ChatGPT Menawarkan Paket Pro Baru Seharga Rp1,7 Juta per Bulan

Rahmat Jiwandono
Selasa 14 April 2026, 17:23 WIB
ChatGPT Pro. (Sumber: OpenAI)

ChatGPT Pro. (Sumber: OpenAI)

Techverse.asia - OpenAI pada minggu kemarin telah resmi mengumumkan versi baru langganan ChatGPT Pro yang berharga US$100 per bulan atau setara dengan Rp1,7 jutaan, yang berada di antara paket Plus US$20 atau sekitar Rp342 ribu per bulan dan paket Pro US$200 atau sekitar Rp3,4 jutaan per bulan.

Baca Juga: Huawei Pura X Max Bakal Debut di China pada 20 April 2026, Desain dan Warnanya Terungkap

Hingga saat ini, paket-paket tersebut dihargai sebagai berikut: gratis (yang sekarang termasuk iklan), paket Go US$8 atau setara dengan Rp130 ribuan per bulan (yang juga termasuk iklan), paket Plus seharga Rp340 ribuan bulan (bebas iklan), dan hingga paket Pro seharga Rp3,4 jutaan (juga bebas iklan).

Tingkat Pro yang baru itu disebut menawarkan penggunaan alat pengkodean Codex yang mana "lima kali lebih banyak" daripada langganan Plus per bulan dan juga diklaim "paling cocok untuk sesi Codex yang lebih lama dan membutuhkan usaha tinggi."

Tampaknya perusahaan tersebut mencoba menantang opsi Claude $100 per bulan dari Anthropic. “Paket Pro baru seharga Rp1,7 juta ini kami rancang untuk memberi pengembang kapasitas pengkodean yang lebih praktis dengan harga yang sesuai, terutama selama sesi kerja intensif di mana batasan sangat penting,” kata juru bicara OpenAI kami kutip, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: Kemitraan Anthropic x Microsoft Hadirkan Model AI Claude ke Azure

Menurut OpenAI, kalau dibandingkan dengan Claude Code, Codex miliknya memberikan kapasitas pengkodean lebih banyak per dolar di seluruh paket berbayar, dengan perbedaan yang paling jelas terlihat selama penggunaan pengkodean aktif.

Lantas apa perbedaan antara dua paket Pro yang ditawarkan oleh OpenAI? Versi yang termahal memang menawarkan empat kali lipat Codex. Kendati begitu, pengguna juga akan mendapatkan alat dan model canggih yang sama dengan paket ChatGPT Pro terbaru tersebut, menurut halaman produk OpenAI.

Untuk mendorong pengguna untuk bergabung, mereka akan menawarkan dua kali lipat Codex untuk waktu terbatas, atau sepuluh kali lipat dari yang didapatkan dengan paket ChatGPT Plus.

Baca Juga: OpenAI Resmi Luncurkan GPT-5 untuk Semua Pengguna ChatGPT

Perlu diketahui bahwa tidak satu pun dari paket tersebut menawarkan penggunaan tanpa batas. Namun, paket tertinggi menawarkan batasan 20 kali lebih tinggi daripada Plus.

Pembuat model menjanjikan dalam kolom FAQ-nya bahwa ini cukup untuk mendukung alur kerja pengguna yang paling menuntut secara terus menerus, bahkan di seluruh proyek paralel. Kedua paket Pro itu sejatinya menawarkan fitur inti yang sama. Perbedaan utamanya adalah batasan kecepatannya saja.

Juru bicara OpenAI juga mengatakan bahwa lebih dari tiga juta orang di seluruh dunia menggunakan Codex setiap minggu, meningkat hingga lima kali lipat dalam tiga bulan terakhir, dengan pertumbuhan penggunaan lebih dari 70 persen dari bulan ke bulan.

Baca Juga: Anthropic Rilis Opus 4.5 dengan Integrasi Chrome dan Excel Baru

Dengan peluncuran GPT 5.2 akhir tahun lalu dan GPT-5.3-Codex pada Februari tahun ini, OpenAI sendiri secara signifikan meningkatkan kecepatan dan kemampuan penalaran Codex, memberikan pilihan sulit bagi pengembang antara ChatGPT dan Claude Opus.

