Semprot Air ke Jalanan Bisa Cegah Polusi Udara? Begini Menurut Pakar

Uli Febriarni
Minggu 27 Agustus 2023, 12:55 WIB
menyemprot air ke jalanan (Sumber : freepik)

menyemprot air ke jalanan (Sumber : freepik)

Di musim kemarau seperti sekarang, ada banyak orang yang menyiram jalanan bahkan jalan raya dengan air, baik dengan cara mengguyur atau menyemprotnya. Mereka melakukannya, bertujuan untuk mengurangi panas dan debu, serta mencegah penyebaran polusi udara. Tapi sebenarnya, apakah demikian?

Mengutip LKBN Antara, Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Prof Tjandra Yoga Aditama, akan memberikan penjelasannya dengan merujuk studi, yang mengemukakan sejumlah kemungkinan hasil menyemprotkan air ke jalan untuk mencegah polusi udara.

Tjandra mengungkap, salah satu studi yang mengungkap soal ada tidaknya efek positif dari menyemprot air ke jalanan itu, dilakukan di China.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Ilmiah 'Toxics' pada Juni 2021 ini, penyemprotan air dalam skala besar di jalan bukannya mencegah polusi udara, tetapi justru menambah polusi.

"Karena cenderung meningkatkan konsentrasi PM 2.5-indikator dalam polusi udara dan juga kelembapan," kata dia, dilansir pada Minggu (27/8/2023). 

Baca Juga: Situs Pemerintahan Masih Terus Disusupi Konten Promosi Judi Online, Menkominfo Temui Polri

Tjandra juga menyebutkan studi dalam 'Environmental Chemistry Letters volume'  pada 2014. Ia mengutipnya karena studi itu menyebutkan penyemprotan air secara geoengineering atau menggunakan seperangkat teknologi, sebagai intervensi iklim dalam upaya untuk memulihkan perubahan iklim, dapat menurunkan kadar polusi PM 2.5 secara efisien.

"Tetapi memang metodologi penelitian tahun 2014 ini tidaklah selengkap penelitian di jurnal 'Toxic' yang juga tahunnya lebih baru, 2021. Sehingga secara ilmiah kita jelas membandingkan keduanya," lanjut Tjandra.

Masih ada lagi, sebuah laporan penelitian lanjutan pada Maret 2022 dalam Jurnal ilmiah 'Proc. ACM Interact. Mob. Wearable Ubiquitous Technol', memberi perspektif yang berbeda.

Peneliti menggunakan metode iSpray (Intellegent Spraying), yang dinilai sebagai suatu desain perangkat lunak baru tentang teknik penyemprotan air yang lebih baik.
Hasil penelitian menyebutkan, iSpray dengan intelegensia memberi cara penyemprotan yang lebih efisien, dan memberi dampak baik pula pada penanganan polusi udara.

Menurut Tjandra, India pernah mencoba menyemprotkan air saat Kota New Delhi mengalami polusi udara. Namun ini tidak memberikan hasil yang memadai, dan media The Times of India pada November 2020 menyatakan, menyemprotkan air mungkin tidak membuat masyarakat mendapatkan udara bersih.

Laporan mengungkap, penyemprotan air akan ada gunanya hanya pada daerah yang sedang banyak membangun gedung dan menimbulkan debu, yang apabila terbawa angin dapat menyebabkan banyak debu beterbangan.

"Dengan beberapa penjelasan di atas maka memang harus betul-betul dianalisis secara ilmiah, cara apa yang akan kita gunakan untuk mengatasi polusi udara yang masih terus buruk pada hari-hari ini," demikian kesimpulan Tjandra.

Baca Juga: Tatjana Saphira Rilis Single Kemanakah Cinta, Musiknya Mengajak Menari Meski Liriknya Sedih

Cara Mencegah Dampak Polusi Udara

Polusi udara memang dapat menyebabakan beberapa gangguan pernapasan dan efek buruk lain, untuk kulit, rambut bahkan otak.

Lewat melansir berbagai sumber, ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan, untuk mencegah dampak buruk polusi udara. Apa saja itu?

1.Menggunakan Masker

Jika terpaksa melakukan aktivitas di luar saat kualitas udara buruk, maka menggunakan masker adalah suatu kewajiban.

Jika perlu, gunakan masker yang dirancang khusus untuk melindungi pernapasan dari partikel halus. Karena sejumlah masker ada yang hanya melindungi dari debu, namun ada yang mengklaim mereka diproduksi untuk memfilter partikel yang lebih kecil.

