ARSSI Cabang Bali Ajak Privy Sebagai Penyedia Tanda Tangan Elektronik dan Identitas Digital

Rahmat Jiwandono
Selasa 12 Mei 2026, 14:35 WIB
Privy x ARSSI Bali 2. (Sumber: ist)

Privy x ARSSI Bali 2. (Sumber: ist)

Techverse.asia – Seiring dengan diberlakukannya Permenkes No. 24 Tahun 2022 yang mewajibkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik (RME), lebih dari 3.200 rumah sakit di Indonesia pun kini didorong untuk mengakselerasi digitalisasi operasional, dimana 2.000 diantaranya merupakan rumah sakit swasta yang sebagian besar tergabung dalam Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI).

Sejumlah area yang paling membutuhkan percepatan digital diantaranya alur administrasi mulai dari pencatatan rekam medis, penandatanganan e-resep dokter, persetujuan tindakan medis, hingga pengelolaan dokumen klaim BPJS Kesehatan.

Untuk itu, Privy sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang telah digunakan oleh puluhan fasilitas kesehatan bersama ARSSI Cabang Bali menggelar CEO Meeting, dihadiri oleh 50 pimpinan rumah sakit swasta di Bali, bersama dengan perwakilan Kementerian Kesehatan RI serta BPJS Kesehatan Kantor Wilayah Bali.

Forum ini membahas kesiapan adopsi Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi dan implementasi RME sebagai bagian krusial di operasional rumah sakit.

Baca Juga: Innovate for Impact Day Jakarta 2026 Berupaya Satukan Inovasi Startup Asia Tenggara

Ketua Tim Kerja Kesehatan Lanjutan dan Bioteknologi Kementrian Kesehatan Haidar Istiqlal menekankan bahwa implementasi RME bukan sekadar memindahkan pencatatan dari kertas ke digital, melainkan investasi strategis untuk membangun ekosistem data kesehatan yang terintegrasi dan berkualitas tinggi.

“Kualitas data yang dikirimkan rumah sakit menjadi fondasi penting bagi transformasi layanan kesehatan digital. Ketika data rekam medis tercatat secara terstruktur dan dokumen ditandatangani secara elektronik dengan sertifikat yang sah, maka integrasi antar fasilitas kesehatan - mulai dari rujukan, riwayat pengobatan, hingga klaim - dapat berjalan secara akurat dan efisien,” ujar Haidar.

Oleh karena itu, menurutnya, penggunaan tandatangan elektronik ini sangat penting untuk adopsi di tingkat provinsi.

Frizco Surgaria selaku Kepala Bagian IT BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah XI menegaskan digitalisasi dokumen rumah sakit memiliki dampak langsung terhadap kelancaran proses verifikasi dan pembayaran klaim kepada fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Privy x HIPMI Kota Bandung Dorong Legalitas Dokumen Bisnis di Era Coretax

“Salah satu penyebab utama tertundanya klaim ialah ketidaklengkapan dan ketidaksesuaian dokumen administrasi. Ketika rumah sakit mengadopsi RME yang terintegrasi, dokumen klaim dapat diverifikasi secara lebih cepat dan efisien. Harapannya, ini dapat menguntungkan kedua belah pihak - proses pengajuan klaim lebih cepat dan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mendapatkan layanan yang efisien,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua ARSSI Cabang Bali, dr. I Nyoman Gede Bayu Wiratama Suwedia menyampaikan bahwa kolaborasi bersama Privy ini merupakan bagian dari komitmen ARSSI Cabang Bali untuk mendorong rumah sakit swasta di bali saling berkolaborasi dalam menghadapi tantangan digitalisasi.

“Sebanyak 50 rumah sakit swasta anggota ARSSI di Bali menghadapi tantangan yang sama dalam mengimplementasikan RME - mulai dari kesiapan sistem, integrasi data, hingga kebutuhan tanda tangan elektronik yang sah secara hukum untuk berbagai dokumen operasional,” kata Gede.

ARSSI Cabang Bali menggandeng Privy sebagai penyedia Tanda Tangan Elektronik dan Identitas Digital yang telah dipercaya beragam institusi kesehatan untuk mendukung implementasi digitalisasi di rumah sakit swasta di Bali.