Akan tetapi, terdapat kendala bagi banyak pengguna tingkat lanjut adalah harga ChatGPT sebesar US$200 per bulan - jadi OpenAI tentu berharap rencana baru ini akan meyakinkan mereka yang masih ragu untuk beralih.

Baca Juga: Telkomsel x OpenAI Umumkan Paket Data ChatGPT Go, Harganya Lebih Terjangkau

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Techno

Toko Aplikasi Kini Ada di Dalam ChatGPT

Selasa 23 Desember 2025, 17:40 WIB
Toko Aplikasi Kini Ada di Dalam ChatGPT
Berita Terkini
Techno08 Mei 2026, 20:32 WIB

Intel Hadirkan Prosesor Core Series 3, Siap Mendukung Pemakaian AI

Prosesor ini menghadirkan fitur-fitur canggih dan arsitektur terbaru Intel untuk pembeli yang mengutamakan perangkat komersial dan perangkat edge yang penting.
Intel Core Series 3. (Sumber: Intel)
Techno08 Mei 2026, 19:11 WIB

Mantle, Bybit, dan Fluxion Bawa Tokenisasi Ekuitas xStocks ke Standar Institusional

Mantle memposisikan dirinya sebagai lapisan distribusi dan gerbang utama bagi institusi dan TradFi untuk terhubung dengan likuiditas on-chain dan mengakses aset dunia nyata.
Mantle x Bybit x Fluxion. (Sumber: istimewa)
Techno08 Mei 2026, 18:07 WIB

OpenAI Merilis GPT-5.5 Instant, Model Default Baru untuk ChatGPT

Model default baru ChatGPT ini diklaim lebih faktual dan lebih baik dalam personalisasi.
GPT-5.5 Instant. (Sumber: OpenAI)
Techno08 Mei 2026, 17:43 WIB

Huawei MatePad Pro Max: Tablet 13 Inci Paling Tipis dan Ringan di Segmennya

Tablet andalan ultra-tipis yang menetapkan penanda aras baharu bagi produktivitas.
Huawei MatePad Pro Max.
Techno08 Mei 2026, 17:05 WIB

Logitech Rilis G512 X, Tersedia dalam Layout 75 dan 98 Tombol

Simak lebih jauh mengenai spesifikasi lengkap dari keyboard gaming baru ini.
Logitech G512 X. (Sumber: Logitech)
Techno08 Mei 2026, 15:16 WIB

Realme Buds T500 Pro Dijual Seharga Rp499 Ribu, Punya Fitur Terjemahan Langsung

Inovasi audio dengan desain unik dan performa premium.
Realme Buds T500 Pro. (Sumber: realme)
Techno08 Mei 2026, 14:50 WIB

Meta Beli Startup ARI untuk Memperkuat Ambisi AI Humanoidnya

Kedua perusahaan tidak mengungkapkan detail keuangan akuisisi tersebut.
Logo Meta. (Sumber: Unsplash)
Techno08 Mei 2026, 14:31 WIB

Qualcomm Ungkap 2 Chipset Baru dengan Teknologi Smooth Motion UI

Dua chipset ini ditujukan untuk ponsel pintar dengan harga terjangkau seperti: Honor, Redmi, Oppo, dan Realme.
Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5 (kanan). (Sumber: Qualcomm)
Techno07 Mei 2026, 20:13 WIB

Harga dan Spek Lengkap Realme C100x dan C100i di Indonesia

Dua gawai ini menjanjikan masa baterai yang awet sepanjang hari.
Realme C100 Series. (Sumber: Realme)
Culture07 Mei 2026, 18:25 WIB

Pendidikan Khas Kejogjaan akan Diimplementasikan Mulai PAUD-SMA

Nilai-nilai utama yang diusung dalam PKJ bersifat inklusif dan kolaboratif.
Mata pelajaran Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ). (Sumber: istimewa)