Arm Bakal Rilis Chipset Buatannya Sendiri, Meta Jadi Pelanggan Pertama

Rahmat Jiwandono
Selasa 18 Februari 2025, 18:34 WIB
Ilustrasi prosesor Arm.

Ilustrasi prosesor Arm.

Techverse.asia - Perancang chipset Arm berencana untuk meluncurkan prosesornya sendiri di tahun ini dengan Meta sebagai pelanggan perdananya.

Ya, Arm akan mulai membuat chipset mereka sendiri tahun ini setelah mendapatkan pelanggan dari perusahaan terkemuka, seperti induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp tersebut.

Baca Juga: Spek dan Harga Headphone Konduksi Tulang Rawan dari Audio-Technica ATH-CC500BT2

Chipset tersebut diharapkan menjadi Central Processing Unit (CPU) untuk server di pusat data besar dan dapat disesuaikan untuk berbagai pelanggan. Arm juga akan mengalihdayakan produksinya.

Pembuatannya tersebut akan dialihdayakan ke pabrik fabrikasi kontrak seperti TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Co.) dan chipset internal pertama dapat diluncurkan paling cepat pada pertengahan 2025 ini.

Ini adalah perubahan strategi yang penting bagi perusahaan semikonduktor tersebut, yang biasanya melisensikan cetak biru (blue print) chipset mereka ke perusahaan seperti Apple dan Nvidia. Membuatnya sendiri akan mengubah beberapa pelanggannya yang sudah ada menjadi pesaing.

Baca Juga: SoftBank Batalkan Rencana Kerja Sama Chip AI dengan Intel

Bulan lalu, induk perusahaan Arm, Softbank, mengumumkan proyek Stargate, sebuah kemitraan dengan OpenAI untuk membangun infrastruktur Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan fantastis dengan nominal hingga US$500 miliar.

Arm, bersama dengan Microsoft dan Nvidia, adalah mitra teknologi utama untuk proyek tersebut. Chipset Arm kini dapat berperan dalam proyek tersebut, dan juga dalam perangkat pribadi misterius bertenaga AI milik Jony Ive, yang kabarnya tengah dikembangkan bekerja sama dengan Sam Altman dari OpenAI.

Desain Arm mendukung hampir setiap ponsel pintar dan perangkat seluler di dunia, bersama dengan Apple Mac dan PC Windows bertenaga Qualcomm.

Baca Juga: Qualcomm Menghadirkan Snapdragon X ke Laptop dan Desktop Windows Kelas Menengah

Mereka umumnya menggunakan daya yang lebih sedikit untuk tingkat komputasi yang sama seperti chipset Intel dan AMD, sehingga mereka menjadi diinginkan untuk ladang data yang juga mendukung aplikasi bertenaga kecerdasan buatan.

Langkah tersebut akan menempatkan Arm dalam persaingan langsung dengan banyak pelanggannya sendiri seperti Nvidia, yang memproduksi CPU server berbasis Arm sendiri. Hingga saat ini, Arm belum pernah membuat chipsetnya sendiri, justru sebaliknya, mereka melisensikan teknologi dan patennya ke perusahaan besar seperti Apple.

Perusahaan-perusahaan tersebut kemudian menyesuaikan desain untuk kebutuhan mereka sendiri dan menggunakan produsen kontrak seperti TSMC atau Samsung untuk membangun chipset tersebut.

Arm yang berbasis di Inggris saat ini terlibat dalam pertempuran hukum yang menegangkan dengan Qualcomm atas persyaratan lisensi. Sementara itu, induk perusahaan SoftBank dilaporkan hampir mengakuisisi Ampere, perancang chipset server. Kesepakatan itu akan menjadi pusat proyek pembuatan chipset milik Arm sendiri.

Baca Juga: Unisoc dan Itel Akan Rilis Smartphone yang Memiliki Sistem Android 14

Sebagai informasi, Arm Ltd. (ditulis sebagai arm) adalah sebuah perusahaan perancangan semikonduktor dan perangkat lunak (software) yang berkantor pusat di Cambridge, Inggris.

