TikTok Perbarui Platform Desktopnya, Tantang Twitch dan Youtube?

Rahmat Jiwandono
Senin 03 Maret 2025, 18:09 WIB
Tampilan TikTok di desktop kini memungkinkan dilihat secara lanskap. (Sumber: TikTok)

Tampilan TikTok di desktop kini memungkinkan dilihat secara lanskap. (Sumber: TikTok)

Techverse.asia - TikTok telah merombak platform desktopnya dengan menambahkan beberapa fitur baru, yang merupakan upaya untuk menyaingi Youtube.

Perusahaan mengumumkan bahwa pengalaman berbasis webnya menampilkan tata letak modular baru, umpan For You yang diperbarui, tab Explore baru, streaming game LIVE layar penuh, dan pemutar mengambang.

Sebelum perubahan ini, tata letak aplikasi web TikTok menyertakan bilah pencarian dan pintasan yang berjalan di bagian atas layar di samping tautan di sisi kiri.

Baca Juga: Samsung Hadirkan 3 Ponsel Sekaligus, Punya Fitur Awesome Intelligent

Sekarang, tata letak web baru jejaring sosial ini menampilkan bilah navigasi yang diposisikan ulang yang dirancang untuk memungkinkan pengalaman menonton yang lebih imersif dan bebas gangguan yang lebih sesuai dengan versi seluler TikTok.

Idenya adalah untuk mengurangi gangguan agar tampilan lebih imersif saat platform tersebut bergerak untuk bersaing dengan Youtube dan Twitch.

Selain itu, streamer game sekarang dapat melakukan siaran langsung (live streaming) dalam mode potret atau lanskap. Sebelumnya, pengguna hanya dapat melakukan yang terakhir menggunakan aplikasi Live Studio TikTok.

Ketika melakukan streaming langsung dalam mode lanskap, pengguna desktop akan melihat tampilan tersebut secara default, sementara pengguna seluler dapat memutar perangkat mereka untuk menonton dalam mode layar lebar.

Baca Juga: Youtube Jewels: Audiens Bisa Beri Hadiah bagi Kreator Saat Live Stream

Sementara itu, pemutar mengambang yang membuat TikTok tetap terlihat di atas jendela lain hanya tersedia di Chrome untuk desktop.

TikTok juga memperkenalkan fitur 'Collection' baru, tempat pengguna dapat mengatur video favorit dalam kategori khusus, sehingga memudahkan untuk kembali lagi nanti. Ide di balik fitur ini adalah untuk memudahkan pencarian dan melihat kembali konten yang disimpan di lain waktu.

Misalnya, mereka dapat mengelompokkan semua video resep favorit ke dalam satu koleksi, sambil mengatur video favorit lainnya ke koleksi lain. Fitur ini mirip dengan fitur Playlist milik Youtube yang juga memungkinkan untuk menyimpan video untuk dilihat kembali.

Baca Juga: Upaya Donald Trump Mempertahankan TikTok di AS, Beri Perpanjangan Waktu 75 Hari

Pengguna desktop kini juga dapat mengakses pemutar mengambang secara eksklusif di Google Chrome. Jendela mengambang yang fleksibel membuat TikTok tetap terlihat di atas jendela lain, sehingga pengguna dapat melakukan banyak tugas sambil tetap menonton konten.

Perlu dicatat bahwa hal ini telah dapat dilakukan dengan video Youtube sejak lama. TikTok juga telah menghadirkan halaman Explore dalam aplikasi ke desktop, yang memungkinkan pengguna untuk melihat koleksi konten yang dikurasi berdasarkan minat mereka.

Fitur aplikasi seluler TikTok yang dipindahkan ke desktop meliputi umpan For You, tempat kamu akan menemukan konten yang dipilih secara algoritmik berdasarkan minat pengguna.

"Pengguna kami berinteraksi dengan TikTok dengan berbagai cara, itulah sebabnya kami gembira memperkenalkan pembaruan aplikasi web ini," ujar Cody Puckett sebagai Manajer Produk TikTok, dalam sebuah posting blog kami sadur, Senin (3/3/2025).

Baca Juga: Melalui Live Streaming, Streamer Terbukti Mampu Membuat Konsumen Membeli Produk Secara Langsung

Dikatakan Cody, dengan meningkatkan kemampuan desktop-nya, dia bertujuan untuk menghadirkan keajaiban perangkat genggam TikTok di desktop, memberikan pengalaman yang menarik dengan fleksibilitas yang lebih besar sehingga dapat menikmati TikTok kapan saja, di mana saja.

"Seiring perkembangan TikTok, kami tetap berkomitmen untuk berinovasi bagi komunitas kami dan memastikan platform tersebut dapat diakses oleh semua orang," ujarnya.

Meskipun TikTok dikenal sebagai platform yang mengutamakan perangkat seluler, masuk akal bagi perusahaan untuk membuat tampilan desktop lebih nyaman bagi penggunanya karena terus menantang Youtube, dan sekarang Twitch.

Walaupun TikTok adalah platform video berdurasi pendek terdepan, secara keseluruhan masih kalah dari Youtube yang memiliki 2,5 miliar pengguna aktif. Itulah sebabnya perusahaan tersebut telah merilis sejumlah fitur untuk menantang platform milik Google tersebut.

Baca Juga: Video Streaming di Twitch Hadir dengan Tampilan Vertikal

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Hobby12 Juni 2026, 19:33 WIB

Sinopsis Backrooms: Film Horor Karya Youtuber Kane Parsons

Trailernya menegaskan bahwa proyek ini berakar pada horor ruang kosong, koridor tanpa patokan, dan tempat yang menakutkan.
Backrooms. (Sumber: A24)
Techno12 Juni 2026, 18:15 WIB

Sony 1000X The Collexion Dijual Seharga Rp11 Juta di Indonesia

Perangkat wearable ini merupakan perpaduan antara suara ikonik dan desain berkelas.
Sony 1000X The Collexion dan wadahnya.
Lifestyle12 Juni 2026, 17:58 WIB

Stanley Rilis Football Collection untuk Menyemarakkan Piala Dunia 2026

Selain itu, mereka juga mengadakan pop-up store dengan menghadirkan tiga zona.
Stanley Football Collection. (Sumber: Stanley)
Techno12 Juni 2026, 17:08 WIB

Acer TravelMate P6 14 AI 2026 Resmi Diperkenalkan, Lihat Speknya

Laptop ini sejatinya dibangun dari pendahulunya namun menggunakan prosesor yang berbeda.
Acer TravelMate P6 14 AI 2026. (Sumber: dok. acer)
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)