Baca Juga: HealthPro: Penyedia Tenaga Medis Profesional untuk Rumah Sakit atau Homecare

Privy sendiri telah digunakan oleh lebih dari 200 ribu perusahaan termasuk di sektor kesehatan seperti rumah sakit, klinik, dan perusahaan asuransi diantaranya Hermina Hospital Group, Sentra Medika Hospital Group, EMC Hospital Group, serta Prudential, Allianz, Zurich, dan AXA.

Bara Sakti Walandouw selaku Vice President Business Development Privy menjelaskan bahwa TTE tersertifikasi dapat diimplementasikan untuk berbagai dokumen operasional rumah sakit. Rumah sakit memproses ratusan hingga ribuan dokumen setiap hari.

Dengan TTE tersertifikasi yang bisa diintegrasikan ke sistem rumah sakit, proses yang sebelumnya memakan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk koordinasi antar divisi - dapat diselesaikan dalam hitungan menit.

Selain mendorong efisiensi, percepatan proses tersebut tentunya tetap sah dan legal secara hukum serta dapat diverifikasi keasliannya demi memastikan kepercayaan di setiap tahapan digitalisasi operasional. “Kami bersama ARSSI akan terus mendukukung digitalisasi rumah sakit untuk mewujudkan misi transformasi kesehatan di Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Privy x Julo: Sediakan Tanda Tangan Elektronik untuk Platform Tekfin Julo

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive12 Juni 2026, 15:36 WIB

Kawasaki Brusky 125: Skutik Pertamanya Resmi Meluncur di Indonesia

Cek lebih jauh mengenai detail dan harga pesaing Honda Vario 125 ini.
Kawasaki Brusky 125. (Sumber: Kawasaki)
Techno12 Juni 2026, 14:10 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Nasional, Lintasarta Umumkan Intelligent Core

Mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (4C) dalam satu fondasi yang aman, terhubung, dan andal.
Lintasarta Intelligent Core. (Sumber: ist)
Startup12 Juni 2026, 13:59 WIB

Loreal Resmi Buka Pendaftaran Big Bang Beauty Tech Innovation Program

Program ini mengajak startup Indonesia guna mewujudkan masa depan dunia kecantikan.
ilustrasi startup (Sumber: freepik)
Techno12 Juni 2026, 13:38 WIB

Terkendala UU Pasar Digital, Peluncuran Siri AI di Uni Eropa Harus Ditunda

Siri AI akan tersedia untuk pengguna Uni Eropa di macOS 27 dan visionOS 27, bukan di iOS 27 dan iPadOS 27.
Siri AI. (Sumber: ist)
Techno11 Juni 2026, 18:20 WIB

ASUS Umumkan 2 Laptop ProArt Baru dengan Chipset Nvidia RTX Spark

Itu adalah sebuah superchip baru yang merevolusi PC Windows untuk era agen AI pribadi.
ASUS ProArt P16 (kiri) dan P14 Series. (Sumber: null)
Startup11 Juni 2026, 18:06 WIB

Mahasiswa IPB Buat Startup Agensi Kreatif Bernama Suutori Production

Pasar yang mereka incar utamanya ialah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi.
Usaha rintisan Sutoori Production oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). (Sumber: IPB)
Techno11 Juni 2026, 17:15 WIB

Daftar iPhone yang Kompatibel dengan iOS 27, Ini Pembaruan yang Dijanjikan

Fokus Apple pada peningkatan efisiensi dan kinerja merupakan kabar baik bagi iPhone lama.
Pratinjau beberapa pembaruan pada iOS 27 di iPhone. (Sumber: Apple)
Lifestyle11 Juni 2026, 16:28 WIB

Blibli House of Scent Bantu Temukan Parfum yang Sesuai Preferensi Konsumen

Selamat Tinggal Pusing Pilih Parfum: Temukan Aroma Jati Dirimu di sini.
Blibli House of Scent. (Sumber: dok. blibli)
Techno11 Juni 2026, 15:16 WIB

Insta360 x Leica Menghadirkan Luna Ultra, Waktu Pemakaian hingga 4 Jam

Produk baru ini diluncurkan untuk menantang kamera gimbal DJI Osmo Pocket.
Insta360 Luna Ultra.
Travel11 Juni 2026, 14:33 WIB

Permudah Wistawan Jelajahi Asia Tenggara, Mastercard Rilis 3 Kampanye Ini

Kampanye ini akan berlaku selama tujuh bulan.
Mastercard. (Sumber: Istimewa)