Techverse.asia - Canva menghadirkan AI Canva 2.0, menandai era baru kreasi yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) seiring dengan transformasi perusahaan menjadi sistem guna merampungkan beragam pekerjaan.
Didukung oleh lab AI canggih dari Canva, AI Canva 2.0 berhasil mengubah Canva menjadi platform berbasis agen percakapan yang memungkinkan tim mengembangkan ide sekaligus mengeksekusinya di satu tempat.
AI Canva 2.0 menghadirkan lapisan arsitektur baru yang canggih, yang mendefinisikan ulang seluruh proses desain, menjadikan ide lebih mudah diwujudkan dari sebelumnya. Hal ini menandai perubahan terbesar Canva sejak mengalihkan desain dari perangkat lunak desktop yang kompleks ke browser. Ini beberapa fiturnya.
Pertama, desain berbasis percakapan mampu mengeksekusi ide dari perintah bahasa alami atau dikte. Kreasi Anda tidak lagi terbatas pada halaman kosong atau template yang ideal. Cukup jelaskan ide, tujuan, atau struktur Anda secara umum, dan AI Canva akan menghasilkan desain yang sepenuhnya dapat diedit dan dilengkapi struktur, merek, serta layout dari awal.
Baca Juga: MyRepublic Air Hadir di Indonesia, Targetkan Beroperasi di 90 Kota
Kedua, orkestrasi agen menghadirkan AI yang mampu bekerja sama dengan Anda. Cukup jelaskan tujuan, bagikan sketsa awal, atau berikan ringkasan Anda, dan AI Canva akan mengeksekusi ide tersebut dalam satu percakapan. Di balik layar, lapisan orkestrasi baru mengintegrasikan seluruh rangkaian alat Canva untuk mengubah ide menjadi hasil yang utuh.
Sistem ini mampu memahami maksud Anda, memilih alat yang tepat, dan mengoordinasikannya untuk mengkreasikan semua yang Anda perlukan dalam format apa pun. Tuliskan perintah seperti, “buat rencana kampanye multiplatform untuk peluncuran produk musim panas terbaru kami” dan alat ini akan menghasilkan semuanya, yang siap untuk Anda optimalkan atau langsung dipublikasikan.
Ketiga, kecerdasan berbasis objek memungkinkan pengeditan akurat tanpa harus memulai ulang dari awal. Minta AI Canva untuk mengubah sesuatu, dan alat ini hanya akan mengedit elemen tersebut. Ganti gambar, sesuaikan judul, atau perbaiki font tanpa mengubah elemen lain.
Berkat dukungan Model Desain dasar dari Canva, semua hasil kreasi AI Canva 2.0 akan tetap terstruktur dan dapat sepenuhnya diedit, seolah-olah hasilnya dibuat di editor dari nol. Tim dapat langsung berkontribusi untuk bekerja sama, memberikan komentar, dan melakukan iterasi seiring transformasi hasil kerja.
Baca Juga: Canva Membawa Kreasi Desain Langsung ke ChatGPT
Keempat, memori lestari menjadi semakin cerdas saat Anda gunakan. Dengan memori persisten, AI Canva memahami cara Anda bekerja, sehingga mampu menjaga konsistensi merek di setiap proyek, menerapkan gaya Anda secara otomatis, dan berevolusi seiring waktu.
Fungsi ini akan belajar dari hasil kerja Anda serta beradaptasi dengan preferensi dan tujuan Anda beserta tim, sehingga akan semakin membantu setiap kali digunakan. Personalisasi fungsi ini dengan desain Anda yang ada untuk menghasilkan pustaka memori kustom dan profil “Tentang Saya” yang akan senantiasa menyesuaikan pengalaman Anda.
Kelima, penjadwalan bekerja secara otomatis. Tetapkan tugas sekali saja, dan AI Canva akan menjalankannya secara otomatis di latar belakang, bahkan saat Anda offline. Buat serangkaian konten media sosial lengkap, yang disesuaikan untuk setiap platform dan diterjemahkan ke dalam sepuluh bahasa terpopuler di Amerika Serikat.
Keenam, riset web menghadirkan statistik langsung ke pekerjaan Anda. Jalankan riset sesuai kebutuhan atau jadwalkan di latar belakang, dan AI Canva akan mengumpulkan dan menyusun informasi dari seluruh web.
Baca Juga: Canva Rilis Koleksi Marvel Anyar Menjelang Event Comic-Con
Mulai dari proposal bisnis hingga eksplorasi pasar, semuanya akan dihadirkan ke dalam desain Anda sebagai konten yang terstruktur dan dapat diedit, yang siap untuk diperbaiki dan dibagikan.
Ketujuh, informasi merek memastikan setiap desain selalu diawali dan disesuaikan untuk menjaga konsistensi merek. Cukup hubungkan data Anda atau jelaskan apa yang Anda butuhkan, dan AI Canva akan otomatis menerapkan font, warna, serta gaya Anda ke setiap desain.
Terakhir, kini dengan impor HTML, Canva menghadirkan salah satu format AI yang paling berkembang pesat. Tidak perlu lagi membuat ulang kode untuk setiap perubahan. Kini bisa memasukkan file HTML atau pengalaman buatan AI apa pun ke dalam Canva dan mengeditnya dengan editor visual Canva, tanpa perlu membuatnya ulang.
Setelah itu, semua prosesnya akan berlangsung di satu tempat. Tambahkan formulir untuk mengumpulkan tanggapan di Canva Sheets, masukkan elemen interaktif dalam presentasi, atau lakukan publikasi ke domain Anda sendiri dengan perlindungan SSO.
Baca Juga: Apple Creator Studio: Aplikasi Edit Kreatif untuk iPhone, iPad, dan Mac

















