OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Bukan untuk Diagnosis Penyakit

Rahmat Jiwandono
Senin 12 Januari 2026, 18:17 WIB
ChatGPT Health. (Sumber: OpenAI)

ChatGPT Health. (Sumber: OpenAI)

Techverse.asia - OpenAI meluncurkan fitur baru untuk chatbot AI-nya yang disebut ChatGPT Health. Fitur baru ini adalah tab terisolasi (sandbox) di dalam ChatGPT yang dirancang agar pengguna dapat mengajukan pertanyaan terkait dengan kesehatan mereka dalam lingkungan yang lebih aman dan personal, dengan riwayat obrolan dan fitur memori terpisah dari bagian ChatGPT lainnya.

Menurut OpenAI, banyak orang sudah menggunakan ChatGPT untuk bertanya tentang masalah medis; OpenAI mengklaim bahwa lebih dari 230 juta orang di seluruh dunia telah mengajukan pertanyaan tentang kesehatan dan kebugaran di pelantar tersebut setiap minggunya.

Bahkan selama dua tahun terakhir, ChatGPT telah bekerja sama dengan lebih dari 260 dokter untuk memberikan umpan balik pada output model lebih dari enam ratus ribu kali di lebih dari 30 area fokus, untuk membantu membentuk respons produk.

Baca Juga: Honor Magic 8 Pro Diniagakan di Inggris, Bawa Kamera Bertenaga AI Canggih

“ChatGPT dapat membantu kamu (dalam) memahami hasil tes terbaru, mempersiapkan janji temu dengan doktermu, mendapatkan saran tentang cara mendekati diet dan rutinitas olahraga, atau memahami pertimbangan dari berbagai pilihan asuransi berdasarkan pola perawatan kesehatan,” klaim OpenAI dalam postingan blog tersebut dilihat Techverse.asia, Senin (12/1/2026).

Perusahaan juga mencatat bahwa akan ada perlindungan privasi tambahan untuk ruang terpisah ini di dalam ChatGPT, dan mengatakan bahwa mereka tidak akan menggunakan percakapan yang dilakukan di Health untuk melatih model dasar.

Kendati demikian, ChatGPT Health saat ini berada dalam tahap pengujian, dan ada beberapa pembatasan regional mengenai aplikasi kesehatan mana yang dapat dihubungkan ke pelantar perusahaan kecerdasan buatan tersebut.

Baca Juga: OpenAI x Disney: Hadirkan Ratusan Karakter ke Sora dan ChatGPT

Untuk saat ini, ChatGPT Health mengharuskan pengguna untuk mendaftar ke daftar tunggu (waiting list) untuk meminta akses, karena dimulai dengan kelompok beta pengguna awal, tetapi produk ini akan diluncurkan secara bertahap kepada semua pengguna terlepas dari tingkat langganan.

Perusahaan pun memastikan untuk menyebutkan dalam postingan blog bahwa ChatGPT Health "tidak dimaksudkan untuk diagnosis atau pengobatan." Pasalnya, tidak ada bagian dari ChatGPT, atau chatbot kecerdasan buatan lainnya, yang memenuhi syarat untuk memberikan nasihat medis apa pun.

Pelantar baru ini tidak hanya mampu membuat pernyataan yang sangat salah dan berbahaya, tetapi memasukkan informasi pribadi dan rahasia seperti itu ke dalam chatbot umumnya bukanlah praktik yang direkomendasikan.

Meski begitu, mereka tidak dapat sepenuhnya mengontrol bagaimana orang akhirnya menggunakan kecerdasan buatan ketika pengguna meninggalkan obrolan.

Baca Juga: OpenAI Resmi Luncurkan GPT-5 untuk Semua Pengguna ChatGPT

Dalam aplikasi ChatGPT Health, kecerdasan buatan mungkin merujuk pada hal-hal yang telah didiskusikan dalam pengalaman standarnya. Misalnya, jika pengguna meminta bantuan ChatGPT untuk menyusun rencana latihan maraton, maka AI akan mengetahui bahwa kamu seorang pelari ketika mulai berbicara di aplikasi ini tentang tujuan kebugaranmu.

Perusahaan juga ikut mendorong pengguna untuk menghubungkan catatan medis pribadi mereka dan aplikasi kesehatan mereka, seperti Apple Health, Peloton, MyFitnessPal, Weight Watchers, dan Function, “guna mendapatkan respons yang lebih personal dan berdasarkan data yang akurat terhadap pertanyaan mereka.”

