Investor Kripto di Indonesia Meningkat, Simak Tips Investasi yang Aman

Rahmat Jiwandono
Jumat 03 November 2023, 11:11 WIB
Upbit. (Sumber : Istimewa)

Upbit. (Sumber : Istimewa)

Techverse.asia - Pasar Indonesia menjadi salah satu yang terpenting dalam industri kripto di wilayah Asia Tenggara. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir ini jumlah investor aset kripto di Tanah Air pun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. 

Baca Juga: Reku Sukseskan Indonesia Bitcoin Conference 2023, Tingkatkan Pertumbuhan Kripto di Indonesia

Menurut data Badan Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat jumlah investor kripto tumbuh 0,87 persen pada Mei tahun ini atau bertambah sekitar 15 ribu individu dari 17,2 juta menjadi 17,4 juta individu yang berinvestasi di kripto.

Selain itu, jika dilihat secara tahunan, investor kripto yang telah terdaftar di Bappebti juga telah meningkat sebanyak 3,28 juta orang atau tumbuh 23,23 persen dibandingkan dengan Mei 2022 yang jumlahnya mencapai 14,12 juta orang. 

Vice President (VP) of Upbit Indonesia Resna Raniadi mengatakan bahwa peningkatan jumlah investor kripto mencerminkan minat serta kepercayaan masyarakat terhadap pasar aset kripto.

Baca Juga: 5 Tahun Usia Tokocrypto, Terus Dorong Pertumbuhan Pasar dan Adopsi Kripto di Indonesia

"Hal ini juga tentunya tidak lepas dari dukungan pemerintah dalam mewujudkan sektor inovasi teknologi di sektor keuangan, aset keuangan digital, dan aset kripto yang sehat," ujar Resna dalam keterangan resminya. 

Melihat pertumbuhan kripto yang pesat di Indonesia, Upbit berpandangan tentang pentingnya untuk meningkatkan literasi dan edukasi mengenai kripto. Apalagi terhadap banyaknya investor pemula yang hanya memasuki pasar kripto lantaran mendapat dorongan efek Fear of Missing Out (FOMO). 

"Dan juga kebanyakan dari mereka kurang memahami volatilitas pasar, tren permintaan kripto, hingga ketidakpastian kondisi perdagangan, sehingga rawan untuk membuat keputusan yang keliru," ujarnya. 

Baca Juga: Minat Masyarakat Indonesia Terhadap Kripto dan Web3 Meningkat, Platform Pintu Sediakan Info Terkini

Menurutnya, salah satu hal yang sering terjadi disebabkan minimnya pengetahuan investor pemula ialah penipuan investasi kripto. Hal yang harus diketahui masyarakat sebelum memulai berinvestasi kripto yakni dengan cara mencari tahu keamanan dari exchanger yang dipilih dalam penyimpanan aset

"Cara tahu apakah exchanger-nya sudah menggunakan autentikasi dua faktor (2FA) guna menjaga akses pengguna, kemudian juga apakah dalam platform yang disediakan exchanger (sudah) memberikan notifikasi ke pengguna jika ada akses mencurigakan, dan sebagainya," jelas dia. 

Pada 2023 ini, pemerintah pun telah melakukan sejumlah langkah strategis guna mendorong potensi ekonomi digital diantaranya dengan melakukan pengendalian aset digital yang dilaksanakan oleh Bappebti, dan juga pembentukan bursa berjangka komoditi kripto, bursa kliring, serta depository yang diharapkan bisa memberikan perlindungan lebih terhadap masyarakat. 

Baca Juga: Akibat Bangkrut, Bappebti Resmi Hentikan Perdagangan Aset Kripto FTX

Ditambahkan Resna, untuk investor pemula harus cermat dalam memilih exchanger yang terpercaya. Ia mengimbau agar investor pemula memilih exchanger yang punya izin operasi serta legalitas di Indonesia yang sudah terdaftar di Bappebti

Dengan terdaftarnya exchanger di lembaga resmi milik pemerintah, maka artinya exchanger tersebut telah berhasil lolos seleksi dan mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia. Selanjutnya, hal lain yang patut untuk diperhatikan yaitu metode penyetoran dan penarikan dana nasabah yang disediakan oleh si pihak exchanger

"Pilihlah exchanger yang juga menyediakan opsi berbagai metode pembayaran supaya lebih memudahkan, misalnya melalu transfer bank, e-wallet, dan lain sebagainya," katanya. 

Baca Juga: Bybit Bertekad Menjadi Bahtera Kripto Dunia, Begini Pencapainnya Sepanjang 2022

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno17 Juni 2026, 17:52 WIB

Logitech Meluncurkan Mouse dan Keyboard Seri G3 untuk Gaming PC

Lihat spesifikasi lengkap dan harga dari dua perangkat ini.
Keyboard gaming dan mouse gaming Logitech G3 Series. (Sumber: logitech)
Techno17 Juni 2026, 15:28 WIB

4 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber

Banyak risiko tersebut berawal dari kebiasaan digital yang terlihat sepele.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Techno17 Juni 2026, 15:14 WIB

Harga dan Spesifikasi JBL EasySing Mic Mini: Mikrofon Nirkabel Berukuran Saku

Mikrofon saku bertenaga AI ini memungkinkan pemakainya menjadi pusat perhatian kapan saja dan di mana saja.
JBL EasySing Mic Mini. (Sumber: JBL)
Techno17 Juni 2026, 14:40 WIB

Sandisk Hadirkan Produk Resmi Berlisensi untuk Piala Dunia 2026

Mengabadikan dan Menyimpan Momen Bersejarah Sepak Bola.
Koleksi Sandisk untuk Piala Dunia 2026. (Sumber: Sandisk)
Techno17 Juni 2026, 13:52 WIB

Microsoft Surface Laptop dan Surface Pro dengan Prosesor Snapdragon X2 Meluncur Global

Dua laptop baru ini juga memiliki pilihan warna-warna baru yang mewah.
Microsoft Surface Laptop (kiri) dan Surface Pro. (Sumber: Microsoft)
Techno17 Juni 2026, 13:23 WIB

Google Resmi Merilis Sistem Operasi Android 17, Lihat Apa Saja yang Baru

Jelajahi fitur-fitur terbaru di Android 17, termasuk multitasking yang lebih cepat, alat pembuatan konten yang lebih baik, dan peningkatan keamanan.
Android 17. (Sumber: Google)
Techno17 Juni 2026, 12:53 WIB

Snap Specs: Kacamata Augmented Reality Seharga Hampir Rp39 Juta

Snap akhirnya meluncurkan kacamata AR yang telah lama ditunggu-tunggu, Specs.
Snap Specs. (Sumber: Snap)
Techno16 Juni 2026, 18:12 WIB

SailPoint Umumkan Integrasi Baru dengan Claude Compliance API

Tujuannya untuk memberikna keamanan identitas tingkat perusahaan bagi platform AI.
SailPoint x Claude. (Sumber: istimewa)
Techno16 Juni 2026, 18:03 WIB

Peringati 2 Dekade ROG, ASUS Meluncurkan Motherboard Crosshair 2006

Desain ini menampilkan warna tembaga yang dominan dengan sentuhan kecil warna biru dan putih.
Motherboard Crosshair 2026. (Sumber: ASUS ROG)
Startup16 Juni 2026, 17:52 WIB

Futurepreneur Lab 2026 Dukung 20 Startup Universitas untuk Dapat Modal

Selain Khong Guan, ada dukungan dari Komdigi, Garuda Spark, dan Taka Lab.
Futurepreneur Lab 2026.