Tarif Langganan Spotify Premium di 3 Negara Ini akan Naik Mulai Februari 2026

Rahmat Jiwandono
Kamis 22 Januari 2026, 16:26 WIB
Spotify. (Sumber: freepik)

Spotify. (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Harga langganan Spotify Premium akan naik lagi bagi pengguna di Amerika Serikat (AS), menandai kenaikan harga ketiga sejak 2023. Harga paket bulanan naik dari US$12 (Rp200 ribuan) per bulan menjadi US$13 (Rp219 ribu) per bulan, mulai Februari besok. Itu berarti harga paket premium naik dari US$1 menjadi US$2.

Baca Juga: Motorola Luncurkan Moto Sound Flow dan Moto Tag 2

Kenaikan tarif Spotify Premium tak hanya diberlakukan di Negeri Paman Sam, namun pengguna Premium di Estonia dan Latvia juga akan segera menerima email yang memberitahukan bahwa mereka akan membayar lebih banyak untuk tagihan bulan Februari mereka.

“Pembaruan harga berkala di seluruh pasar kami mencerminkan nilai yang diberikan Spotify, memungkinkan kami untuk terus menawarkan pengalaman terbaik dan menguntungkan para artis,” kata perusahaan tersebut dalam sebuah postingan blog seperti dilihat Techverse.asia, Kamis (22/1/2026).

Dalam email yang dikirimkan kepada pelanggan, Spotify membenarkan kenaikan harga tersebut untuk terus memberikan "pengalaman yang hebat."

Baca Juga: Spotify Audiobooks Plus Sekarang Tersedia untuk Beberapa Pelanggan Premium

Meski ada kenaikan tatif, tahun lalu, Spotify melaporkan telah membayar US$10 miliar kepada pemegang hak cipta musik pada 2024. Kendati demikian, perlu dicatat bahwa beberapa penulis lagu yang dinominasikan Grammy memboikot acara penghargaan yang diselenggarakan Spotify untuk memprotes dugaan penurunan royalti yang diterima penulis lagu dari pemutaran lagu di Spotify.

Di sisi lain, paket pelajar juga naik dari US$6 (Rp100 ribuan) menjadi US$7 (Rp117 ribuan). Sedangkan, paket Duo sekarang akan dikenakan biaya US$19 (Rp320 ribuan) per bulan, bukan US$17, sementara paket Family (Keluarga) akan dikenakan biaya US$22 (Rp371 ribu), naik US$2 dari harga sebelumnya US$20.

Pada November 2025, Financial Times telah melaporkan bahwa platform streaming audio tersebut akan menaikkan harga di AS pada kuartal pertama tahun 2026. Menurut laporan tersebut, analis dari JPMorgan memperkirakan bahwa kenaikan ini dapat meningkatkan pendapatan Spotify sebesar US$500 juta.

Perusahaan pun telah melakukan kenaikan serupa di pasar seperti Inggris dan Swiss tahun lalu.

Baca Juga: Spotify Menambahkan Fitur Prompted Playlist, Baru Tersedia di Selandia Baru

Spotify pertama kali menaikkan harga di AS pada 2023, dari US$10 per bulan menjadi US$11 per bulan. Lantas pada Juni 2024, mereka menaikkan harga lagi sebesar US$1 per bulan untuk paket berlangganan individu.

Perusahaan ini memiliki lebih dari 281 juta pengguna berbayar di seluruh dunia, dan 25 persen di antaranya berasal dari kawasan Amerika Utara, menurut hasil kuartal ketiga tahun (Q3) 2025.

Kenaikan harga terbaru ini mungkin akan menjadi pukulan bagi siapa pun yang mengingat 12 tahun kejayaan di mana Spotify tidak mengubah harga sama sekali.

Pada akhir tahun lalu, Spotify juga telah menaikkan harga langganan Premium untuk banyak pelanggan internasionalnya, di berbagai pasar seperti di Timur Tengah, Afrika, Eropa, Amerika Latin, hingga ke kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga: Tarif Langganan Youtube TV Akan Naik 12 Persen, Ini Penyebabnya

Saat itu, biaya berlangganan bulanan mereka akan naik dari 11 Euro atau sekitar Rp200 ribuan menjadi 12 Euro atau setara dengan Rp226 ribu di negara-negara yang tidak disebutkan.

Kenaikan harga ini terjadi setelah laporan pendapatan kasar Spotify, ketika platform tersebut gagal guna memenuhi ekspektasi pendapatan, menyebabkan harga sahamnya turun 11 persen, menghapus kapitalisasi pasar perusahaan sebesar US$16 miliar.

Dalam panggilan pendapatan yang sesuai dengan investor, CEO Spotify Daniel Ek menyatakan bahwa ia tidak puas dengan kinerja perusahaan saat ini, tetapi tetap yakin dengan ambisi yang mereka tetapkan untuk bisnis ini. Saham Spotify pun naik lima persen dalam perdagangan pra-pasar setelah mengumumkan kenaikan harga.

Baca Juga: Gila! Harga Langganan X Premium Plus Kini Naik Drastis hingga 37,5%

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)