Upbit Indonesia Optimis OJK akan Perkuat Regulasi dan Inovasi Aset Kripto di Indonesia

Rahmat Jiwandono
Jumat 17 Januari 2025, 14:39 WIB
Resna Raniadi sebagai COO Upbit Indonesia. (Sumber: istimewa)

Resna Raniadi sebagai COO Upbit Indonesia. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Upbit Indonesia, sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto terdepan di Indonesia, menyambut baik langkah strategis pemerintah melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) yang mengalihkan tugas pengaturan dan pengawasan aset keuangan digital, termasuk aset kripto, kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Langkah ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Baca Juga: Upbit Indonesia Soroti Tren Investasi Kripto

Chief Operating Officer (COO) Upbit Indonesia Resna Raniadi menyampaikan apresiasi terhadap pengalihan tugas pengaturan ini yang diharapkan dapat memberikan arah regulasi yang lebih kuat, mendukung pertumbuhan sektor aset kripto, dan meningkatkan perlindungan bagi para pelaku pasar.

"Kami percaya bahwa di bawah pengawasan OJK, ekosistem aset keuangan digital di Indonesia akan semakin kuat dan terarah. Pengalihan ini juga merupakan sinyal positif bagi pelaku industri untuk terus berinovasi dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengguna," ujarnya pada Jumat (17/1/2025).

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Realme Note 60x yang Rilis di Indonesia

Pengalihan tugas ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Nota Kesepahaman (NK) antara Bappebti, OJK, dan Bank Indonesia di Jakarta.

Dalam transisi yang berlangsung selama maksimal 24 bulan, OJK akan bertanggung jawab atas pengawasan dan pengaturan aset keuangan digital, termasuk aset kripto di pasar modal. Sementara itu, Bank Indonesia akan menangani derivatif keuangan di Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA).

Resna mengatakan bahwa langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperkuat tata kelola sektor keuangan digital. "Kami mendukung penuh proses transisi ini dan optimis bahwa OJK akan mampu menciptakan regulasi yang adaptif dan berkelanjutan untuk mendukung inovasi di industri aset kripto," ujarnya.

Baca Juga: Ethereum ETF Resmi Diluncurkan di Amerika Serikat, Bakal Berpengaruh pada Kripto?

Sebagai bagian dari dukungannya terhadap proses ini, Upbit Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus mematuhi regulasi yang berlaku, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menghadirkan layanan yang aman dan andal bagi pengguna.

Upbit Indonesia berharap, di bawah pengawasan OJK, ekosistem aset kripto di Indonesia dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi perekonomian digital Tanah Air.

Sebelumnya pada tahun lalu, Bappebti telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 64/BAPPEBTI/SE/04/2024 tentang Penegasan Implementasi Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto atau crypto asset di Bursa Berjangka pada minggu lalu.

Baca Juga: Upbit Dorong Peningkatan Tata Kelola Perusahaan pada Industri Blockchain Indonesia

SE ini adalah bentuk kejelasan atas proses pembentukan ekosistem perdagangan pasar fisik aset kripto yang diharapkan lebih kompetitif dan terpercaya.

Terbitnya SE ini merupakan salah satu upaya Bappebti dalam rangka mewujudkan ekosistem aset kripto yang lebih matang dalam mendorong pertumbuhan perdagangan pasar fisik aset kripto yang teratur, wajar, dan transparan.

Selain itu, SE tersebut juga memberikan penegasan kepada para pelaku usaha di bidang perdagangan pasar fisik aset kripto yang sudah mendapat perizinan dari Bappebti sebagai bentuk implementasi Peraturan Bappebti No.13/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Bappebti No.8/2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

SE tersebut juga menjawab kebutuhan pelaku usaha yang telah berizin dari Bappebti terkait dengan penerapan Perba No.13/2022 tentang Perubahan atas Peraturan Bappebti No.8/2021 tentang Pedoman Penyelanggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

Baca Juga: Aplikasi Web3 Tracks Hadir di LG Smart TV

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno25 Mei 2026, 16:08 WIB

Apple Sports Kini Dapat Diakses di 170 Negara, Bisa Pantau World Cup 2026

Apple Sports berekspansi ke lebih dari 90 negara dan wilayah baru.
Apple Sports.
Automotive25 Mei 2026, 15:07 WIB

Xiaomi YU7 Standard dan YU7 GT Meluncur Global, Punya 3 Warna Baru

SUV mewah berperforma tinggi, yang menyeimbangkan kenyamanan keluarga dengan keseimbangan yang atletis.
Xiaomi YU7 Series. (Sumber: Xiaomi)
Techno25 Mei 2026, 14:09 WIB

Insta360 Mic Pro: Mikrofon Tersembunyi di Tempat yang Mudah Terlihat

Mic Pro dirancang untuk generasi kreator baru, memungkinkan bercerita dengan audio yang tidak hanya terdengar, tetapi juga terlihat.
Insta360 Mic Pro. (Sumber: Insta360)
Lifestyle25 Mei 2026, 13:46 WIB

Daftar Pemenang Crunchyroll Anime Awards 2026

Event ini diklaim sukses memecahkan rekor 73 juta suara dari seluruh dunia.
My Hero Academia dinobatkan sebagai pemenang Crunchyroll Anime Awards 2026. (Sumber: istimewa)
Techno25 Mei 2026, 13:25 WIB

Spesifikasi Lengkap dan Harga POCO Pad C1, Desainnya Ramping

Memberikan Hiburan Saat Bepergian dengan Layar Jernih dan Daya Tahan Baterai yang Lebih Lama.
POCO Pad C1. (Sumber: POCO)
Travel23 Mei 2026, 13:38 WIB

Airbnb Menghadirkan Pilihan Hotel Independen dan Butik ke Aplikasinya

Perusahaan juga memperkenalkan Airbnb Services baru yang akan membuat setiap bagian perjalanan lebih mudah.
Penambahan hotel butik dan independen di Airbnb. (Sumber: airbnb)
Techno22 Mei 2026, 16:34 WIB

Kingston Perkuat Komitmen Pasokan Memori dan SSD Industrial

Kingston hadir untuk mendukung fondasi hardware dari ambisi Making Indonesia 4.0.
Kingston IPC Solutions. (Sumber: istimewa)
Automotive22 Mei 2026, 16:26 WIB

Sekilas Spesifikasi Chery QQ3 yang Segera Dipasarkan di Indonesia

Mobil ini siap meramaikan segmen urban EV di Tanah Air.
Chery QQ3. (Sumber: Chery)
Techno22 Mei 2026, 15:06 WIB

MacBook Neo Kini Bisa Dipesan Melalui Lazada Indonesia

Lazada menjadi mitra e-commerce tepercaya dan resmi untuk peluncuran MacBook Neo di Indonesia.
MacBook Neo hadir di pelantar lokapasar Lazada. (Sumber: Lazada)
Startup22 Mei 2026, 14:50 WIB

Armada EV Kargo Technologies Sukses Tekan Biaya Operasional hingga 66,5%

Nexus memungkinkan pemantauan waktu nyata di seluruh pergerakan armada, aktivitas rute, dan operasi pengisian daya selama operasi penerapan kendaraan listrik.
Kargo Nexus. (Sumber: istimewa)