Peneliti Kembangkan Teknologi AI untuk Pemindaian Kanker Payudara

Uli Febriarni
Jumat 04 Agustus 2023, 19:35 WIB
ilustrasi tes mamografi untuk mengetahui kondisi kesehatan payudara (Sumber : freepik)

ilustrasi tes mamografi untuk mengetahui kondisi kesehatan payudara (Sumber : freepik)

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ketika dikembangkan untuk hal yang positif, maka akan sangat membantu pekerjaan manusia. Contohnya saja, seperti yang dipublikasikan dalam artikel ilmiah The Lancet Oncology.

Dua ahli radiologi manusia telah melakukan studi untuk meninjau penggunaan teknologi AI dalam mendukung pemindaian kanker payudara. Percobaan itu mengungkap bahwa, AI dapat mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan dokter untuk membaca mammogram menjadi setengahnya.

"Dan pengujian awal menemukan, AI dapat mengingatkan dokter akan lebih banyak diagnosis kanker payudara daripada yang mereka temukan sekarang," tulis laman Gizmodo, dilansir Jumat (4/8/2023).

Uji coba tersebut mengamati 80.000 wanita berusia antara 40 hingga 80 tahun, dengan usia rata-rata 54 tahun. Peneliti menyaring 80.000 wanita antara April 2021 dan Juli 2022.

Kombinasi deteksi AI dan satu atau dua ahli radiologi melakukan penyaringan terhadap 39.996 pasien. Proses penyaringan standar dengan dua ahli radiologi digunakan untuk 40.024 pasien lainnya.

Tinjauan AI akhirnya mengidentifikasi 244 kasus kanker payudara, sementara ahli radiologi mengidentifikasi 203 wanita dengan kanker di kumpulan mereka.

Secara keseluruhan, para peneliti mendapati, AI telah mendeteksi 41 kanker lebih banyak dan melaporkan 19 di antaranya invasif sementara 22 kanker in situ.

Baca Juga: Discord PHK Karyawan dari Unit Bisnisnya, Antara Lain Pemasaran dan Kemitraan

Baca Juga: Lenovo Legion Slim 5 Layar 14 Inci: Mulai Tersedia di Seluruh Dunia pada September

Meningkatnya jumlah kanker in situ yang ditemukan dengan AI dibandingkan pemindaian standar dapat mengkhawatirkan dalam hal overdiagnosis.

Studi ini turut melaporkan, pemindaian yang didukung AI menemukan 60 kanker in situ, sedangkan pemindaian standar menemukan 38 skrining positif.

"Peneliti menemukan, hasil pemindaian yang didukung AI tidak menunjukkan 'positif palsu' yang lebih banyak daripada skrining standar. Tingkat positif palsu rata-rata adalah 1,5 persen pada kelompok skrining AI dan standar," tutur peneliti di publikasi itu.

Proses penyaringan AI, dapat memiliki dampak positif dalam mengurangi beban kerja membaca ahli radiologi sebesar 44%, kata peneliti.

Baca Juga: Instagram Coba Kurangi Spam, Akun Tak Dikenal Cuma Bisa Kirim 1 Pesan

Baca Juga: CapCut Dituding Gunakan Data Biometrik Penggunanya Tanpa Izin, Pengacara: Ini Aplikasi Berbahaya

Mengurangi Tenaga SDM yang Harus Bertugas

Mammogram biasanya memerlukan dua ahli radiologi untuk meninjau hasilnya. Tetapi dengan menyertakan AI dalam proses penyaringan, kebutuhannya menjadi hanya satu ahli radiologi.

Penulis utama publikasi ini, dari Universitas Lund di Swedia, Kristina Lång, mengatakan bahwa, perlu ada uji coba baru untuk meyakini betul janji keselamatan selama penggunaan AI dalam tes. Selain itu, evaluasi berbasis program untuk mengatasi kekurangan ahli radiologi di banyak negara. Karena apa yang dilakukan mereka tidak cukup memastikan bahwa AI siap diterapkan dalam pemeriksaan mamografi.

"Penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan, untuk memahami sepenuhnya hasil pemeriksaan AI, dan bagaimana teknologi tersebut dapat membantu ahli radiologi. Serta untuk melihat apakah menggabungkan AI dalam mendeteksi kanker payudara bisa menghemat biaya," ujarnya kepada The Guardian.

