Techverse.asia - MyRepublic Indonesia pada minggu ini telah mengumumkan kehadiran dari layanan Fixed Wireless Access (FWA) terbaru yang disebut MyRepublic Air. Peluncuran ini menandai langkah strategis perusahaan terkait memperluas akses internet ke daerah di luar kota-kota besar.
MyRepublic Air sendiri telah dinyatakan berhasil dalam Uji Layak Operasi (ULO) di sembilan zona Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang memastikan kesiapan jaringan dan kualitas layanan untuk dipakai secara komersial oleh masyarakat.
Baca Juga: Pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 Dibuka Mulai 28 April 2026
Dari total sebanyak 180 kota yang masuk dalam target tahap awal, setengahnya sudah dipersiapkan secara infrastruktur yang lantas akan segera siap untuk go commercial secara bertahap. Hingga kini, layanan tersebut sudah bisa dipesan di empat kota seperti Bandar Lampung, Pekanbaru, Bali, dan Makassar.
"Kami juga akan melakukan perluasan ke wilayah Region 2 (Sumatra, Bali dan Nusa Tenggara) dan Region 3 (Kalimantan dan Sulawesi) secara bertahap," kata Chief Sales and Marketing MyRepublic Indonesia Iman Syahrizal.
Menurut Iman, upaya itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memberi layanan konektivitas yang lebih merata, dengan menghadirkan layanan internet cepat dan stabil bagi masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia yang sebelumnya terkendala akses jaringan internet.
"Peluncuran MyRepublic Air merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mendukung pemerataan digital di Tanah Air," ujarnya.
Baca Juga: Telkomsel Meluncurkan Indihome Karaoke, Berikan Pengalaman Menyanyi yang Interaktif
Ia percaya akses internet bukan lagi sekadar kebutuhan, namun fondasi untuk membuka peluang. Layanan ini, diharapkannya bisa membuat lebih banyak masyarakat Indonesia terhubung, berkembang, dan berpartisipasi dalam ekonomi digital tanpa batasan lokasi.
Adapun cara untuk registrasi MyRepublic Air, calon pelanggan harus melakukan pra-registrasi terlebih dahulu. Caranya sangat mudah yakni dengan membuka situs resmi myrepublic.co.id/air.
Dengan begitu, perusahaan kembali menegaskan komitmen mereka untuk terus menyuguhkan layanan internet yang harganya terjangkau, dapat diandalkan, dan merata, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung percepatan digitalisasi Indonesia.
Dari segi teknologi, keberhasilan lewat tahap ULO juga mencerminkan standar kualitas jaringan yang tinggi. Chief Technology Officer (CTO) MyRepublic Indonesia Hendra Gunawan menambahkan bahwa aspek keandalan menjadi prioritas utamanya dalam mengembangkan layanan itu.
Baca Juga: Harga Berlangganan Layanan Internet Starlink
"Untuk kami, kualitas jaringan internet enggak hanya melulu tentang kecepatan, tapi juga soal konsistensi dan keandalan. Keberhasilan lulus ULO tersebut menjadi bukti riil bahwa kami dibangun dengan standar tinggi, sehingga siap memberikan pengalaman internet yang stabil bagi pelanggan di mana saja," kata dia.
Kehadiran MyRepublic Air sebagai akses internet rakyat juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional. Dengan memperluas akses internet ke lebih banyak daerah, layanan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital, termasuk pemberdayaan UMKM serta peningkatan akses pendidikan berbasis digital.
Sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin seamless, MyRepublic Indonesia juga memperkuat ekosistem layanannya melalui kolaborasi dengan PT Rintis Sejahtera sebagai pengelola Jaringan Prima.
Baca Juga: Indosat x Nvidia Berambisi Beri Layanan AI hingga Pelosok Indonesia
Kolaborasi ini memungkinkan pelanggan menikmati proses pembayaran yang lebih praktis, aman, dan fleksibel melalui berbagai kanal populer, mulai dari virtual account bank seperti BCA dan Mandiri, hingga platform digital seperti Tokopedia, Blibli, dan Bank Syariah Indonesia.
Vice President Director PT Rintis Sejahtera Suryono Hidayat, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah MyRepublic Indonesia dalam menghadirkan inovasi layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Jaringan Prima dalam mendukung ekosistem pembayaran digital yang semakin terintegrasi, sekaligus memberikan kemudahan transaksi yang aman dan efisien bagi pelanggan," ujar Suryono.
Baca Juga: Telkomsel Siap Adopsi Teknologi WiFi 7 di Indonesia, Internet Bakal Ngebut
















