahan bakar fosil untuk bisa lebih berdaya saing. Walaupun kami telah memulai pengembangan motor listrik, namun kami tidak akan meninggalkan industri kendaraan bermotor konvensional dengan bahan bakar fosil," tuturnya.

Baca Juga: Grab Menerima Sertifikat Keptuhan Persaingan Usaha dari KPPU Indonesia

Baca Juga: Laporan Lebaran Grab: Transaksi Digital Meningkat Selama Ramadan dan Idulfitri

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut Ditjen IKMA Kemenperin RI, Dini Hanggandari, mengklaim bahwa timnya telah melakukan berbagai program pembinaan yang ditujukan untuk peningkatan daya saing IKM. Mulai dari penguatan akses bahan baku, pengembangan produk, peningkatan teknologi mesin/peralatan sampai dengan promosi dan pemasaran.

Pihaknya berharap, beragam kegiatan tersebut dapat mengantarkan semangat bagi IKM sektor otomotif, untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam pengembangan produk yang berkualitas, memenuhi standar mutu dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Banyak Pengunjung Patah Tulang dan Alami G-force, Salah Satu Roller Coaster Tercepat di Dunia Ditutup

Dari sumber berbeda, analisis AISI justru memprediksi pasar otomotif lesu tahun ini.

Seperti diketahui, menjelang Lebaran biasanya penjualan motor meningkat, karena masyarakat dapat tunjangan hari raya (THR) dan bonus. Selain itu, biasanya juga ada kebutuhan untuk memiliki alat transportasi.

Namun, diperkirakan situasinya akan agak berbeda tahun ini. Penjualan motor domestik menjelang Lebaran tahun ini, agaknya tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tercermin dari tren penjualan pada dua bulan pertama 2024.

Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, mengaku was-was dengan situasi pasar otomotif menjelang Lebaran tahun ini.

Baca Juga: Sudah Mulai Malas Sahur? Ini Efek Buruk Jika Sengaja Melewatkan Sahur

"Tahun lalu saja kan peningkatannya tidak begitu besar. Apalagi situasi seperti sekarang, harga pangan cukup tinggi naiknya," ujar Sigit, dikutip dari Kontan.

Menurut laporan AISI, penjualan motor pada Januari-Februari 2024 secara berturut-turut mencatat 592.658 unit dan 558.685 unit. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2023, yaitu sebesar 615.416 unit dan 575.502 unit.

"Dari dua bulan (Januari-Februari 2024) itu harga beras saja kalau kita lihat ada kenaikan sekitar 40 persen, pasti orang fokus ke sana dulu," ucap Sigit.

"Pasti konsumen berpikir ke kebutuhan pokok dulu ya, kan kalau dilihat kenaikan kebutuhan pokok cukup tinggi," lanjut dia.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)