Techverse.asia - Sirclo, startup penyedia solusi omnichannel commerce enabler, pada tahun ini telah menyiapkan sedikitnya enam strategi utama dalam mempertajam fokus bisnis guna menentukan peran serta kontribusi yang paling maksimal bagi merek enterprise.
Baca Juga: Cove Mengakusisi Casa Mia Coliving, Punya Ribuan Kamar di Asia Pasifik
CEO Sirclo Brian Marshal menyampaikan, memasuki fase strategis di 2026, pihaknya memusatkan kapabilitas pada solusi yang lebih relevan bagi merek enterprise dalam menjawab keperluan pasar secara lebih terarah, seperti ekspansi demografi konsumen hingga model interaksi berjualan daring yang terus berevolusi.
"Untuk mendukung pertumbuhan merek secara lebih terintegrasi, kami fokus pada kapabilitasnya di sejumlah solusi yang tak cuma berorientasi untuk membantu merek tersedia di kanal digital, namun juga membantu dalam mengelola operasional, memperluas jangkauan pasar, menghadirkan gambaran usaha berbasis data hingga memperkuat marketing," ujar Brian.
Komitmen tersebut direalisasikan melalui Sirclo Commerce sebagai end-to-end e-commerce enablement yang adalah solusi utama darinya dalam mendukung kebutuhan merek di ekosistem digital commerce. Solusi ini dibangun pada enam pilar utama: account management, analytics, content production, customer service, marketing strategy, dan warehouse & fulfilment.
Baca Juga: Evermos Pamerkan Solusi Teknologi untuk Tantangan Sosial Ekonomi di Asia Tenggara
"Semuanya saling terintegrasi guna mendukung merek menjalankan serta mengembangkan bisnis digital dengan lebih optimal," katanya.
Kemampuan itu turut diperkuat oleh value-added services dari Sirclo yang lebih spesifik, seperti Sirclo Multi-origin sebagai smart network expansion yang membantu memperluas jaringan distribusi lewat pemanfaatan peran dari distributor lokal sebagai fulfilment hub untuk menekan biaya logistik dan mempercepat pengiriman.
Lalu ada juga Sirclo Streamlab sebagai 360 degree marketing solutions yang hadir buat membantu merek memperkuat strategi pemasaran maupun keterlibatan atau engagement mereka dengan konsumen.
"Kami juga mempunyai cross border sebagai Indonesia Market Entry for Global Brands untuk membuka peluang masuk ke pasar kita untuk merek global, dan Sirclo Insights sebagai Incisive E-commerce Report yang memberikan pandangan berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih tajam," ujarnya.
Baca Juga: Qiscus Bertransformasi Jadi AI-Powered Omnichannel Customer Engagement Platform
Peningkatan strategi tersebut dilakukan lantaran aktivitas belanja konsumen di kanal digital menjadi tren dan bakal terus mengalami booming ke depannya. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain memperkirakan ekonomi digital Tanah Air akan mencapai Gross Merchandise Value (GMV) sebesar US$180 juta sampai US$340 miliar dalam waktu empat tahun lagi, dengan sektor lokapasar sebagai kontribusi paling besar.
Sejumlah merek enterprise mengaku sudah merasakan dampak yang cukup signifikan pada kinerja pemasaran setelah berkolaborasi dengan Sirclo. Di antaranya adalah Natasha Skincare dan Kalbe Nutritionals.
Natasha Skincare sendiri memanfaatkan layanan Sirclo Commerce untuk mendukung pengelolaan bisnis digital secara lebih terintegrasi, mulai dari pengelolaan penjualan di berbagai marketplace besar di Tanah Air hingga memastikan setiap pesanan diterima oleh konsumen.
Baca Juga: Igloo x Tokopedia: Perluas Akses Asuransi E-Commerce ke Konsumen dan Penjual
Sementara Kalbe Nutritionals memanfaatkan Sirclo Commerce dan Multi-Origin untuk mengembangkan kanal penjualan digital, termasuk dalam menjaga efisiensi operasional serta menangkap peluang perluasan pasar di luar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Kapabilitas yang dihadirkan oleh mereka sangat membantu kami dalam mengelola bisnis digital secara lebih optimal, mulai dari operasional kanal penjualan hingga pengalaman konsumen di ranah digital," tambah Head of E-commerce Pesona Natasha Gemilang Yudhitia Anggraeni.
Berkat dukungan dari Sirclo, menurutnya, pesanan Natasha Skin Care melonjak sampai tiga kali lipat pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Upaya Shopee Mendukung Perkembangan Merek Lokal Asli Indonesia