Makanan Halal Jadi Faktor Utama dalam Pemilihan Destinasi Wisata oleh Umat Muslim Indonesia

Rahmat Jiwandono
Senin 29 September 2025, 13:30 WIB
Ilustrasi wisata halal Indonesia.

Ilustrasi wisata halal Indonesia.

Techverse.asia - Pariwisata ramah Muslim kini berkembang pesat, dari yang sebelumnya dianggap segmen khusus menjadi bagian dari tren utama. Wisatawan Muslim Indonesia, khususnya, telah menjadi faktor penentu yang mendorong destinasi di seluruh dunia menyesuaikan diri dengan kebutuhan berbasis keyakinan.

Studi terbaru dari Vero dan GMO-Z.com Research mengungkap bahwa 89 persen Muslim Indonesia menempatkan ketersediaan makanan halal sebagai prioritas utama saat bepergian. Temuan ini berpengaruh langsung terhadap strategi destinasi global, mulai dari Tokyo, Jepang, hingga Dubai, Uni Emirat Arab.

Survei yang melibatkan 509 responden Muslim Indonesia berusia 18–45 tahun dengan beragam latar belakang menunjukkan bahwa ketersediaan makanan halal tidak hanya memengaruhi pilihan destinasi, tetapi juga membentuk persepsi tentang seberapa ramah sebuah tempat bagi wisatawan Muslim.

Executive Director Vero Indonesia Diah Andrini Dewi mengatakan, di negara mayoritas Muslim, ketersediaan fasilitas halal mungkin sudah dianggap hal yang biasa. Namun, ketika negara dengan mayoritas non-Muslim turut menyediakannya, pengalaman itu terasa berbeda.

Baca Juga: Jumlah Populasi Komodo Sekitar 3.300 Ekor, Terancam Punah Akibat Wisata?

Kehadiran fasilitas halal dipandang sebagai bentuk kepedulian budaya dan rasa menghargai, yang membuat wisatawan Muslim merasa lebih diterima.

"Faktor ini semakin penting seiring meningkatnya minat terhadap destinasi non-Muslim seperti Singapura, Jepang, dan Korea Selatan, yang kini bersaing ketat dengan negara mayoritas Muslim seperti Malaysia dan Arab Saudi sebagai pilihan utama perjalanan," ujarnya pada Senin (29/9/2025).

Sebagai pelengkap hasil survei teresbut, Vero juga menganalisis percakapan daring di kalangan komunitas Muslim Indonesia. Tercatat, antara Agustus 2024 hingga 2025, akomodasi dan hotel halal telah dicari hingga 7.456.100 kali.

Jumlah ini menunjukkan bahwa akomodasi halal bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga tentang menghadirkan ruang yang layak bagi wisatawan untuk menunaikan ibadah selama perjalanan.

Baca Juga: Pendaftaran EMC 2025 Dibuka hingga 9 Oktober 2025, Adopsi Format Hybrid

Global CEO GMO-Z.com Research Shinichi Hosokawa menyatakan, umat Muslim Indonesia tidak hanya membutuhkan makanan halal dan fasilitas ibadah, tetapi juga pengalaman yang autentik, lancar, menyenangkan, sekaligus menghargai keyakinan dan nilai budaya mereka.

Merek dan destinasi wisata yang tidak hanya sekadar memenuhi aturan namun mampu memberikan komunikasi yang jelas, sertifikasi yang transparan, serta benar-benar peduli pada gaya hidup dan praktik etis akan lebih mudah meraih kepercayaan dan loyalitas dari segmen yang terus berkembang ini.

"Untuk itu, kami menghadirkan wawasan yang dapat membantu pelaku bisnis menemukan peluang baru, menutup kesenjangan, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang bermakna dan berkelanjutan," terangnya.

Studi ini menyoroti bahwa peluang pariwisata ramah Muslim kini menjadi kebutuhan yang mendesak sekaligus langkah strategis bagi sektor publik maupun swasta. Dari upaya pemerintah membangun infrastruktur wisata ramah Muslim hingga investasi perusahaan F&B, transportasi, dan teknologi dalam fasilitas serta pelayanan yang sesuai dengan standar halal.

Baca Juga: Liburan dan Wisata Kulineran di Thailand Terasa Menyenangkan, Gunakan Aplikasi Halal Route

Hal-hal intu ikut mendorong terbentuknya ekosistem pariwisata global yang lebih inklusif. Para influencer, yang disebut oleh 89 persen responden survei sebagai sumber informasi utama, juga mendorong perubahan ini melalui konten-konten mereka mengenai restoran halal, panduan destinasi, hingga pengalaman halal lokal. 

