Telkomsel dan Huawei Meresmikan 5G Smart Warehouse dan 5G Innovation Center Pertama di Indonesia

Telkomsel bersama Huawei resmikan 5G Smart Warehouse dan 5G Innovation Center. (Sumber: null)

Techverse.asia - Telkomsel bersama Huawei meresmikan 5G Smart Warehouse dan 5G Innovation Center yang pertama di Indonesia, tepatnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Fasilitas inovatif ini membuktikan potensi teknologi 5G dalam melakukan transformasi manajemen pergudangan, meningkatkan efisiensi operasional, dan membuka peluang baru untuk mendukung laju ekonomi digital menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Ismail mengatakan, Huawei 5G Smart Warehouse menjadi wake up call sekaligus menjadi contoh yang baik untuk seluruh ekosistem. Fasilitas ini membuktikan kecepatan serta kemudahan integrasi teknologi 5G dalam rangka digitalisasi.

Baca Juga: Penelitian Literasi Digital ASEAN Foundation: Kemampuan Berpikir Kritis Thailand Terendah

"Integrasi tersebut secara nyata menghasilkan solusi yang inovatif yang manfaatnya melampaui sektor logistik, bahkan menjangkau bagi industri lain. Kemajuan ini cuma bisa terwujud berkat kerjasama seluruh pemangku kepentingan dalam upaya mempercepat transformasi digital di Indonesia," ujar Ismail pada Jumat (22/3/2024).

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Huawei Indonesia Long menyatakan bahwa komitmen perusahaannya dalam mendukung pemerintah serta pelaku industri guna mewujudkan peluang digital di Tanah Air.

"Pada ajang Solo 5G Summit pada 2023 lalu, bersama-sama mitra industri, kami bertekad untuk memajukan ekosistem (teknologi) 5G. Oleh karenanya, 5G Smart Warehouse membuktikan manfaat jaringan 5G bagi industri-industri konvensional di dalam negeri," papar dia.

Baca Juga: Telkomsel Ventures Mengadakan TINC Batch 9, Bantu Majukan Startup

Director Network Telkomsel Indra Mardiatna menambahkan, selaras dengan semangat Indonesia untuk membuat terobosan yang menggerakkan kemajuan negeri, Telkomsel berkomitmen untuk menyediakan konektivitas, solusi, hingga layanan inovatif yang mendorong pemberdayaan serta membuka peluang pertumbuhan di Indonesia.

"Kami berharap bahwa implementasi konsep solusi 5G Smart Warehouse dan 5G Innovation Center bisa menghadirkan pengalaman yang transformatif untuk para pelaku bisnis di industri logistik khususnya, terlebih dalam aspek peningkatan kapabilitas pengelolaan dan efisiensi operasional pergudangan," ujarnya.

Dengan dukungan dari pemerintah lewat Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan seperti Huawei, asosiasi, dan para akademisi, Telkomsel bakal terus mendukung akselerasi perkembangan ekosistem bisnis digital dan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan dan inklusif.

Baca Juga: Telkomsel dan Vonage Berkolaborasi untuk Hadirkan Jaringan API yang Mudah Diakses

Sebagai penggerak utama ekonomi Indonesia di masa depan, ekonomi digital memerlukan dukungan dari industri logistik yang efektif serta efisien. Berdasarkan data dari Kementerian Perencanaan Pembagunan Nasional (PPN)/Bappenas, biaya logistik Indonesia sudah mengalami penurunan dari 23,5 persen menjadi 14,29 persen Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun lalu.

Di sisi lain, 5G Smart Warehouse memanfaatkan sejumlah teknologi yang canggih, seperti Internet of Things (IoT) dan big data analytics, untuk mengoptimalkan kegiatan operasional, meningkatkan keselamatan kerja serta keamanan, menambah efisiensi, dan menghemat konsumsi energi serta mengurangi potensi kerugian yang bisa terjadi di luar dugaan.

Pengelolaan digital pun dapat menggunakan digital twin dan analisis data secara real-time guna mengoptimalkan manajemen inventori dan mencegah kekurangan persediaan barang.

Baca Juga: Huawei FreeBuds Pro 3 Dipasarkan di Indonesia, TWS Flagship dengan ANC 3.0

Jaringan 5G juga memfasilitasi komunikasi secara cepat dan akurat antara staf dengan autonomous guided vehicle's (AGV) sehingga menjamin efisiensi alur pegerakan barang. Sedangkan sistem keamanan pintar yang didukung oleh video dan sensor inframerah ikut menjaga keamanan gudang.

Teknologi 5G BTS Huawei akan mendukung kegiatan operasional gudang hanya mengonsumsi energi sebesar lima Watt saja atau setara dengan satu bohlam hemat energi. Dengan begitu, teknologi ini dapat menjadi solusi berkelanjutan di masa depan.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI