Valve Resmi Umumkan Headset VR Steam Frame, Rilis Tahun 2026

Rahmat Jiwandono
Jumat 14 November 2025, 14:53 WIB
Headset VR Valve Steam Frame (tengah) dan perangkat pengontrolnya. (Sumber: Valve)

Headset VR Valve Steam Frame (tengah) dan perangkat pengontrolnya. (Sumber: Valve)

Techverse.asia - Valve baru saja melansir headset VR (virtual reality) terbarunya, Steam Frame. Ini adalah headset VR Valve yang telah lama dirumorkan, sebelumnya diberi nama sandi Deckard. Valve Steam Frame akan tersedia mulai tahun depan.

Steam Frame memiliki fitur optimasi yang disebut Foveated Streaming. Valve menjelaskan, fitur ini menggunakan pelacakan mata berlatensi rendah (didukung oleh dua kamera internal) untuk mengoptimalkan detail gambar ke mana pun mata memandang.

Perusahaan mengklaim bahwa fitur itu dapat menawarkan peningkatan kualitas gambar dan bandwidth efektif 10 kali lipat. Foveated Streaming tersebut dikatakan berfungsi untuk setiap gim di pustaka Steam.

Baca Juga: Meta Memperkenalkan Quest 3S: Headset Virtual Reality yang Harganya Lebih Murah

Headset VR ini memiliki panel LCD ganda 2160 x 2160 piksel dengan kecepatan refresh hingga 144Hz, bidang pandang hingga 110 derajat, dan jangkauan target IPD 60-70 milimeter (mm). Valve menambahkan bahwa lensa pancake khusus yang tipis dan ringan memberikan ketajaman dari ujung ke ujung dan kotak mata yang besar.

Sementara lebar maksimum untuk kacamata adalah 140 mm. Untuk audionya sendiri, Steam Frame memiliki dua speaker stereo di setiap sisi dengan dukungan audio fidelitas tinggi. Speaker di setiap sisi diarahkan ke arah yang berlawanan untuk meredam getaran yang dapat memengaruhi sistem pelacakan.

Tak ketinggalan, Valve Steam Frame punya empat kamera monokrom beresolusi tinggi untuk pelacakan pengontrol dan headset - menggunakan pelacakan dari dalam ke luar. Terdapat juga LED inframerah di bagian luar perangkat yang dapat membantu mendukung pelacakan di lingkungan yang gelap.

Valve Steam Frame.

Dukungan passthrough monokrom pun disematkan pada perangkat ini. Steam Frame sendiri adalah headset nirkabel 'streaming-first' dan dapat langsung memainkan gim setelah memakainya. Headset ini mendukung gim berbasis VR dan layar datar.

Baca Juga: Vivo X300 Series Segera Rilis di Indonesia, Tersedia Juga Pro Photography Kit

Valve juga membuat adaptor nirkabel 6GHz plug-and-play yang dapat dimasukkan ke PC (atau Steam Machine) si pemain. Namun begitu, mereka tidak memerlukan PC untuk bermain gim di Steam Frame, karena dapat menjalankan permainan sebagai perangkat mandiri.

Tentang performanya, Valve Steam Frame ditanamakan chipset Snapdragon 8 Gen 3, RAM 16GB, dan penyimpanan UFS internal hingga 1TB. Selain itu, ada slot kartu microSD, serta dukungan untuk Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.3. Tentu saja, headset VR ini berjalan pada software SteamOS.

Seperti halnya Steam Deck dan Steam Machine, akan ada program terverifikasi Steam Frame, sehingga pemain dapat melihat sekilas permainan mana yang akan berjalan di Steam Frame dalam mode mandiri.

Valve Steam Frame menggunakan baterai Li-ion 21,6 Wh yang dapat diisi ulang. Terdapat satu porta USB-C 2.0 di bagian belakang yang dapat dipakai untuk pengisian daya dan transfer data. Pemain dapat mengisi ulang baterai hingga 45 W, tetapi belum diketahui berapa lama baterai Steam Frame akan bertahan setelah sekali pengisian daya penuh.

Baca Juga: HTC Meluncurkan Headset MR Vive Focus Vision, Harganya Rp15 Jutaan

Baterainya terletak di bagian belakang headstrap. Jadi, pemain tidak perlu lagi menggunakan baterai eksternal yang terhubung ke sistem dengan kabel yang mengganggu. Mereka juga dapat mengganti headstrap standar (yang terintegrasi dengan driver audio) dengan opsi lain, mungkin dengan baterai yang lebih besar.

Meskipun baterainya terpasang di headstrap, Valve mengatakan bahwa Steam Frame hanya memiliki berat kurang dari 450 gram, yaitu 440 gram. Modul inti - bagian depan - berbobot 185 gram dan tali pengikatnya berbobot 245 gram.

Lebih lanjut, Steam Frame akan mendukung gim Android. Tampaknya Valve berharap para pengembang (developer) yang membuat gim dan pengalaman realitas virtual untuk headset berbasis Android akan membawanya ke Steam.

Baca Juga: Binus University Hadirkan Wisata ke Candi Borobudur Jalur Headset VR

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno12 Desember 2025, 19:39 WIB

TicNote Pods: Earbud Pencatat Catatan Bertenaga AI 4G Pertama di Dunia

Earbud ini tersedia dalam dua kelir dan harganya hampir mencapai Rp5 juta.
TicNote Pods. (Sumber: Mobvoi)
Hobby12 Desember 2025, 19:15 WIB

Sinopsis Film Para Perasuk, Ini Daftar Para Pemainnya

Ini adalah film terbaru garapan Wregas Bhanuteja, tapi belum diungkap tanggal rilisnya untuk 2026 mendatang.
Poster film Para Perasuk. (Sumber: istimewa)
Techno12 Desember 2025, 18:00 WIB

Instagram Beri Kendali Atas Algoritma Konten yang Muncul di Reels

Instagram akan memungkinkan penggunanya untuk mengontrol topik mana yang direkomendasikan oleh algoritmanya.
Pengguna bisa mempersonalisasi algoritma Reels yang muncul di Instagram. (Sumber: Instagram)
Lifestyle12 Desember 2025, 17:21 WIB

ASICS Hadirkan Sepatu Padel Sonicsmash FF, Ringan dan Terasa Lebih Lincah

Sepatu padel baru tersebut untuk membuat kecepatan terasa mudah.
ASICS Sonicsmash FF adalah sepatu khusus untuk padel. (Sumber: ASICS)
Techno12 Desember 2025, 15:16 WIB

Jenius x Zurich Luncurkan 2 Proteksi Perjalanan untuk Liburan yang Aman

Jenius adalah aplikasi perbankan digital.
Dua produk proteksi hasil kolaborasi Jenius x Zurich. (Sumber: Jenius)
Startup12 Desember 2025, 15:03 WIB

TransTRACK Raih Halal Logistics Excellence Award

Penghargaan ini didapat dari Halal Development Corporation Berhard pada World Halal Excellence Awards 2024 di Johor, Malaysia.
CEO TransTrack Anggie Meisesari saat menerima Halal Logistics Excellence Award. (Sumber: istimewa)
Techno12 Desember 2025, 14:50 WIB

Samsung Galaxy Watch Mendukung Pembayaran QRIS Tap di Aplikasi myBCA

QRIS Tap myBCA Hadir di Samsung Galaxy Watch, Bertransaksi Kian Praktis.
Transaksi pakai QRIS Tap myBCA kini bisa dilakukan langsung dari pergelangan tangan. (Sumber: Samsung)
Automotive12 Desember 2025, 14:08 WIB

Kawasaki Z1100 ABS MY2026 Dipasarkan di Indonesia, Harga Hampir Rp400 Juta

Performanya semakin buas dan agresif.
Kawasaki Z1100 ABS MY2026. (Sumber: Kawasaki)
Startup11 Desember 2025, 19:20 WIB

MDI Portofolio Impact Report 2025: 8 Startup Diklaim Beri Dampak Nyata

MDI Ventures melihat laporan-laporan ini bukan sekadar dokumen tahunan, tetapi sebagai landasan untuk pengambilan keputusan.
MDI Ventures.
Techno11 Desember 2025, 18:15 WIB

Pebble Hadirkan Index 01: Cincin Pintar untuk Merekam Pikiran

Tangkap ide-ide terbaik Anda sebelum ide-ide itu hilang begitu saja.
Pebble Index 01. (Sumber: Pebble)