Eratani Raih Pendanaan Rp90 Miliar: Tambahan Modal untuk Wujudkan Efisiensi Pertanian dan Jauhkan Petani dari Tengkulak

Uli Febriarni
Kamis 13 Juli 2023, 12:50 WIB
ilustrasi Eratani (Sumber : Eratani)

ilustrasi Eratani (Sumber : Eratani)

Startup pertanian (agritech) Indonesia, Eratani, meraih pendanaan tahap awal US$2 juta atau sekitar Rp30 miliar.

Berbagai sumber mengungkap, pendanaan ini dipimpin oleh SBI Ven Capital, melalui dana bersama dengan Kyobo Securities dan NTUitive. Investor lain yang berpartisipasi yakni Genting Ventures, Orvel Ventures, dan Ascend Angels.

Laman Katadata yang kami akses menyebut, pendanaan tersebut menambah dana yang dikumpulkan oleh startup Eratani pada Desember 2022 US$3,8 juta dari TNB Aura, AgFunder, B.I.G. Ventures, dan Trihill Capital. Maka, total pendanaan awal menjadi US$5,8 juta atau sekitar Rp90 miliar.

Baca Juga: Discord Blokir Konten yang Bisa Memicu Grooming dan Pelecehan Seksual Terhadap Anak

CEO Eratani, Andrew Soeherman, mengatakan bahwa investasi ini merupakan validasi terhadap model bisnis Eratani, yang mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap potensi agritech di Indonesia.

Andrew, yang dikutip pada Kamis (13/7/2023) itu menambahkan, Eratani berkomitmen untuk terus memberdayakan petani, meningkatkan efisiensi, dan mendorong keberlanjutan bisnis dalam sektor pertanian.

Andrew menyatakan, perusahaan yang dipimpinnya berdiri atas keyakinan bahwa teknologi dapat mengubah industri pertanian dan menciptakan dampak sosial yang signifikan. 

Secara keseluruhan, pendanaan awal ini mengindikasikan validasi dan optimisme investor terhadap industri agritech di Indonesia, dan kemampuan Eratani untuk merealisasikan potensi sektor ini serta menciptakan dampak sosial bagi petani.

Chief Executive Officer SBI Ven Capital, Ryosuke Hayashi, mengungkap soal optimisasi terhadap potensi sektor agritech dan peran Eratani dalam merealisasikan potensi tersebut.

"Agritech memiliki potensi sangat besar di Indonesia, dan kami percaya Eratani memiliki solusi yang tepat untuk menggali potensi tersebut," ujarnya.

Menurutnya, pendekatan Eratani yang holistik dan inovatif tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pertanian, tapi memberikan dampak sosial positif bagi para petani. Mereka memiliki keyakinan penuh terhadap kemampuan Eratani dalam mendorong pertumbuhan dan transformasi sektor pertanian.

Sementara itu, dilansir dari laman SWA, diketahui Eratani berdiri pada 2021. Perusahaan berkomitmen untuk mengubah sektor pertanian Indonesia.

Eratani memiliki rangkaian solusi komprehensif dalam menyediakan akses satu atap ke pembiayaan pertanian, input pertanian hingga hasil pertanian.

Startup ini juga menyediakan layanan berupa pendanaan petani, manajemen rantai pasok, distribusi komoditas, pendampingan, bantuan pertanian dan melayani 20.000 petani di lima provinsi di Indonesia. Mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Sulawesi Selatan.

Dengan mengintegrasikan teknologi ke dalam operasi pertanian, kegiatan yang dilakukan Eratani bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mendorong keberlanjutan, dan mendorong pertumbuhan industri pertanian di Tanah Air.

Baca Juga: Tak Ingin Ketahuan Berantakan Saat Video Call? Kamu Bisa Pakai Avatar Meta

Dalam wawancara terdahulu dengan DailySocial.id, Andrew menyebut terdapat dua isu utama yang dihadapi oleh sektor pertanian, yakni (1) 98% proses dari hulu ke hilir belum terdigitalisasi dan (2) 93% petani masih melakukan kegiatan usaha sendiri dan tidak terorganisasi. 

Berdasarkan riset McKinsey, sebanyak 50%-70% hasil panen di Indonesia tidak pernah sampai ke pasar. Diperkirakan produktivitas petani di Indonesia harus naik 60% jika ingin memenuhi kebutuhan pangan sebanyak 280 juta jiwa.

"Itu bisa terealisasi apabila petani mampu meningkatkan hasil panen, mengurangi kerugian pasca-panen, hingga dapat mendistribusikannya ke kota besar," tulis media itu. 

Padahal, sektor pertanian Indonesia berkontribusi sekitar 13% terhadap Produk Domestik Bruto dan menyerap hampir 29% tenaga kerja.

Sektor ini harus menghadapi proses yang tidak efektif, keterbatasan logistik dan banyaknya tengkulak. Itu mengakibatkan biaya operasional tinggi dan margin keuntungan yang menurun bagi petani, terutama pada komoditas padi yang melibatkan sekitar 17 juta rumah tangga.

"Solusi inovatif Eratani bertujuan untuk menyederhanakan, meningkatkan efisiensi dan keadilan bagi petani sehingga petani bisa petani mendapatkan manfaat langsung dari kerja mereka," ulas laman SWA.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)