Bisnis utama perusahaan ini adalah perancangan CPU ARM, walaupun perusahaan ini juga merancang chipset lain; alat pengembangan perangkat lunak dengan merek DS-5, RealView, dan Keil; sistem dan platform; serta infrastruktur dan perangkat lunak SoC.

Sebagai sebuah perusahaan induk, perusahaan ini juga memegang saham sejumlah perusahaan lain. Perusahaan ini dianggap dominan di pasar prosesor telepon seluler, komputer tablet, dan chipset di TV cerdas. Secara keseluruhan, lebih dari 160 miliar chipset telah diproduksi untuk berbagai macam perangkat sesuai rancangan dari Arm.

Arm merupakan salah satu perusahaan "Silicon Fen" paling terkenal. Sejak tahun 2016, perusahaan ini dimiliki oleh SoftBank Group. CPU rancangan ARM pertama kali digunakan di sebuah komputer meja, yakni Acorn Archimedes, namun rancangan ARM kini sebagian besar digunakan di sistem tertanam, termasuk semua tipe telepon.

Baca Juga: Penghematan Anggaran, Intel akan Memberhentikan Belasan Ribu Pekerjanya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno24 Maret 2026, 18:51 WIB

Apple WWDC26 akan Menyoroti Kemajuan Kecerdasan Buatan

Acara WWDC 2026 Apple dijadwalkan pada 8-12 Juni.
WWDC 2026. (Sumber: Apple)
Startup24 Maret 2026, 18:39 WIB

Cerita Tessa Wijaya dari Xendit Membangun Infrastruktur Pembayaran Global

Usaha rintisan di sektor teknologi finansial ini sudah merambah sampai ke Amerika Latin.
Pendiri startup Xendit Tessa Wijaya. (Sumber: AC Ventures)
Techno24 Maret 2026, 18:28 WIB

Omoway Umumkan Mobility One: Robot dengan Roda yang Serbaguna

Arsitektur yang Dikembangkan secara Mandiri Kini Hadir dengan Berbagai Potensi Skenario Penggunaan.
Omoway Mobility One. (Sumber: Omoway)
Lifestyle24 Maret 2026, 18:09 WIB

Trailer dan Visual Anyar The Beginning After The End Season 2

Anime ini diproyeksikan tayang perdana pada 1 April 2026 di Netflix.
The Beginning After The End Season 2. (Sumber: Crunchyroll)
Techno24 Maret 2026, 15:44 WIB

ASUS ROG Hadirkan 3 Monitor Gaming Strix OLED Terbaru

Monitor gaming QHD 27 inci berkualitas premium menghadirkan performa OLED terbaik dan visual yang menakjubkan.
ROG Strix OLED XG27AQDMG Gen2. (Sumber: ASUS)
Automotive24 Maret 2026, 15:29 WIB

Suzuki e EVERY: Mobil Van BEV Komersial Mini Mengaspal di Jepang

Mobil listrik cocok untuk dijalankan kendaraan operasional bisnis.
Suzuki e EVERY. (Sumber: Suzuki)
Techno24 Maret 2026, 15:15 WIB

Redmi 15 Dibanderol Mulai dari Rp2,29 Juta di Indonesia, Tersedia 3 Warna

Baterai disebut-sebut bisa bertahan selama dua hari.
Redmi 15. (Sumber: Xiaomi)
Lifestyle20 Maret 2026, 13:23 WIB

The Grand Outlet Karawang Hadirkan 100 Merek Terkenal

Surga belanja ini membawa konsep branded, original, affordable.
Pusat perbelanjaan The Grand Outlet Karawang, Jawa Barat. (Sumber: istimewa)
Techno20 Maret 2026, 12:55 WIB

Apple Mengakuisisi Perusahaan Software Pengeditan Video MotionVFX

MotionVFX menawarkan repositori online berisi efek visual dan grafis gerak untuk beberapa aplikasi pengeditan video.
MotionVFX.
Lifestyle19 Maret 2026, 16:34 WIB

H&M Ingin Membuat Pakaian dari Gas Karbon Dioksida

Agar program ini bisa terwujud, merek fesyen asal Swedia ini menggandeng startup bernama Rubi.
H&M. (Sumber: H&M)