Pengalaman Wisata Umat Muslim Berubah karena 2 Hal Ini

Rahmat Jiwandono
Jumat 26 Juni 2026, 19:43 WIB
Ilustrasi wisata halal. (Sumber: freepik)

Ilustrasi wisata halal. (Sumber: freepik)

Techverse.asia - Mastercard dan CrescentRating pada Jumat (26/6/2026) resmi merilis edisi ke-11 Global Muslim Travel Index 2026 (GMTI 2026), yang menyoroti peran kecerdasan buatan (AI), kepercayaan digital, mobilitas regional, dan kesiapan destinasi dalam membentuk fase berikutnya dari perjalanan ramah Muslim.

Laporan tersebut mencatat bahwa 80 persen wisatawan kini menggunakan alat berbasis kecerdasan buatan untuk keperluan perjalanan. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan besar dalam cara mereka mencari informasi, menilai pilihan, dan merencanakan perjalanan. 

Baca Juga: Sentosa Memperkenalkan Petualangan Pulau Ajaib Bersama Disney Cruise Line

Seiring pergeseran dari pencarian manual ke pengambilan keputusan berbasis AI, destinasi perlu memastikan layanan yang ramah Muslim tidak hanya tersedia, tetapi juga mudah ditemukan secara digital.

Indonesia terus berkembang sebagai destinasi multikultural terdepan dengan memadukan pengalaman spiritual yang kaya, pesona alam yang memukau, dan teknologi smart tourism generasi baru.

Didukung oleh berbagai inisiatif pemangku kepentingan serta upaya komunitas berbasis digital, destinasi ini juga telah meningkatkan sektor wisata halalnya secara signifikan dengan memanfaatkan platform canggih agar perjalanan berbasis nilai keIslaman lebih mudah diakses dan lebih personal.

Melalui pendekatan berbasis teknologi ini, Indonesia memadukan kebutuhan perjalanan berbasis nilai keIslaman dengan beragam penawaran rekreasi yang menarik, sekaligus menghadirkan pengalaman yang aman, nyaman, dan modern bagi seluruh wisatawan Muslim.

Baca Juga: Australia Barat Tawarkan Pengalaman Liburan yang Ramah bagi Umat Muslim

GMTI 2026 mengevaluasi 150 destinasi yang mewakili lebih dari 98 persen kedatangan wisatawan Muslim global, berdasarkan kerangka ACES: Access (akses), Communications (komunikasi), Environment (lingkungan), and Services (layanan).

Edisi terbaru ini juga memperkenalkan focus yang lebih kuat pada kesiapan  teknologi AI, visibilitas digital, infrastruktur destinasi pintar, kepercayaan wisatawan, serta perencanaan ketahanan di tengah lingkungan global yang semakin volatil.

Perencanaan perjalanan kini memasuki era baru, di mana perangkat digital tidak lagi sekadar hadir untuk memudahkan, melainkan menjadi bagian dari sumber tepercaya bagi wisatawan.

Baca Juga: Potensi Wisata Halal Indonesia Mencapai Miliaran Dolar, 2 Faktor Ini Harus Diperbaiki

Platform berbasis AI kini dapat membantu wisatawan untuk mengidentifikasi pilihan tempat makan halal, lokasi ruang Salat, membandingkan rute transportasi, menerima rekomendasi yang dapat dipersonalisasi, serta menelusuri destinasi dengan lebih yakin.

Perubahan ini sangat penting bagi wisatawan Muslim yang kerap perlu memastikan sejumlah kebutuhan berbasis nilai keIslaman sebelum dan selama perjalanan. GMTI 2026 menyoroti bahwa destinasi yang tidak mendigitalisasi dan menata penawaran ramah Muslim berpotensi luput dari sistem rekomendasi berbasis AI, meski memiliki infrastruktur fisik yang memadai.

Indonesia merupakan salah satu negara yang merespons perkembangan tersebut dengan cepat. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia secara resmi memperkenalkan Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia (MaiA).

Teknologi tersebut merupakan asisten digital berbasis kecerdasan buatan yang berguna untuk membantu wisatawan menyusun itinerary perjalanan. MaiA tersedia di situs Indonesia.Travel dan hadir dengan fitur chatbox yang memudahkan pembuatan rencana perjalanan yang lebih personal.

Baca Juga: Laporan Indeks Daya Saing Digital 2026 Soroti Fase Transformasi Digital Indonesia

Melalui integrasi AI ke dalam platform pariwisata resmi, Indonesia memperkuat kendali atas kualitas informasi, meningkatkan personalisasi, dan memastikan penawaran ramah Muslim menjadi lebih mudah ditemukan serta diakses sejak awal proses perencanaan perjalanan.

Dalam lanskap baru ini, persaingan bergeser dari sekadar ketersediaan layanan menjadi visibilitas algoritmik. Destinasi yang menjadikan informasi mudah dibaca mesin, mutakhir, dan tersedia sesuai konteks akan lebih berpeluang mengubah niat perjalanan menjadi kunjungan nyata.

“Perjalanan wisata Muslim kini mengalami pergeseran yang ditopang oleh kepercayaan digital, kemudahan akses, serta kebutuhan akan kepastian yang lebih besar di setiap tahap perjalanan,” ujar Aisha Islam, Senior Vice President, Customer Solutions Center, Asia Tenggara, Mastercard.

Baca Juga: Nikmati Pengalaman Kuliner bersama Program Asia Gourmet Circle Mastercard

Menurut Aisha, ketika AI semakin terintegrasi dengan perencanaan perjalanan, destinasi dan pelaku bisnis perlu memastikan informasi terpercaya, sistem pembayaran yang aman, serta layanan ramah Muslim semakin lebih mudah ditemukan dan dimanfaatkan.

“Bagi Asia Tenggara, ini menjadi peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai koridor perjalanan yang terhubung, inklusif, dan didukung teknologi digital,” katanya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)