"Sebagai penghubung budaya, para influencer mampu menjembatani destinasi dengan wisatawan Muslim, membangun kepercayaan di ruang digital, dan menciptakan narasi yang menekankan autentisitas serta inklusivitas," imbuh Diah.

Secara global, sektor ini diperkirakan akan tumbuh dari US$256,5 miliar pada 2023 menjadi US$410,9 miliar pada 2032. Dengan mewakili 12 persen populasi Muslim dunia, langkah-langkah Indonesia selanjutnya akan sangat menentukan masa depan pariwisata halal.

Adapun pengembangan pariwisata halal di Tanah Air tidak hanya sebatas penyediaan fasilitas ibadah atau sertifikasi halal, tetapi juga mencakup penguatan ekosistem, pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, serta strategi branding dan promosi di tingkat global.

Baca Juga: Tren Penggunaan Produk Halal Meningkat, Tumbuh Ratusan Miliar dalam 4 Tahun

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno21 Januari 2026, 21:27 WIB

Resmi Direvisi, Netflix Siap Bayar Tunai kepada Warner Bros Discovery

Netflix merevisi tawaran untuk membayar tunai sepenuhnya kepada WBD guna menangkis tawaran Paramount.
Ilustrasi Netflix.
Startup21 Januari 2026, 19:08 WIB

Merambah Pasar Indonesia, ElectGo Hadirkan Lokapasar Berbasis AI

Keberadaan e-commerce ini diharapkan memudahkan proses pengadaan produk industrial.
ElectGo. (Sumber: dok. electgo)
Techno21 Januari 2026, 17:41 WIB

Acer Umumkan PC Aspire AI Copilot Plus, Pakai Cip Intel Core Ultra Series 3

Tersedia dalam model 14 dan 16 inci dengan opsi layar OLED dan kemampuan AI terintegrasi.
Acer Aspire 16 AI. (Sumber: Acer)
Lifestyle21 Januari 2026, 17:18 WIB

Air Jordan 6 Infrared Salesman Melakukan Debutnya, Tersedia Mulai 14 Februari 2026

Bersamaan dengan ini, Nike juga merilis Air Jordan 1 Low dan Flight Court.
Air Jordan 6 Infrared Salesman. (Sumber: Nike)
Techno21 Januari 2026, 15:28 WIB

Spek dan Harga Ricoh GR IV Monochrome, Khusus Memotret Hitam Putih

Mengejar Ekspresi Monokrom Terbaik dengan Sensor Gambar Khusus.
Ricoh GR IV Monochrome. (Sumber: Ricoh)
Automotive21 Januari 2026, 15:01 WIB

Yamaha Lexi LX 155 Buka Tahun 2026 dengan Grafis dan Warna Anyar

Motor ini dibanderol mulai dari Rp30 jutaan untuk OTR DKI Jakarta.
Yamaha Lexi LX 155 2026. (Sumber: Yamaha)
Techno21 Januari 2026, 14:31 WIB

ASUS Zenbook Duo 2026 Pakai Prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3

Laptop layar ganda yang telah berevolusi terus berinovasi dengan daya dan portabilitas yang lebih baik.
ASUS Zenbook Duo. (Sumber: ASUS)
Hobby21 Januari 2026, 14:00 WIB

Daftar Gim dan Jadwal Pertandingan Esports World Cup 2026, Nilai Hadiahnya Fantastis

Para perserta yang mengikuti EWC 2026 memperebutkan total hadiah Rp1,27 triliun.
Total hadiah yang disiapkan EWC sebesar US$75 juta dolar Amerika. (Sumber: EWC)
Techno20 Januari 2026, 19:27 WIB

Lenovo Luncurkan Yoga Pro 9i Aura Edition dan 7i Aura Edition

Dua laptop ini akan dijual secara massal mulai kuartal kedua 2026.
Lenovo Yoga Pro 9i Aura Edition. (Sumber: Lenovo)
Startup20 Januari 2026, 19:11 WIB

Omoway Kantongi Pendanaan Puluhan Juta Dolar AS, Bikin Motor Listrik Self-Balancing

Perusahaan rintisan ini akan membuat motor listrik self-balancing pertama di dunia secara massal.
Motor listrik Omo X yang diproduksi oleh Omoway. (Sumber: istimewa)