Stockbit Catat Pertumbuhan Kuat Sepanjang 2025, Basis Investor Juga Meluas

Rahmat Jiwandono
Selasa 19 Mei 2026, 15:48 WIB
Stockbit. (Sumber: istimewa)

Stockbit. (Sumber: istimewa)

Techverse.asia - Basis investor ritel Indonesia telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, didukung oleh meningkatnya adopsi digital dan akses yang lebih luas ke produk investasi melalui pelantar daring.

Di antara perusahaan yang beroperasi di pusat tren ini adalah Stockbit, pelantar investasi saham satu atap terkemuka di Indonesia yang didukung oleh ACV Capital, menawarkan perdagangan yang mudah, wawasan pasar, dan riset investasi.

Baca Juga: ARSSI Cabang Bali Ajak Privy Sebagai Penyedia Tanda Tangan Elektronik dan Identitas Digital

Laporan terbaru dari DealStreetAsia menyoroti kinerja Stockbit yang kuat pada tahun lalu, dengan pendapatan meningkat sekitar 395 persen year-on-year (YoY) menjadi Rp596,5 miliar dan laba bersih meningkat 544 persen menjadi Rp243,6 miliar.

Kinerja tersebut terjadi selama tahun yang kuat bagi pasar modal Indonesia. Indeks Komposit Jakarta naik lebih dari 22 persen pada tahun lalu, sementara nilai transaksi harian rata-rata mencapai rekor Rp27,19 triliun pada Desember, menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia.

Partisipasi ritel juga terus berkembang di seluruh pasar. Investor ritel menyumbang 50 peren dari total transaksi pasar pada tahun lalu, naik dari 38 persen pada tahun sebelumnya, sementara jumlah investor pasar modal di Indonesia mencapai 20,36 juta pada akhir tahun.

Baca Juga: Saham Mayoritas Startup Kartini Kini Dimiliki Libera Global AI

Pertumbuhan ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam perilaku digital dan akses keuangan di seluruh Indonesia. Seiring produk investasi semakin mudah diakses melalui pelantar daring, partisipasi di pasar modal terus meluas melampaui segmen investor tradisional.

Didirikan pada 2013 sebagai pelantar investasi sosial, Stockbit kemudian berkembang menjadi perusahaan pialang layanan penuh setelah mengakuisisi perusahaan sekuritas berlisensi pada 2021, memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan saham secara langsung melalui pelantar.

Grup ini juga meluncurkan Bibit pada 2019, pelantar penasihat otomatis yang berfokus pada reksa dana dan obligasi pemerintah, menciptakan ekosistem pelengkap yang melayani baik pedagang aktif maupun investor pemula.

Saat ini, Stockbit beroperasi dalam lingkungan di mana partisipasi ritel, keterlibatan digital, dan aksesibilitas keuangan terus meningkat secara bersamaan. Namun demikian, kondisi pasar menjadi lebih fluktuatif memasuki tahun ini.

Baca Juga: Resmi! Fore Coffee Umumkan Penawaran Umum Perdana Saham di BEI

Kekhawatiran seputar potensi penurunan peringkat MSCI Indonesia dan aktivitas perdagangan yang lebih lemah berkontribusi pada sentimen pasar yang lebih lemah pada kuartal pertama tahun ini. Nilai transaksi harian rata-rata menurun dari puncak akhir 2025, sementara investor asing mencatat arus keluar yang signifikan pada Maret 2026.

Bahkan di tengah kondisi pasar yang lebih lemah, partisipasi investor tetap tangguh. Jumlah investor pasar modal di Indonesia terus meningkat pada awal tahun ini, mencapai 24,74 juta pada Maret, yang mencerminkan peningkatan jumlah investor baru meskipun volatilitas meningkat.

Perbedaan antara peningkatan partisipasi investor dan penurunan aktivitas perdagangan ini mungkin akan semakin penting bagi pelantar investasi digital dari waktu ke waktu.

Baca Juga: 3 Faktor yang Membuat Kepercayaan Investor Menurun untuk Berinvestasi di Indonesia

Seiring dengan kematangan pasar, pertumbuhan jangka panjang kemungkinan akan bergantung tidak hanya pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keterlibatan, monetisasi, efisiensi operasional, dan kemampuan untuk membangun infrastruktur keuangan yang terpercaya dalam skala besar.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk Maret 2026, Stockbit menduduki peringkat teratas sebagai platform broker berdasarkan volume transaksi. Tingkat penetrasi investor di Indonesia masih relatif rendah dibandingkan dengan jumlah penduduk secara keseluruhan, yang menunjukkan masih ada ruang untuk ekspansi dalam jangka panjang.

Seiring dengan terus meningkatnya adopsi digital dan literasi keuangan, pelantar yang dapat mempertahankan keterlibatan dan memperluas akses mungkin akan terus memainkan peran yang semakin penting dalam pengembangan pasar modal di dalam negeri.

Baca Juga: Gegara Hal Ini, OJK Resmi Cabut Izin Usaha Pinjol Investree

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno16 Juli 2026, 20:14 WIB

Bang & Olufsen Beo Grace Sekarang Tersedia dalam Warna Honey Tone

Earbud ini telah dirilis pada awal tahun ini.
Bang & Olufsen Beo Grace warna Honey Tone. (Sumber: null)
Techno16 Juli 2026, 18:53 WIB

OpenAI Merilis Model Suara Baru untuk Percakapan Langsung yang Lebih Alami

Model GPT-Live-1 yang baru dapat berbicara dan mendengarkan secara bersamaan.
GPT-Live-1 dan GPT-Live 1 mini. (Sumber: OpenAI)
Lifestyle16 Juli 2026, 15:56 WIB

Terungkap! Ini Lokasi Gurun Arrakis di Film Dune: Part Three

Legendary Entertainment dan Warner Bros. Pictures Merilis Gambar di Balik Layar yang Menampilkan Abu Dhabi sebagai Arrakis.
Denis Villeneuve (kanan) dan Chalamet saat syuting di gurun pasir Abu Dhabi untuk film Dune bagian terakhir. (Sumber: Legendary Pictures)
Lifestyle16 Juli 2026, 14:10 WIB

HOKA Speedgoat 7 Resmi Dijual Global, Cek Ukuran untuk Model Cowok dan Cewek

Sebuah Ikon, Ditata Ulang untuk Jalur yang Jarang Dilalui.
HOKA Speedgoat 7. (Sumber: null)
Lifestyle16 Juli 2026, 14:06 WIB

ASICS Luncurkan Metafuji Trail 2, Dikembangkan Bareng Atlet Trail

Seri lari lintas alam unggulan dari ASICS berevolusi dengan kecepatan generasi berikutnya dan bantalan yang lebih baik.
ASICS Metafuji Trail 2. (Sumber: ASICS)
Lifestyle16 Juli 2026, 12:34 WIB

Mau Jantung dan Otakmu Sehat? Coba Lakukan Latihan Angkat Beban

Olahraga angkat beban juga bermanfaat untuk memadatkan tulang kita.
Ilustrasi angkat beban. (Sumber: freepik)
Techno16 Juli 2026, 11:01 WIB

Platform Bybit Indonesia Kini Resmi Beroperasi, Umumkan 500 Pairs Aset Kripto

Setelah menyelesaikan akuisisi Nobi, Bybit Indonesia sudah dapat beroperasi di bawah pengawasan OJK tentunya.
Dirut Bybit Indonesia Lawrence Samantha. (Sumber: null)
Techno16 Juli 2026, 10:59 WIB

Joyroom Podix PR70 Resmi Rilis, Dibekali 2 Layar Pintar TFT

Power Bank 240W 4 Port dengan Layar TFT Ganda yang Ditingkatkan dan Kabel Ganda Terintegrasi.
Joyroom Podix PR70. (Sumber: joyroom)
Culture15 Juli 2026, 20:24 WIB

Konservasi Candi Prambanan Resmi Dimulai, Prabowo: Jembatan Indonesia-India

Upaya tersebut semakin mengukuhkan posisi DIY sebagai pusat kebudayaan nasional dan ruang dialog antarperadaban dunia.
Ilustrasi wisata Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Sumber: Kemenpar)
Techno15 Juli 2026, 20:13 WIB

Samsung Perkenalkan Flex Titanium: Bikin Layar Ponsel Lipat Lebih Luas

Teknologi layar terbaru ini meningkatkan daya tahan dan mengurangi tampilan lipatan.
Teknologi flex titanium yang dirancang untuk ponsel lipat. (Sumber: Samsung)