Apakah anti-depresan Alami Dapat Bekerja Baik untuk Tubuh Kita?

Uli Febriarni
Sabtu 01 Juli 2023, 15:47 WIB
@FitFounder

@FitFounder

Apakah sinar matahari, meditasi, dan berjalan kaki 10.000 langkah sehari dapat menyembuhkan semua penyakit? Tidak. Tetapi, mereka dapat membantu memerangi gejala depresi. Dalam sebuah cuitan viral dari Dan Go, yang dikenal sebagai @FitFounder, pelatih olahraga ini mencantumkan beberapa anti-depresan alami, antara lain:

-The Sun
-Good Sex
-The Forest
-The Ocean
-Meditation
-Breathwork
-Weight Lifting
-Good Friends
-Zone 2 cardio
-Walking 8-10k Steps
-Nutrient dense foods

Dengan kata lain, beberapa hal yang bisa jadi anti-depresan bagi kita adalah cahaya matahari, seks berkualitas, suasana hutan, lautan, meditasi, pernapasan yang baik, angkat beban. Selain itu, memiliki teman yang baik, melakukan kardio zona 2, berjalan kaki 8.000-10.000 langkah per hari dan mengonsumsi makanan padat nutrisi bisa turut membantu. Tapi apakah itu nyata dan apakah itu berhasil? Tergantung.

Baca Juga: Kata Penelitian: Polusi Udara Dapat Menjadi Faktor Pemicu Orang Depresi

Seorang profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Northwestern University Feinberg School of Medicine, Sheehan Fisher, mengatakan bahwa jika kita adalah seseorang yang mengalami depresi klinis atau kondisi kesehatan mental yang lebih parah, hal-hal ini saja mungkin tidak cukup.

Namun menurutnya, secara umum -termasuk bagi mereka yang berurusan dengan masalah kesehatan mental, terpapar dengan alam, keterlibatan sosial, olahraga, dan perilaku yang disukai, serta perilaku yang menyenangkan seperti seks- semuanya dapat mendukung kesehatan mental seseorang secara positif dan membantu mengurangi risiko terkena gejala depresi.

"Bahasa juga penting, karena tidak sepenuhnya akurat untuk menyebut penguat suasana hati ini sebagai anti-depresan, setidaknya tidak dalam pengaturan klinis, menurut Fisher," ungkapnya, kepada Fortune, Sabtu (1/7/2023).

Secara teknis, istilah anti-depresan secara khusus mengacu pada obat resep yang digunakan untuk mengobati kondisi dan gangguan, seperti depresi, kecemasan, nyeri kronis, dan kecanduan. Jadi akan lebih akurat untuk menyebut daftar Go sebagai 'serangan dopamin alami', karena mereka melepaskan 'hormon perasaan baik' di otak dan tubuh kita.

"Dopamin memang penting, tapi belum tentu selalu cukup untuk mengatasi depresi. Namun, (kebiasaan dan perilaku ini) dapat mempengaruhi suasana hati untuk mengurangi gejala depresi bagi banyak orang. Dan di kemudian hari, kebiasaan dan perilaku ini dapat membantu mempertahankan kesehatan seseorang," ujarnya. 

Metode lain untuk membantu mengurangi gejala depresi

Selain daftar Go, Fisher mencatat kebiasaan-kebiasaan berikut ini juga dapat membantu mengurangi gejala depresi, meliputi:

  • Tidur yang cukup
  • Hidrasi yang cukup
  • Pandangan yang positif
  • Menemukan tujuan

Dalam keterangannya Fisher menekankan, seseorang tidak cukup hanya dengan memiliki daftar yang bisa dilakukan untuk mendapatkan dopamin dengan cepat. Manfaat yang sebenarnya datang dengan menjaga kebiasaan bahkan ketika keadaan berubah dan hidup menjadi sulit.

"Kalian harus menemukan cara untuk menciptakan atau bahkan mengarang hal-hal ini; seperti berkemas dan berjalan-jalan di tengah musim dingin atau mendapatkan cukup cahaya [matahari]," kata Fisher.

"Jika itu penting bagi Anda, hanya karena Anda lelah atau stres, Anda tidak boleh mengabaikannya terlalu lama. Saya memahami kebiasaan mana yang memiliki dampak terbesar pada saya, jadi saya tahu bagaimana cara untuk selalu menerapkannya bahkan ketika lingkungan berubah," tandasnya. 

