Temasek Foundation Beri Modal Eratani Senilai Rp6,1 Miliar untuk Petani

Rahmat Jiwandono
Kamis 23 April 2026, 09:49 WIB
Eratani (kiri) x Temasek Foundation. (Sumber: dok. eratani)

Eratani (kiri) x Temasek Foundation. (Sumber: dok. eratani)

Techverse.asia - Eratani, perusahaan rintisan agritech yang fokus pada ketahanan pangan serta keberlanjutan, secara resmi menjalin kemitraan dengan Temasek Foundation lewat program 'Blended Finance Model for Rice Farming in Indonesia' senilai SGD500 ribu atau setara dengan Rp6,1 miliaran.

Kerjasama tersebut dirancang guna meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan sekaligus mitigasi risiko dalam menyalurkan pembiayaan bagi 1.800 petani binaan Eratani yang ada di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Eratani Raih Pendanaan Rp90 Miliar: Tambahan Modal untuk Wujudkan Efisiensi Pertanian dan Jauhkan Petani dari Tengkulak

Dengan skema itu, Temasek Foundation berperan sebagai penjamin utama bagi mitra penyedia atau source of funds Eratani, sehingga membantu memastikan aliran modal kerja yang lebih stabil. Inisiatif tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam mengembangkan program Asa Cita menuju swasembada pangan nasional.

Akses pendanaan yang memadai merupakan kebutuhan mendasar buat petani guna membeli pupuk, benih, pestisida, hingga peralatan pertanian sekaligus menjaga produktivitas secara berkelanjutan.

Kendati begitu, hingga kini, masih ada kesenjangan kepercayaan yang tergolong signifikan antara lembaga keuangan formal dan petani di lapangan. Data menunjukkan bahwa dari 17,2 juta petani yang mengelola lahan kurang dari 0,5 hektare, 81,51 persen diantaranya belum bisa memanfaatkan layanan keuangan formal.

Baca Juga: Bantu Mengatasi Masalah Pembiayaan, Eratani Kolaborasi dengan Bank DKI Jakarta

Kesenjangan itu dipicu oleh beragam faktor, termasuk tingginya persepsi risiko dari lembaga keuangan terhadap sektor pertanian, prosedur kredit yang rumit, biaya akses pembiayaan yang tergolong mahal, terbatasnya akses infrastruktur di wilayah pedesaan, hingga kurangnya layanan penunjang.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Eratani memiliki EraSHIELD, suatu sistem penilaian serta validasi mandiri yang menerjemahkan data pertanian di lapangan menjadi wawasan yang transparan bagi lembaga keuangan, sekaligus mendukung proses kelayakan kredit atau creditworthiness bagi mitra penyedia dana.

EraSHIELD ini berguna sebagai sistem evaluasi sejumlah indikator, mulai dari kelayakan suatu wilayah, status ekonomi, kepemilikan lahan, karakter petani, kondisi tanah, dan infrastruktur irigasi.

Lewat pendekatan tersebut, indikator lapangan diolah menjadi manajemen risiko yang terukur sehingga membantu lembaga keuangan dalam menilai kelayakan pembiayaan secara lebih objektif. Selain itu, sistem ini juga diperkuat dengan pendampingan bagi petani dan proteksi asuransi untuk memitigasi risiko dan memastikan keberlanjutan aktivitas pertanian.

Baca Juga: Enam Strategi Utama Sirclo di Tahun 2026, Bantu Merek Maksimalkan Kanal Digital

Guna memperkuat ekosistem ini, kemitraan Eratani bersama Temasek Foundation menghadirkan fasilitas penjamin bagi mitra penyedia dana sebagai mekanisme mitigasi risiko pada tahap akhir pembiayaan.

Apabila EraSHIELD memvalidasi kelayakan petani lewat akurasi data lapangan, maka fasilitas pinjaman tersebut memberi perlindungan finansial bagi pemberi modal sehingga lembaga keuangan bisa menyalurkan pembiayaan secara lebih aman.