Lång menambahkan, pihaknya membutuhkan sedikitnya satu ahli radiologi yang bertanggung jawab untuk mendeteksi. Hal itu berpotensi mengurangi tekanan pada beban kerja, dan memungkinkan ahli radiologi untuk fokus pada diagnosis yang lebih maju, sambil mempersingkat waktu tunggu untuk pasien.

Uji coba masih berlangsung hingga hasil uji coba menunjukkan alat AI layak diluncurkan. Hasil utama lengkap dari uji coba ini, diperkirakan akan selesai pada Desember 2024, setelah peserta yang disaring setidaknya memiliki tindak lanjut dua tahun.

Pemindaian atau skrining untuk kanker payudara adalah langkah penting yang harus dilakukan perempuan, untuk mengidentifikasi dan mengobati penyakit ini sejak dini.

Bahkan menjadi lebih penting lagi karena ini adalah kanker paling umum di seluruh dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. WHO mencatat bahwa lebih dari 2,3 juta wanita terdiagnosis kanker payudara setiap tahun.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle20 Maret 2026, 13:23 WIB

The Grand Outlet Karawang Hadirkan 100 Merek Terkenal

Surga belanja ini membawa konsep branded, original, affordable.
Pusat perbelanjaan The Grand Outlet Karawang, Jawa Barat. (Sumber: istimewa)
Techno20 Maret 2026, 12:55 WIB

Apple Mengakuisisi Perusahaan Software Pengeditan Video MotionVFX

MotionVFX menawarkan repositori online berisi efek visual dan grafis gerak untuk beberapa aplikasi pengeditan video.
MotionVFX.
Lifestyle19 Maret 2026, 16:34 WIB

H&M Ingin Membuat Pakaian dari Gas Karbon Dioksida

Agar program ini bisa terwujud, merek fesyen asal Swedia ini menggandeng startup bernama Rubi.
H&M. (Sumber: H&M)
Techno19 Maret 2026, 16:22 WIB

Polytron Siap Hadirkan Dua Speaker Baru yang Compact dan Portable

Memperkuat posisi sebagai market leader speaker di Indonesia melalui produk compact dan portable yang dipersonalisasi untuk gaya hidup anak muda.
Logo Polytron. (Sumber: istimewa)
Lifestyle19 Maret 2026, 16:00 WIB

Jumlah Penonton One Piece Season 2 di Netflix Capai Belasan Juta dalam 4 Hari

One Piece merupakan manga tentang bajak laut yang dibuat oleh Eiichiro Oda.
One Piece Season 2. (Sumber: Netflix)
Techno19 Maret 2026, 15:49 WIB

Meta Meluncurkan Fitur Anyar untuk Perlindungan terhadap Penipuan

Pengguna akan diberi peringatan tentang aktivitas mencurigakan seperti penautan perangkat yang tidak dikenal dan permintaan pertemanan.
ilustrasi online scam (Sumber: freepik)
Lifestyle19 Maret 2026, 15:26 WIB

Charles & Keith Rilis Koleksi Ramadan 2026, Ada Tas dan Alas Kaki

Koleksi ini bisa menjadi pilihanmu untuk merayakan Lebaran 2026.
Koleksi edisi Ramadan dari Charles & Keith. (Sumber: istimewa)
Techno19 Maret 2026, 14:56 WIB

POCO X8 Pro Series Rilis Global, Cek Spesifikasi Lengkapnya

Seri ini terdiri dari dua ponsel yang mendukung untuk memainkan gim berat.
POCO X8 Pro Series. (Sumber: POCO)
Techno18 Maret 2026, 19:48 WIB

Lenovo Umumkan Legion Go Fold Concept, Dapat Dipakai dalam 4 Mode

Layarnya bisa dilebarkan dari 7 hingga 11 inci.
Konsep Legion Go Fold dalam mode layar penuh horizon. (Sumber: Lenovo)
Travel18 Maret 2026, 19:35 WIB

Pengiriman Hewan Peliharaan Melonjak Sekitar 6% Saat Arus Mudik Lebaran

KAI Logistik berkomitmen menghadirkan layanan pengiriman hewan peliharaan yang aman, nyaman, dan terpercaya.
Ilustrasi pengiriman hewan peliharaan melalui KAI Logistik. (Sumber: KAI)