Kelas Perempuan Maju Digital: Cara Tokopedia Dukung Perempuan Berdaya di Era Digital

Uli Febriarni
Selasa 30 Mei 2023, 12:13 WIB
ilustrasi perempuan dan digital (Sumber : freepik)

ilustrasi perempuan dan digital (Sumber : freepik)

Perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM lokal), termasuk UMKM yang dibangun dan digerakkan oleh para perempuan demi mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Untuk mewujudkan komitmen itu, Tokopedia memiliki Kelas Perempuan Maju Digital (KPMD). Kegiatan yang telah konsisten dilakukan sejak 2022 ini, telah digelar di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain Bali, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Semarang.

Baca Juga: Habis Idulfitri Olshopmu Sepi? Simak 5 Tips dari Tokopedia untuk Mendongkrak Kembali Penjualan

Baca Juga: Microsoft Menghadirkan Bing AI Chatbot ke Aplikasi Seluler dan Skype, Bisa Diajak Ngobrol Kalau Kamu Kesepian

Untuk agenda Kelas Perempuan Maju Digital yang digelar di Surakarta, Tokopedia berkolaborasi dengan mitra strategis, UPRINTIS dan Tim Penggerak PKK Jawa Tengah. Mengambil tajuk Dukung Perempuan Tangguh Makin Berdaya di Era Digital, KPMD Surakarta diikuti sekitar 160 UMKM lokal Surakarta dan sekitarnya, luring di Syariah Hotel Solo.

Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Daerah Tokopedia, Emmiryzan, menjelakan bahwa KPMD merupakan salah satu upaya Tokopedia dalam mendukung tumbuh-kembang UMKM lokal, khususnya UMKM perempuan di seluruh Indonesia.

"Melalui KPMD, Tokopedia memberikan wadah untuk berbagi pengalaman mengenai peran, tantangan serta peluang yang dihadapi oleh UMKM perempuan dalam menghadapi proses digitalisasi," kata dia, dilansir pada Selasa (30/5/2023).

Bukan sekadar memberikan kelas dan materi, Tokopedia juga mendorong transaksi belanja di Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo, lewat inisiatif Hyperlocal. Inisiatif ini mengusung teknologi geo tagging, untuk mendekatkan penjual dengan pembeli setempat. Teknologi ini bertujuan agar UMKM di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh.

Menurut Emmiryzan, inisiatif ini berdampak positif dalam mendorong akselerasi adopsi platform digital termasuk di Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga: 3 Kesalahan yang Membuat Kita Gagal Berjualan Lewat TikTok

Data internal Tokopedia mengungkap, jumlah penjual di Kabupaten Sukoharjo meningkat hampir 2x lipat pada periode April 2023 dibandingkan dengan periode kuartal I/2023. Sementara itu, jumlah pembeli di Kota Surakarta juga menunjukkan peningkatan hampir 1,5x lipat pada periode yang sama. 

Kategori produk dengan transaksi tertinggi di Hyperlocal Surakarta, terhitung April 2023, meliputi Fesyen, Kesehatan, Makanan & Minuman, Elektronik, dan Otomotif. Sedangkan di Sukoharjo meliputi Otomotif, Elektronik, Fesyen, Kesehatan, serta HP & Gadget menjadi yang paling populer pada April 2023.

"Tokopedia #SelaluAdaSelaluBisa dalam mendukung para pegiat usaha lokal termasuk UMKM, dalam memulai hingga mengembangkan bisnisnya dengan pemanfaatan teknologi. Harapannya agar para pelaku usaha lokal dapat meraja di negeri sendiri," tandasnya.

Baca Juga: Punya Bisnis di Era Digital Tetap Harus Bangun Jaringan, Ini Alasannya

Sementara itu Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah, Nawal Nur Arafah, turut hadir dalam acara dan mengapresiasi serta mendukung upaya Tokopedia dalam mendorong kemajuan UMKM perempuan di Surakarta.

"Peranan perempuan itu penting, baik untuk mendukung perekonomian rumah tangga maupun mendukung perekonomian nasional," ucapnya, seraya berharap para UMKM perempuan di Surakarta bisa naik kelas usai mengikuti KPMD ini, agar siap bersaing dan mampu memperluas pasar secara nasional.

Commissioner President UPRINTIS Indonesia, Novita Hardini, menyatakan Tokopedia dan UPRINTIS memiliki visi yang selaras untuk menciptakan kesempatan yang setara antar gender, khususnya bagi UMKM perempuan.

Mereka ingin perempuan yang menggerakkan UMKM bisa meningkatkan kemampuan berbisnis secara digital, mulai dari promosi, memperluas jaringan bisnis, hingga mengelola keuangan dengan baik.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Startup04 Mei 2026, 19:40 WIB

Jogja Spark X Pemkot Yogyakarta Dorong Talenta Lokal ke Level Global

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan Jogja Spark kepada para pemangku kepentingan yang akan terlibat dalam pengembangan dan implementasinya ke depan.
Ilustrasi startup. (Sumber: pexels)
Techno04 Mei 2026, 18:20 WIB

Orka O1 Pro: Alat Bantu Dengar dengan Fitur Peredam Bising Aktif Pertama di Dunia

Perangkat ini menjanjikan masa pakai hingga 35 jam dan beratnya cuma 3,5 gram per earpiece.
Orka O1 Pro.
Automotive04 Mei 2026, 17:41 WIB

Omoda 4 Resmi Mulai Diproduksi Massal, Bawa Konsep Cyber Mecha

Estetika Cyber Mecha akan membentuk identitas visual eksklusif pada Omoda 4.
Omoda 4 Cyber Mecha. (Sumber: Chery)
Techno04 Mei 2026, 17:25 WIB

Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Beginilah tampilan tayangan video vertikal baru Netflix.
Netflix Clips. (Sumber: Netflix)
Lifestyle04 Mei 2026, 15:31 WIB

The Blibli Match Series akan Diselenggarakan di 3 Kota

Event ini hadirkan pengalaman bermain padel dan terkoneksi dalam satu ekosistem.
Kompetisi padel The Blibli Match Series. (Sumber: dok. blibli)
Techno04 Mei 2026, 15:11 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Book 6 Enterprise Edition, Ditenagai Prosesor Intel Core Ultra dengan Intel vPro

Dibuat untuk penerapan perusahaan dengan pencitraan OS yang disesuaikan, konfigurasi BIOS, dan kemampuan penandaan aset.
Samsung Galaxy Book 6 Enterprise Edition. (Sumber: Samsung)
Startup04 Mei 2026, 14:11 WIB

Xurya Garap Lebih dari 300 Panel Surya di Indonesia Sepanjang 2025

Adopsi energi surya semakin didorong oleh stabilitas biaya dan ketahanan operasional.
Xurya Project. (Sumber: dok. xurya project)
Techno04 Mei 2026, 13:56 WIB

Garmin Instinct 3 Series Kini Ditawarkan dalam 3 Kelir Anyar

Padukan Street Style dan Ketangguhan untuk Urban Explorer.
Garmin Instinct 3 punya warna baru. (Sumber: Garmin)
Techno01 Mei 2026, 18:29 WIB

China Blokir Pembelian Meta terhadap Startup Manus, Ada Apa?

Otoritas setempat memblokir kesepakatan Manus senilai US$2 miliar milik Meta setelah penyelidikan berbulan-bulan.
Meta (Sumber: Wikimedia)
Techno01 Mei 2026, 18:15 WIB

TikTok Go by Tokopedia Bantu Dorong Bisnis Dine-in dan Kreator

TikTok GO by Tokopedia memperkuat sinergi antara konten, komunitas, dan aktivitas bisnis.
TikTok Go. (Sumber: istimewa)