Meta Beli Startup ARI untuk Memperkuat Ambisi AI Humanoidnya

Rahmat Jiwandono
Jumat 08 Mei 2026, 14:50 WIB
Logo Meta. (Sumber: Unsplash)

Logo Meta. (Sumber: Unsplash)

Techverse.asia - Meta telah mengakuisisi perusahaan rintisan atau startup robotika humanoid Assured Robot Intelligence (ARI) dengan nilai yang tidak diungkapkan. ARI adalah startup yang membangun kecerdasan buatan (AI) untuk robot guna "mengatasi tantangan kritis" di "pasar tenaga kerja bernilai tinggi."

Baca Juga: Qualcomm Ungkap 2 Chipset Baru dengan Teknologi Smooth Motion UI

ARI sudah mengerjakan perangkat keras (hardware) robot dan AI secara internal, tetapi seorang juru bicara mengatakan kepada Bloomberg bahwa ARI "akan membawa keahlian mendalam tentang bagaimana mereka dapat merancang model dan kemampuan mutakhir untuk kontrol robot dan pembelajaran mandiri hingga kontrol humanoid seluruh tubuh."

“Kami mengakuisisi Assured Robot Intelligence, sebuah perusahaan di garis depan kecerdasan robotik yang dirancang untuk memungkinkan robot memahami, memprediksi, dan beradaptasi dengan perilaku manusia di lingkungan yang kompleks dan dinamis,” kata juru bicara Meta kami kutip pada Jumat (8/5/2026).

Tim ARI, termasuk para pendirinya, akan bergabung dengan unit Meta AI, divisi penelitian Superintelligence Labs. Assured Robot Intelligence juga telah mengumpulkan pendanaan awal yang tidak diungkapkan dari perusahaan pendanaan awal AI AIX Ventures.

Baca Juga: Langganan WhatsApp Plus akan Segera Diluncurkan dengan Fitur-fitur Baru

Salah satu pendiri ARI Xiaolong Wang sebelumnya adalah seorang peneliti di Nvidia, dan profesor madya di UC San Diego, dengan sederet penghargaan bergengsi atas namanya. Pendiri lainnya adalah Lerrel Pinto, yang sebelumnya mengajar di NYU dan ikut mendirikan startup robot humanoid ukuran anak-anak Fauna Robotics sebelum Amazon mengakuisisinya bulan lalu, juga telah memenangkan serangkaian penghargaan bergengsi.

Dalam sebuah unggahan di X/Twitter, Xiaolon menyebutkan bahwa sejak awal, mereka tahu bahwa mencapai tujuan perusahaannya berarti melatih agen fisik yang benar-benar serbaguna. Ia melanjutkan bahwa mereka sekarang percaya agen tersebut akan berbentuk humanoid dan bahwa penskalaan akan datang dari pembelajaran langsung dari pengalaman manusia.

Dengan begitu, ARI akan membantu Meta dengan ambisi humanoidnya. Tim ini, yang dipimpin oleh Pinto dan Xiaolong, akan membawa keahlian mendalam tentang bagaimana kita dapat merancang model dan kemampuan terdepan untuk kontrol robot dan pembelajaran mandiri hingga kontrol humanoid seluruh tubuh.

Baca Juga: Tesla Pamerkan Prototipe Humanoid Optimus, Elon Musk: Harganya 20 Ribu Dollar

Para peneliti Meta telah mengerjakan teknologi robotika humanoid selama bertahun-tahun. Sebuah memo yang bocor setahun lalu membahas ambisi Meta untuk membangun robot semacam itu, termasuk model AI dan perangkat keras, yang ditujukan untuk konsumen.

Chief Technology Officer (CTO) Meta Andrew Bosworth mengatakan pada 2025 bahwa perusahaan tersebut bertujuan untuk menciptakan perangkat lunak (software) yang dapat dilisensikan oleh perusahaan lain, mirip dengan apa yang dilakukan Google dengan Android. “Perangkat lunak adalah hambatan utamanya,” katanya.