2.Menjaga Kebersihan Udara di Tempat Tinggal

Berusahalah untuk mengurangi paparan asap rokok, serta menghindari lokasi dengan polusi udara tinggi. 

Selain itu rutin membersihkan tempat tinggal dari debu yang menempel. Mengganti sprei dan sarung bantal minimal dua kali dalam sepekan, membantu menghindari saluran pernapasan dari tumpukan debu

3.Menjaga Kesehatan Tubuh

Selain menjaga kebersihan udara di sekitar tempat tinggal, kita perlu menjaga kesehatan tubuh pribadi.

Dimulai dengan mengonsumsi air putih yang cukup dan mengonsumsi sayur, buah dan makanan yang mengandung antioksidan. Jangan lupa aktif bergerak tiap harinya.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive31 Juli 2026, 16:28 WIB

GIIAS 2026: Wuling Aira Ev Resmi Meluncur, Ada Model Standar Range dan Long Range

Mobil Listrik yang Memadukan Artistik, Inovatif, Ramah, dan Aman.
Wuling Aira ev. (Sumber: Wuling)
Lifestyle31 Juli 2026, 16:27 WIB

Pitaka Luncurkan Jajaran Casing untuk Ponsel Lipat Baru Samsung

Engsel modular, layar, dan pelindung belakang yang dirancang untuk memberikan kepercayaan diri kepada pengguna ponsel lipat.
Aksesori casing Pitaka untuk foldable phone Galaxy Z Fold 8 & Flip 8 Series. (Sumber: dok. pitaka)
Techno31 Juli 2026, 13:46 WIB

Gemini Notebook Hadir di Samsung Galaxy Z Fold 8 Series dan Flip 8

Ponsel lipat baru Samsung hadir dengan Gemini Notebook yang sudah terpasang.
Gemini Notebook di perangkat lipat Galaxy Z Fold 8 Series dan Z Flip 8. (Sumber: Samsung)
Automotive31 Juli 2026, 13:37 WIB

KIA Seltos Terbaru Punya 3 Model, Berapa Harganya?

Mobil ini resmi dipamerkan di gelaran GIIAS 2026.
All New KIA Seltos dipamerkan di GIIAS 2026. (Sumber: KIA)
Automotive31 Juli 2026, 10:46 WIB

Scomadi Technica 200W Frank Sanderson Edition II Dibanderol Seharga Rp121 Juta

Frank Sanderson Edition II diprediksi akan menjadi salah satu model Scomadi yang paling diminati oleh kolektor dan pecinta skuter premium di Indonesia maupun pasar internasional.
Scomadi Turismo Technica 200w Frank Sanderson Edition II. (Sumber: Scomadi)
Lifestyle31 Juli 2026, 10:44 WIB

Adidas Jadi Apparel Resmi untuk Tim Nasional di Ajang Esports Nation Cup

Lebih dari 100 negara dan wilayah akan mengenakan jersey tim nasional rancangan adidas di ajang Esports Nations Cup (ENC).
Adidas jadi sponsor untuk jersey timnas di ENC 2026. (Sumber: Esports Foundation)
Techno31 Juli 2026, 09:24 WIB

Alibaba Cloud Sebut Perusahaan di Asia Semakin Cepat Adopsi AI

Namun demikian membutuhkan solusi AI menyeluruh yang aman.
Hasil riset Alibaba Cloud. (Sumber: alibaba)
Automotive31 Juli 2026, 09:22 WIB

Honda NX500 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Harga dan Spek Lengkapnya

Big bike adventure touring Honda terbaru di Indonesia.
Honda NX500 warna Graphite Black. (Sumber: Astra Honda Motor)
Hobby30 Juli 2026, 20:48 WIB

Gypsum Jadi Media Lukis untuk Salurkan Kreativitas Anak-anak

Ide ini dipelopori oleh anak muda asal Kotagede, Kota Yogyakarta.
Melukis di gypsum. (Sumber: istimewa)
Techno30 Juli 2026, 15:32 WIB

WhatsApp Tambahkan Banyak Fitur Baru, Apa Saja?

WhatsApp menambahkan peningkatan Apple CarPlay dan Android Auto, pendaftaran iPad, dan banyak lagi.
Fitur-fitur baru WhatsApp. (Sumber: Meta)