CEO Eratani Andrew Soeherman mengatakan bahwa kemitraannya dengan Temasek Foundation adalah langkah penting untuk membuka akses yang sebelumnya sulit dijangkau sehingga petani bisa mendapat sumber daya yang mereka perlukan untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Pemerintah Dorong Startup Aquatech dan Agritech Terapkan AI untuk Bisnis

"Fasilitas pinjaman ini berperan sebagai katalis yang mengubah data dari EraSHIELD menjadi aksi nyata, sekaligus mendorong perubahan yang berdampak jangka panjang," kata Andrew, Kamis (23/4/2026).

Dalam kemitraan itu, Temasek Foundation juga memberi dukungan senilai SGD 30 ribu atau sekitar Rp406 jutaan guna melakukan pengukuran emisi gas rumah kaca pada aktivitas budidaya padi. Langkah ini menjadi awal bagi Eratani dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam pengembangan ekosistem pertanian yang dibangun.

"Ke depan, kami akan berkomitmen untuk terus memperluas jaringan mitra strategis untuk memperkuat inklusi pembayaran, meningkatkan produktivitas petani, dan mendukung masa depan pangan yang lebih berkelanjutan," tambah dia.

Baca Juga: DayaTani Umumkan Raih Pendanaan Putaran Awal, Jadi Sinyal Positif Industri Agritech

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive29 Juli 2026, 15:59 WIB

Manson Cheung Siap Hadir di IMX 2026

Dia adalah Sosok di Balik Kolaborasi Ikonik Pop Culture Hingga Hot Wheels Formula 1 Collection.
HWCCI x IMX Dinner. (Sumber: istimewa)
Techno29 Juli 2026, 15:28 WIB

Alasan Kecerdasan Buatan akan Menentukan Masa Depan Geopolitik Dunia

Pesatnya perkembangan AI juga akan berdampak terhadap konstelasi politik dunia.
(ilustrasi) kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) (Sumber: Freepik)
Startup29 Juli 2026, 14:07 WIB

East Ventures Sebut Talenta Muda Jadi Kunci Kemajuan Indonesia di Era AI

Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam membangun fondasi digitalnya.
Ilustrasi talenta digital muda. (Sumber: East Ventures)
Techno29 Juli 2026, 14:05 WIB

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin Kini Melampaui Jumlah Identitas Manusia

Dengan semakin pesatnya adopsi AI agentik, tool identitas yang terfragmentasi menciptakan kesenjangan tata kelola yang tidak mampu ditangani oleh arsitektur keamanan tradisional.
Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). (Sumber: istockphoto)
Travel29 Juli 2026, 12:08 WIB

The St. Regis Bali Gelar Jack's Club Mulai Juli-September 2026, Suguhkan Musik Jazz

Pengunjung dapat menikmati musik jazz sekaligus makanan atau minuman khas yang fancy.
Jack's Club hadir di The St Regis Bali. (Sumber: ist)
Techno29 Juli 2026, 11:34 WIB

Qualcomm akan Segera Menaikkan Harga Mulai 1 September 2026

Kenaikan harga akan diterapkan pada prosesor yang dikirim setelah tanggal tersebut.
Qualcomm. (Sumber: Getty Images)
Lifestyle29 Juli 2026, 09:53 WIB

Ryan Gosling Bakal Membintangi Film Ghost Rider, Tayang 2028?

Sementara itu, Black Panther III akan tayang pada tanggal 15 Desember 2028.
Ryan Gosling akan memainkan karakter Ghost Rider. (Sumber: Marvel Studio)
Techno29 Juli 2026, 09:51 WIB

Oppo A6c: Ponsel Entry Level dengan Baterai 7000mAh

Perangkat ini memiliki dua varian memori.
Oppo A6c. (Sumber: Oppo)
Techno28 Juli 2026, 16:15 WIB

ASUS ExpertBook P5 G2 Resmi Dijual di Indonesia, Beda Varian Beda Harga

Gawai ini diposisikan sebagai solusi ideal bagi profesional yang membutuhkan performa AI kuat, portabilitas tinggi, serta keandalan bisnis dalam satu paket.
ExpertBook P5 G2. (Sumber: ASUS)