Cara mengetahui apakah kalian membutuhkan bantuan profesional

Baca Juga: Muncul Konten dari Akun yang Tidak Kita Ikuti di IG dan Fb? Kata Meta, Itu Karena Peran AI

Laman Northwestern University Feinberg School of Medicine juga menjelaskan mengenai gejala depresi, yang juga disebut sebagai gangguan depresi mayor dan depresi klinis. Gejala tersebut antara lain ada di poin berikut:

  • Perasaan sedih, hampa, atau putus asa
  • Kelelahan yang terus-menerus
  • Gangguan tidur, seperti insomnia
  • Anhedonia, atau kehilangan minat pada kegiatan yang biasa Anda nikmati
  • Perasaan tidak berharga
  • Berkurangnya nafsu makan dan penurunan berat badan atau meningkatnya keinginan makan dan kenaikan berat badan
  • Sering berpikir untuk bunuh diri atau berpikir untuk melukai diri sendiri

Jika gejala-gejala tersebut berlangsung selama dua pekan atau lebih, kalian mungkin berisiko mengalami depresi klinis.

Fisher menyarankan agar orang-orang membuat janji dengan dokter perawatan primer mereka, atau mencari psikolog atau psikiater untuk dievaluasi untuk depresi klinis.

"Jika seseorang memutuskan bahwa mereka tidak memerlukan perawatan atau tingkat (depresi) mereka lebih rendah, maka silahkan saja. Tetapi kami lebih suka orang-orang setidaknya berbicara dengan seorang profesional untuk menilai," katanya.

 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno18 Maret 2026, 16:18 WIB

Pelanggan Apple Music Mendapatkan Alat Penemuan Musik Baru di TikTok

TikTok sekarang memungkinkan pelanggan Apple Music untuk memutar lagu secara penuh tanpa meninggalkan aplikasi.
Integrasi TikTok x Apple Music. (Sumber: tiktok)
Automotive18 Maret 2026, 15:54 WIB

Ducati Monster Tampil dengan Corak Sport Baru, Lebih Gahar

Tersedia di dealer mulai April 2026, corak Sport ini melengkapi pilihan warna Monster dan Monster Plus.
Ducati Monster dengan corak Sport. (Sumber: Ducati)
Techno18 Maret 2026, 15:26 WIB

Acer Predator Helios Neo Hadir dengan Prosesor dan Kartu Grafis Anyar

Dilengkapi dengan prosesor Intel Core Ultra 200HX Plus series dan GPU laptop Nvidia GeForce RTX 5080.
Acer Predator Helios Neo 18 AI. (Sumber: Acer)
Startup18 Maret 2026, 14:51 WIB

LLV InnoLab: Akses bagi Perusahaan Global Uji dan Komersialisasikan Teknologi

Living Lab Ventures (LLV) adalah corporate venture capital Sinar Mas Land untuk sektor agnostik di Asia Tenggara.
Program Innolab dari LLV. (Sumber: Living Lab Ventures)
Techno18 Maret 2026, 14:11 WIB

Oppo Find N6 Membawa AI Pen Eksklusif dan Free-flow Window

Ponsel lipat baru Oppo ini ditenagai cip Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan punya dua varian warna.
Oppo Find N6. (Sumber: Oppo)
Lifestyle18 Maret 2026, 13:36 WIB

Trailer Dune: Part Three: Kemunculan Anya Taylor-Joy dan Robert Pattinson

Bersiaplah untuk kunjungan terakhir Anda ke Arrakis.
Poster Dune 3. (Sumber: Warner Bros)
Techno17 Maret 2026, 19:22 WIB

ASUS Rilis NUC 16 Pro Mini PC Generasi Baru, Intip Spesifikasi Lengkapnya

Menampilkan performa Intel Core Ultra Series 3, grafis 1,5 kali lebih cepat, dan keamanan tingkat perusahaan.
ASUS NUC 16 Pro Mini PC. (Sumber: ASUS)
Lifestyle17 Maret 2026, 19:10 WIB

Adidas Hyperboost Edge: Memulai Era Baru Lari di Jalan Raya

Hyperboost Edge memperkenalkan era baru lari di jalan raya dengan menggabungkan bantalan maksimal, pengembalian energi tinggi, dan performa ringan dalam satu sepatu.
Adidas Hyperboost Edge. (Sumber: Adidas)
Lifestyle17 Maret 2026, 17:48 WIB

G-SHOCK POTR DW-5600 Cuma Dijual Eksklusif di Jepang, Segini Harganya

Seri 5600 telah menjadi kanvas untuk berbagai macam kombinasi warna dan kolaborasi.
G-SHOCK DW-5600 x Porter. (Sumber: Casio)
Techno17 Maret 2026, 17:11 WIB

Oppo A6s Bisa Dipakai untuk Memotret dalam Air, Harga Mulai dari Rp4,8 Jutaan

Smartphone ini juga dibekali dengan baterai berkapasitas besar.
Oppo A6s. (Sumber: Oppo)