5 Penyebab Harddisk Eksternal Cepat Rusak, Simak Tips Memperbaikinya

Editor Techverse
Minggu 28 Agustus 2022, 14:03 WIB
Ilustrasi harddisk eksternal/freepik

Ilustrasi harddisk eksternal/freepik

Techverse.asia - Laptop mempunyai ruang penyimpanan yang terbatas. Kapasitas tersebut tentunya kurang untuk orang yang pekerjaannya diharuskan menyimpan file-file berukuran besar.

Untuk itu, dibutuhkan harddisk eksternal alias media penyimpanan yang sifatnya bisa dilepas dan pasang (removable) dengan mudah. Tidak hanya berfungsi sebagai media penyimpanan tambahan tapi juga menjadi backup data apabila laptop tiba-tiba rusak dan tidak bisa dibuka.

Kapasitas hardisk yang dijual di pasaran pun bervariasi, mulai dari 500GB hingga bisa mencapai belasan terabyte (TB). Harganya mulai ratusan ribu sampai jutaan rupiah. Sehingga kebutuhan orang akan hardisk berbeda-beda.

Walaupun memiliki harddisk eksternal punya nilai tambah sendiri. Namun, suatu saat bisa muncul masalah, apalagi jika perawatannya sembarangan maka umurnya juga tidak akan panjang. 

Baca Juga: Penyebab Mengapa Baterai Laptop Cepat Boros, Simak 8 Tips Menghematnya

Lantas apa sih penyebab harddisk eksternal gampang rusak dan bagaimana cara memperbaikinya? Techverse.asia akan merangkumnya dalam artikel ini.

Kita baru tahu jika hardisk rusak saat dicolokkan ke komputer dan laptop tapi tidak bisa terbaca secara optimal. Kalau sudah begitu, data yang ada di dalamnya berpotensi rusak (corrupt).

Cara melepas hardisk yang salah

Melepas harddisk dari laptop atau komputer mungkin dianggap sepele untuk sebagian orang. Namun, sebenarnya mencopot harddisk tidak boleh sembarangan karena bisa merusak hardisk itu sendiri.

Cara yang benar ialah kamu tidak boleh melepas kabel data secara langsung. Yang harus kamu lakukan yaitu klik pada bagian pojok kanan bawah, pilih ikon hardisk yang muncul, lalu klik kanan hingga muncul tulisan eject untuk menghentikannya. Setelah itu baru bisa melepas kabel penghubungnya.

Kerap install dan uninstall

Kebiasan terlalu sering memasang (install) dan menghapus (uninstall) sebuah aplikasi ataupun aplikasi yang diunduh (download) dari sebuah web. Ini akan menyebabkan harddisk mengalami bad sector. Jika sudah demikian, besar kemungkinan sulit untuk diperbaiki.

Bad sector adalah kondisi yang menyatakan bahwa ada bagian tertentu dari fisik cakram keras atau cakram flopi yang mengalami kerusakan sehingga tidak digunakan lagi.

Salah penempatan

Jangan taruh hardisk di tempat yang kotor dan pengap, letakkan di tempat yang tepat. Tempat seperti ini akan membuat harddisk eksternal cepat panas dan kotoran dapat masuk ke dalam harddisk yang efeknya dapat merusak komponen penyusun. Tempatkan di permukaan yang datar dan halus.

Pasokan daya kurang

Kurangnya pasokan daya pada harddisk eksternal bisa mengakibatkan pemrosesan data tidak berjalan dengan benar. Harddisk juga dapat terhenti koneksinya kemudian terhubung kembali secara otomatis dan terus menerus.

Bagi harddisk eksternal yang menggunakan port USB sebagai jalur transfer datanya biasanya diberikan colokan USB ekstra agar dapat menggunakan 2 port sekaligus sehingga asupan daya terpenuhi. 

Baca Juga: 6 Cara Menghemat Listrik Agar Pengeluaran Tidak Membengkak

Terkena benturan 

Hardidsik yang mengalami benturan dengan benda keras dapat mengakibatkan cacat pada hardisk secara fisik. Bahan pembungkus harddisk yang biasanya menjadi chase harddisk eksternal merupakan bahan yang tentan terhadap benturan.

Oleh karenannya, kamu perlu berhati-hati. Saat membeli hardisk biasanya akan mendapat sarung harddisk agar terlindung dari benturan. 

Itulah penjelasan seputar penyebab harddisk eksternal mudah cepat rusak. Sekarang membahas cara memperbaikinya.

Yang pertama kali harus dilakukan ialah mengeceknya dengan cara memasukkan harddisk eksternal ke port USB ke komputer/laptop. Jika sudah dimasukkan tetapi tidak terlihat pada Windows Explorer, maka tekan tombol “Windows+R” pada keyboard secara bersamaan.

Setelah itu akan muncul kotak dialog Query “Run”, ketiklah “diskmgmt.msc”. Proses ini dilakukan untuk membuka Disk Management lalu tekan enter untuk ke proses yang selanjutnya.

Meskipun tidak bisa terbaca, pada umumnya kalau membuka Disk Management maka harddisk tersebut akan terlihat. Pada Disk Management ini, bisa melakukan format, atur ulang konten dari partisi, dan ubah nama drive yang sebelumnya tidak terdeteksi.

Selain cara tersebut, masukkan harddisk eksternal ke dalam port USB yang berbeda. Apabiila sudah dipindah harddisk bisa terbaca pada Windows Explorer, dengan kata lain ini menandakan bahwa yang bermasalah adalah port USB yang sebelumnya.

Cek drive manager dengan cara menekan tombol “Windows” pada keyboard dan tuliskan “device manager” pada kolom pencarian, lalu tekan enter. Terakhir, kamu bisa memperbaikinya dengan cara search disk drive dan amati apakah ada tanda seru di sebelahnya, jika ada maka berarti masalah yang terjadi berkaitan dengan drive. Namun sebaliknya kalau yang bermasalah adalah drivenya, maka kamu cuma perlu install ulang driver USB.

 

 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)