Deteksi Ancaman AI, Perusahaan Bisa Memanfaatkan Asisten Berbasis Kecerdasan Buatan

Rahmat Jiwandono
Rabu 06 November 2024, 18:37 WIB
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)

(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)

Techverse.asia - Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang kekinian sedang menjadi fenomena, begitu pula dengan pesatnya kecepatan adopsi AI generatif. Di sisi lain, lanskap keamanan siber menjadi semakin rumit ketika para penjahat siber juga mengeksploitasi kemampuan AI.

Salah satu contohnya adalah penggunaan konten fiktif (deepfake content) guna melakukan serangan phishing dan penyebaran disinformasi atau hoaks.

Baca Juga: X Kini Memungkinkan Pengguna yang Diblokir untuk Melihat Postingan Publik Seseorang

Sejalan dengan hal trrsebut, Incident Response Report 2024 oleh Unit 42 Palo Alto Networks juga menyoroti bahwa para pelaku ancaman memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kecepatan, skala, dan kecanggihan pada serangan mereka.

Dengan meningkatnya risiko dari penggunaan AI yang merugikan dan serangan berbasis AI yang canggih, para pelaku keamanan siber dituntut untuk memberikan solusi instan untuk masalah yang kompleks.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyederhanakan hal ini adalah dengan memanfaatkan kemampuan AI generatif dalam memberikan wawasan dan rekomendasi sebagai asisten bagi para tim keamanan.

Baca Juga: Palo Alto Networks Tambahkan Kemampuan 'Bring Your Own AI' di Platform Cortex XSIAM

Country Manager Indonesia Palo Alto Networks Adi Rusli menjelaskan, tim keamanan kerap dihadapkan dengan berbagai keputusan dan tugas-tugas harian.

Dengan mengotomatisasi tugas-tugas keamanan rutin dan memanfaatkan kemampuan AI generatif, para analis keamanan dapat memusatkan perhatian mereka pada berbagai hal yang lebih penting, seperti pengembangan strategi yang lebih tinggi dan penilaian ancaman yang kompleks.

"Apabila dipadukan dengan pembelajaran mesin (ML) yang canggih, teknologi ini dapat membantu tim keamanan untuk memperoleh hasil yang akurat atas masalah keamanan yang dihadapi dengan seketika, sehingga dapat mengurangi durasi waktu rata-rata untuk mendeteksi (MTTD) dan waktu rata-rata untuk merespons (MTTR)," ujarnya, Rabu (6/11/2024).

Selain itu, keamanan siber seringkali menggunakan berbagai macam istilah teknis yang rumit serta analisis rinci yang mungkin sulit dipahami oleh para pimpinan yang tidak memiliki kemampuan teknis.

Baca Juga: Riset IMD World Talent Ranking 2024: Kecerdasan Buatan Mengancam Pekerja Perempuan

Oleh karena itu, asisten kecerdasan buatan juga berperan penting dalam menerjemahkan informasi teknis yang rumit ke dalam bahasa yang mudah dipahami oleh seluruh jajaran pemangku kepentingan. Dengan demikian, AI dapat menjembatani kesenjangan komunikasi antara tim keamanan teknis dan pimpinan eksekutif.

Asisten AI yang dinamakan Copilot juga berperan dalam meminimalisir kesenjangan keterampilan dengan memberikan bantuan berbasis AI secara real-time sehingga anggota tim yang kurang berpengalaman sekalipun tetap bisa merespons ancaman keamanan siber secara efektif.

Sebagai contoh, kemampuan Copilot dari Palo Alto Networks memanfaatkan pembelajaran mesin dan kemampuan kecerdasan kontekstual yang canggih, yang berbasis kumpulan data keamanan siber yang kaya dan beragam.

Baca Juga: Hasil Laporan Palo Alto Networks: 66 Persen Malware Disebarkan Melalui PDF

Itu untuk memandu tim keamanan dalam melakukan tugas-tugas kompleks dengan memberikan rekomendasi dan wawasan terperinci yang disertai langkah-langkahnya.

"Dengan demikian, kemampuan Copilot mampu memberdayakan tim keamanan dan para pengambil keputusan untuk membuat pilihan-pilihan yang cermat, yang dapat memperkuat postur keamanan siber dan menyelaraskannya dengan strategi bisnis secara keseluruhan," katanya.

Integrasi kecerdasan buatan ke dalam praktik keamanan siber diperkirakan akan menjadi semakin marak dan dipersonalisasi seiring dengan upaya organisasi untuk meningkatkan pertahanan mereka terhadap ancaman yang terus berkembang.

Dengan senantiasa menjadi yang terdepan dalam menghadapi ancaman yang berkembang, memanfaatkan AI untuk pertahanan proaktif, dan terus mengembangkan strategi keamanan, organisasi dapat menavigasi lanskap AI dan melindungi aset digital mereka secara efektif.

Baca Juga: Peran Kontribusi Kecerdasan Buatan dan Pembelajaran Mesin Penting untuk Keamanan Siber UMKM

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil Listrik yang Memadukan Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)