Techverse.asia - DJI pada minggu lalu baru saja meluncurkan drone seri terbarunya, Lito. Dirancang untuk para kreator pemula yang baru pertama kali menjelajahi fotografi udara, jajaran drone kamera udara tingkat pemula ini membuat fotografi udara di ketinggian mudah diakses dan ramah bagi pemula sejak hari pertama.
Baca Juga: Antigravity Meluncurkan A1: Drone 8K 360 Derajat Pertama di Dunia
Dengan harga yang terjangkau dan fitur yang lengkap, DJI Lito X1 dan Lito 1 disebut mencapai keseimbangan sempurna antara kinerja tinggi dan nilai. Ini adalah drone kamera yang ideal untuk para pemula muda di bidang fotografi udara yang ingin mengabadikan kehidupan kampus, petualangan di luar ruangan, dan momen kreatif tanpa kompromi.
Sebagai andalan seri ini adalah DJI Lito X1 premium, memiliki sensor CMOS 1/1.3 inci dengan piksel efektif 48 megapiksel (MP) untuk pengambilan detail yang realistis. Dilengkapi dengan sensor penghalang omnidirectional 5-lux canggih serta LiDAR menghadap ke depan untuk presisi yang lebih baik - memastikan penerbangan yang lebih aman di lingkungan yang kompleks.
DJI juga menyematkan beberapa alat perekaman cerdas, seperti ActiveTrack, QuickShots, MasterShots, Hyperlapse, dan Panorama, menurunkan kurva pembelajaran dan memastikan hasil profesional sejak penerbangan pertama seorang kreator.
Baca Juga: Holy Stone HS790: Era Baru Drone dengan GPS Lipat Berkinerja Tinggi
Sementara itu, DJI Lito 1 menawarkan sensor CMOS 48MP 1/2 inci dan pendeteksi rintangan omnidirectional 5-lux yang komprehensif, menghadirkan kemampuan keselamatan dan pelacakan dalam paket yang lebih terjangkau.

Seri Lito terbaru ini juga memungkinkan pengambilan visual yang menakjubkan – dari detail siang hari yang kaya hingga pemandangan malam yang bersih dan minim noise. DJI Lito 1 yang dilengkapi dengan sensor CMOS 1/2 inci dan aperture atau bukaan f/1.8 untuk mengambil foto hingga resolusi 8K dan video hingga resolusi 4K, mempertahankan detail yang tajam bahkan saat diperbesar atau dipotong.
Sedangkan, DJI Lito X1 premium meningkatkan kemampuan kamera dengan sensor CMOS 1/1.3 inci dan bukaan f/1.7, yang dapat mendukung perekaman video HDR dengan rentang dinamis hingga 14 stop dan D-Log M 10-Bit.
Baca Juga: DJI Luncurkan Avata 360: Dibekali Teknologi O4 Plus Video Transmission System
Seri Lito tersebut menghadirkan pelacakan subjek yang stabil melalui ActiveTrack, bahkan pada kecepatan hingga 12 m/s. Dipadukan dengan mode QuickShots, MasterShots, Hyperlapse, dan Panorama, pemula dapat secara otomatis melakukan gerakan kamera yang kompleks dan merekam footage berkualitas tinggi dengan mudah.
Kedua drone ini menawarkan waktu terbang hingga 36 menit dengan baterai penerbangan cerdas standar. Seri ini juga memiliki ketahanan angin hingga 10,7 m/s, yang memungkinkan drone kamera untuk melayang dan terbang stabil dalam kondisi berangin.

Seri Lito juga memiliki sistem keselamatan berlapis yang dirancang untuk pemula. Sistem penglihatan omnidirectional bawaan secara aktif menghindari rintangan seperti tebing dan dinding, memungkinkan para kreator untuk fokus pada kesenangan terbang dari lepas landas hingga mendarat.
Baca Juga: Impact.com x Youtube: Bantu Dongkrak Pendapatan bagi Kreator dan Merek
Lito X1 premium melangkah lebih jauh, ditingkatkan dengan LiDAR menghadap ke depan untuk persepsi yang sangat presisi di lingkungan yang kompleks. Selain itu, dengan QuickTransfer, file dapat ditransfer hingga 50 MB per detik melalui Wi-Fi 6. Ditambah lagi, Lito X1 premium menyertakan penyimpanan internal sebesar 42GB.
Mengenai ketersediaannya, DJI Lito 1 dijual seharga 339 Euro atau sekitar Rp6,8 jutaan dan untuk paket Lito 1 Fly More Combo (DJI RC-N3) dijual seharga 479 Euro atau setara dengan Rp9,6 jutaan. Kemudian untuk DJI Lito X1 dijual seharga 419 Euro atau sekitar Rp8,4 jutaan, sedangkan paket Lito X1 Fly More Combo (DJI RC 2) dijual seharga 579 Euro atau setara dengan Rp11,6 jutaan.