Usai 6 Tahun Hengkang, Honor Akhirnya Resmi Kembali ke Indonesia

Rahmat Jiwandono
Kamis 09 Januari 2025, 15:18 WIB
Honor.

Honor.

Techverse.asia - Produsen teknologi asal China, Honor mengonfirmasi kehadiran mereka kembali ke pasar Indonesia. Jelang come back Honor ke pasar dalam negeri, perusahaan pun telah mengungkapkan jajaran produknya yang akan dijual di Tanah Air.

"Pada batch pertama kami akan meluncurkan smartphone flagship Honor awal tahun baru ini. Kami juga akan menghadirkan ponsel lipat andalan kami," terang President of Honor South Pacific Justin Li melalui keterangan tertulisnya.

Baca Juga: CES 2025: Lenovo Rilis 2 Model Perangkat Game Genggam Seri Legion

Dikatakan Justin, Honor akan mleuncurkan smartphone flagship mereka pada kuartal pertama (Q1) 2025, termasuk ponsel lipatnya. Selain itu, Honor juga akan fokus terhadap segmen pasar menengah di Indonesia, sembari tetap mempertahankan investasi jangka panjang yang stabil.

Sebagai informasi, sebetulnya Honor sudah pernah hadir di pasar dalam negeri, tapi enam tahun lalu mereka memutuskan untuk hengkang.

Menurut dia, alasan kembalinya merek Honor ke pasar Indonesia ialah pasar global utama perusahaan mengalami kemajuan yang luar biasa, bahkan seluruh bisnis luar negerinya telah meningkat dua kali lipat.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap Honor Magic 7 Pro yang Meluncur di China, Segini Harganya

"Indonesia termasuk salah satu dari sedikit market yang punya skala besar yang belum kami masuki, untuk itu kami perlu coba melakukan penjajakan," katanya.

Honor berpandangan bahwa Indonesia memiliki kesamaan dalam hal bahasa dan budaya dengan Malaysia, dan sebagai kekuatan ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia sedang tumbuh dengan kelas menengah baru yang besar.

"Kami percaya kalau laju perkembangan negara ini akan semakin meningkat dalam waktu lima tahun ke depan, dan pertumbuhan kelas menengah jangka panjang juga bakal mendorong permintaan terhadap ponsel kelas menengah ke atas guna meningkat dalam lima tahun yang akan datang," ujar dia.

Di satu sisi, walaupun Average Selling Price (ASP) saat ini di pasar sedang rendah, tapi Honor berkeyakinan bahwa permintaan konsumen Indonesia mengenai produk yang inovatif dan berkualitas tinggi sedang tumbuh.

Baca Juga: Resmi! Smartphone OnePlus Akhirnya Comeback ke Indonesia

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2024, populasi menengah di Tanah Air akan mencapai sekitar 47,85 pada tahun lalu, atau 17,13 persen dari total populasi yang ada.

Kendati jumlah kelas menengah mengalami penurunan, namun jumlah kelas menengah yang becita-cita tinggi telah meningkat sebesar 8,65 juta. Hal tersebut menunjukkan daya beli dan permintaan konsumen akan produk smartphone flagship masih terus bertambah.

"Untuk itu, kami percaya bahwa dengan adanya peningkatan permintaan konsumen yang terus menerus di pasaran, konsumen Indonesia secara bertahan bakal lebih menyukai teknologi inovatif dan produk berkualitas lebih tinggi," katanya.

Baca Juga: Ponsel Honor 90 Merambah Pasar Eropa, Resolusi Kamera Utamanya 200MP

Guna mendukung langkah kembalinya Honor ke pasar dalam negeri, perusahaan telah resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Erajaya Group lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Kerja sama itu penting bagi Honor dalam rangka memperkuat kehadirannya di Tanah Air, dengan memperkenalkan rangkaian layanan dan produk, yang mencakup ponsel pintar, tablet pintar, laptop, hingga perangkat wearables.

Erajaya Group juga akan memegang peran kunci dalam sejumlah aspek, mulai dari distribusi produk, operasional ritel, pengembangan jaringan penjualan, dan pelaksanaan aktivitas pemasaran lokal di seluruh Indonesia.

"Kami sudah tak sabar menyambut masa depan yang cerah atas kolaborasi ini," imbuhnya.

Honor juga berencana untuk membuka sebanyak 10 experience store mereka di Indonesia. Mereka berkomitmen untuk membawa sejumlah produk dari setiap kategori dalam portofolionya ke pasar dalam negeri, dengan target total sekitar 30 produk dalam tahun pertama operasinya.

Baca Juga: Erajaya Active Lifestyle Hadirkan 3 Earbud Baru dari Nothing ke Indonesia

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup04 Mei 2026, 19:40 WIB

Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jogja Spark kepada para pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pengembangan dan implementasinya ke depan.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.
Automotive04 Mei 2026, 17:41 WIB

Omoda 4 Resmi Mulai Diproduksi Massal, Bawa Konsep Cyber Mecha

Estetika Cyber Mecha akan membentuk identitas visual eksklusif pada Omoda 4.
Omoda 4 Cyber Mecha. (Sumber: Chery)
Techno04 Mei 2026, 17:25 WIB

Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Beginilah tampilan tayangan video vertikal baru Netflix.
Netflix Clips. (Sumber: Netflix)
Lifestyle04 Mei 2026, 15:31 WIB

The Blibli Match Series akan Diselenggarakan di 3 Kota

Event ini hadirkan pengalaman bermain padel dan terkoneksi dalam satu ekosistem.
Kompetisi padel The Blibli Match Series. (Sumber: dok. blibli)
Techno04 Mei 2026, 15:11 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Dibuat untuk penerapan perusahaan dengan pencitraan OS yang disesuaikan, konfigurasi BIOS, dan kemampuan penandaan aset.
Samsung Galaxy Book 6 Enterprise Edition. (Sumber: Samsung)
Startup04 Mei 2026, 14:11 WIB

Xurya Garap Lebih dari 300 Panel Surya di Indonesia Sepanjang 2025

Adopsi energi surya semakin didorong oleh stabilitas biaya dan ketahanan operasional.
Xurya Project. (Sumber: dok. xurya project)
Techno04 Mei 2026, 13:56 WIB

Garmin Instinct 3 Series Kini Ditawarkan dalam 3 Kelir Anyar

Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer.
Garmin Instinct 3 punya warna baru. (Sumber: Garmin)
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)