Hal itu menunjukkan perlunya menghubungkan catatan medis agar ChatGPT dapat menganalisis hasil laboratorium, ringkasan kunjungan, dan riwayat klinis; MyFitnessPal dan Weight Watchers untuk panduan makanan; Apple Health untuk data kesehatan dan kebugaran, termasuk “pola gerakan, tidur, dan aktivitas”; dan Function untuk wawasan tentang tes laboratorium.

Baca Juga: Apple Health Study Resmi Dilansir, Bisa Diunduh di Research

Sementara itu, di bidang catatan medis, OpenAI telah bermitra dengan b.well, yang akan menyediakan integrasi back-end bagi pengguna untuk mengunggah catatan medis mereka, karena perusahaan tersebut bekerja sama dengan sekitar 2,2 juta penyedia layanan kesehatan.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait
Techno

Toko Aplikasi Kini Ada di Dalam ChatGPT

Selasa 23 Desember 2025, 17:40 WIB
Toko Aplikasi Kini Ada di Dalam ChatGPT
Berita Terkini
Hobby24 April 2026, 18:15 WIB

Daftar Nama Pelatih Tim Nasional E-Sports Indonesia untuk ENC 2026

Mereka akan mengatur seleksi pemain dan membentuk tim di berbagai judul game berbasis tim terkemuka.
Pengumuman daftar pelatih tim nasional e-sports Indonesia di ENC 2026.
Techno24 April 2026, 17:15 WIB

Impact.com x Youtube: Bantu Dongkrak Pendapatan bagi Kreator dan Merek

Integrasi memberi merek cara langsung untuk menemukan kreator, mengaktifkan sponsor, dan mengukur kinerja menggunakan data pihak pertama yang tepercaya.
Impact.com x Youtube. (Sumber: istimewa)
Startup24 April 2026, 17:01 WIB

4 Startup Indonesia Ikut Berpartisipasi di Event Sushi Tech Tokyo 2026

Tujuannya agar bisa memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat global.
Sushi Tech Tokyo 2026. (Sumber: istimewa)
Techno24 April 2026, 15:30 WIB

Dyson Supersonic Travel: Pengering Rambut yang Mudah Dibawa Kemana Saja

Dengan kompatibilitas tegangan universal, mesin ini cocok untuk mereka yang menginginkan penataan rambut cepat di mana pun berada.
Dyson Supersonic Travel. (Sumber: Dyson)
Automotive24 April 2026, 15:12 WIB

Tiket OTS untuk IMX 2026 Prambanan Masih Tersedia, Dimeriahkan Arbie Seo

Dalam event otomotif ini juga akan ada peluncuran lagu tema yang berjudul "Big Bang IMX."
IMX 2026 di Candi Prambanan. (Sumber: istimewa)
Techno24 April 2026, 14:11 WIB

Oppo Enco Clip 2 Punya 2 Pilihan Warna yang Kontras

Earbud ini menampilkan desain modis dan penyetelan suara oleh Dynaudio.
Oppo Enco Clip 2. (Sumber: dok. oppo)
Lifestyle24 April 2026, 13:58 WIB

Dickies x Harley Davidson Kembali dengan Merilis Koleksi “Built to Outlast”

Koleksi edisi terbatas kedua ini memberikan penghormatan kepada mereka yang dikenal telah meninggalkan jejak.
Dickies x Harley Davidson. (Sumber: Dickies)
Techno24 April 2026, 13:44 WIB

Realme C100 Segera Masuk ke Indonesia, Bawa Konsep Blooming Design

Realme C100 Series hadir dengan kombinasi daya tahan baterai luar biasa.
Realme C100 warna Glory White.
Automotive23 April 2026, 17:26 WIB

Hyundai IONIQ 3 Mengaspal di Eropa, Tersedia 2 Pilihan Baterai

Anggota terbaru dari jajaran IONIQ menjadikan mobilitas listrik lebih intuitif, nyaman, dan relevan untuk kebutuhan sehari-hari di Eropa.
Hyundai IONIQ 3. (Sumber: Hyundai)
Techno23 April 2026, 17:03 WIB

Langganan WhatsApp Plus akan Segera Diluncurkan dengan Fitur-fitur Baru

Fitur berbayar tersebut meliputi stiker eksklusif, obrolan yang disematkan, tema aplikasi, dan banyak lagi.
Pelanggan WhatsApp Plus akan mendapatkan akses ke paket stiker premium. (Sumber: istimewa)