Ia mengatakan rencananya adalah memulai dengan mengembangkan software yang dapat menggerakkan tangan yang cekatan dan kemudian membangun teknologi dari sana.

Baca Juga: Meta Mengakuisisi Limitless: Startup Pembuat Liontin Bertenaga AI

Bahkan jika Meta tidak pernah merilis produk humanoid konsumen, banyak pakar AI saat ini percaya bahwa jalan menuju kecerdasan buatan umum (AGI) - titik teoretis di mana AI mencapai atau melampaui kecerdasan tingkat manusia di semua bidang - akan membutuhkan pelatihan model AI di dunia fisik, di mana robot belajar melalui interaksi langsung daripada hanya data.

Kesepakatan ARI dan Fauna mencerminkan persaingan ketat di industri yang lebih luas - di mana perkiraan sangat bervariasi, dari proyeksi Goldman Sachs sebesar US$38 miliar pad 2035 hingga perkiraan Morgan Stanley sebesar US$5 triliun pada 2050 - sebuah rentang yang mencerminkan potensi yang sangat besar dan ketidakpastian seputar teknologi yang masih mencari pijakannya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno24 Juni 2026, 15:13 WIB

ASUS ExpertBook B5 Flip G2: Laptop Konvertibel 360 Derajat yang Serbaguna

Laptop ini dirancang untuk perusahaan dan pendidikan.
ExpertBook B5 Flip G2. (Sumber: ASUS)
Lifestyle24 Juni 2026, 14:57 WIB

Louna Luncurkan Dual Arc dalam 2 Model Ukuran, Segini Harganya

Tumbler ini hadir untuk menjawab kebutuhan dalam memilih produk yang menemani aktivitas sehari-hari.
Louna Dual Arc. (Sumber: oxone)
Techno24 Juni 2026, 13:59 WIB

Meta Glasses Hadir dengan 3 Pilihan Model, Harganya Lebih Miring

Meta meluncurkan kacamata pintar yang lebih murah tanpa merek Ray-Ban.
Meta Glasses.
Techno24 Juni 2026, 13:25 WIB

Percepat Adopsi Agentic AI, Lintasarta Kolaborasi dengan Komunitas OpenClaw

Kolaborasi antara keduanya menjadi bagian dari upaya mendorong terbentuknya ekosistem AI yang berdaulat, inklusif, dan berkelanjutan.
Lintasarta x OpenClaw. (Sumber: istimewa)
Hobby24 Juni 2026, 13:15 WIB

Review Toy Story 5: Benarkah Gawai akan Menggantikan Mainan Tradisional?

Film ini dapat ditonton oleh segala usia.
Toy Story 5. (Sumber: Disney)
Techno24 Juni 2026, 11:36 WIB

Speaker Marshall Stockwell III Dijual Rp4 Jutaan, Masa Pakai 40 Jam

Speaker Stockwell menggunakan baterai yang dapat diganti dan tahan hingga dua kali lebih lama.
Marshall Stockwell III. (Sumber: Marshall)
Lifestyle24 Juni 2026, 11:09 WIB

Jack Purcell Kembali Melalui Waralaba Unggulan Utama Converse

Jack telah kembali, dan dia akan tetap di sini.
Converse Jack Purcell. (Sumber: Converse)
Techno23 Juni 2026, 17:13 WIB

Aplikasi Instagram Kini Tersedia di Samsung TV di Amerika Serikat

Kamu dapat menonton Reels dan Stories di TV dengan aplikasi ini.
Instagram di Samsung TV. (Sumber: Meta)
Lifestyle23 Juni 2026, 16:48 WIB

Gerai Pop-up Store Pertama LocknLock Resmi Buka di Ambarrukmo Plaza

LocknLock Hadirkan Pop Up Store Pertama di Yogyakarta.
Gerai pop-up store LocknLock di Plaza Ambarrukmo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Sumber: ist)
Techno23 Juni 2026, 15:01 WIB

Logitech Mobi Fold: Tetikus Lipat Ultra-Portabel Pertamanya

Perangkat ini tersedia dalam dua model yang bisa kamu pilih.
Logitech Mobi Fold. (Sumber: Logitech)