Profesor Asal Spanyol Sebut Limbah Plastik Bentuk Pemborosan Sumber Daya Alam

Rahmat Jiwandono
Kamis 09 Maret 2023, 16:38 WIB
Profesor Christian Blum (kiri) dari Spanyol saat berkunjung ke bank sampah di Desa Cawas, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah pada bulan ini. (Sumber : Dok. UMY)

Profesor Christian Blum (kiri) dari Spanyol saat berkunjung ke bank sampah di Desa Cawas, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah pada bulan ini. (Sumber : Dok. UMY)

Techverse.asia - Pencemaran limbah plastik yang hampir selalu kita temukan di berbagai tempat pengelolaan sampah, menjadi salah satu bentuk pemborosan sumber daya alam (SDA). Hal ini dikarenakan plastik terbuat dari sumber daya alam yang tidak terbarukan.

Hal tersebut disampaikan oleh Christian Blum, seorang Profesor dari Consejo Superior de Investigacions Cientificas (Dewan Riset Nasional Spanyol) saat dihubungi pada Kamis (9/3/2023). Menurutnya, pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh umat manusia saat ini. Sebab berkaitan erat dengan masalah kesehatan dan pemanfaatan sumber daya alam yang terbatas.

“Misalnya dengan keberadaan sampah plastik. Sebagian sampah plastik itu dapat terdegradasi menjadi butiran-butiran kecil yang disebut microplastics. Polutan ini dapat termakan oleh hewan-hewan laut, akibatnya manusia yang memakan hewan-hewan laut itu pun dapat terganggu kesehatannya. Di sisi lain, plastik terbuat dari sumber daya alam yang tidak terbarukan, sehingga pencemaran limbah plastik ini juga dapat kita anggap sebagai salah satu bentuk pemborosan sumber daya alam,” jelas Christian.

Baca Juga: Kenalkan Jamu ke Kaum Milenial, Fakultas Farmasi UGM Launching Kafe Acaraki Gama

Oleh karena itu, kata Christian, upaya pengelolaan sampah di Spanyol pun dilakukan dengan lebih ketat dan tersistem. “Di Barcelona, upaya-upaya pengurangan penggunaan plastik dalam aktivitas sehari-hari warganya telah dirintis sejak lama. Lebih dari itu, sejak dekade 1990-an Pemerintah Daerah Barcelona telah menetapkan aturan pemisahan sampah rumah tangga warganya menjadi lima jenis, yakni kertas, kaca, plastik, organik, dan residu,” terangnya. 

Berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang didapatnya, Christian Blum pun digandeng oleh Lembaga Kerjasama dan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (LKI UMY) dalam program Visiting Profesor, untuk memberikan pengetahuan dan menceritakan pengalamannya kepada warga Desa Kuncen, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dalam program tersebut, ia berkunjung ke Bank Sampah Manunggal Sejahtera (BSMS) yang beralamat di RW 09, Dusun Kuncen, Cawas, Cawas, Klaten pada awal Maret lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Christian bertemu dengan para Pengurus BSMS untuk bertukar cerita tentang sistem pengelolaan sampah di Spanyol dan di BSMS RW 09 Kuncen. Ia juga memberikan apresiasi kepada segenap Pengurus BSMS. Menurutnya, pengurus BSM telah berada di jalur yang tepat.

“Apa yang dilakukan para pengurus telah berada di jalur yang tepat, saya berharap pengurus dapat terus mempertahankan komitmennya dan meningkatkan kualitas pekerjaannya di masa yang akan datang,” ujarnya. 

Baca Juga: Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Indonesia, LPEM FEB UI: Jumlahnya Jutaan Per Tahun

Dalam kesempatan yang sama, Dr Teddy Nurcahyadi selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dan Person in Charge program Visiting Profesor Prodi Teknik Mesin dan Prodi Profesi Insinyur UMY menerangkan bahwa keberhasilan dan keberlanjutan kegiatan BSMS tidak terlepas dari kontribusi banyak pihak.

“Inisiatif pelaksanaan kegiatan ini murni berasal dari aspirasi warga RW 09 Kuncen yang mulai merasakan dampak negatif dari terbatasnya kapasitas pengelolaan sampah pada tahun 2014 di Desa Cawas. Bak gayung yang bersambut, aspirasi warga ini kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Pengabdian Masyarakat UMY yang kemudian memfasilitasi dialog antara warga RW-09 Kuncen yang tergabung di dalam Tim Perintis Pengelolaan Sampah Terpadu RW 09 Kuncen dengan PCM Cawas dan Pemerintah Desa Cawas,” paparnya.

Dalam dialog tersebut membuahkan hasil, dimana PCM Cawas memberikan izin penggunaan tanah wakafnya di RW 09 Kuncen dan Pemerintah Desa Cawas memberikan bantuan dana untuk pembangunan gedung tempat kegiatan serta bantuan kendaraan roda-tiga sebagai sarana transportasi BSMS. Selanjutnya, Tim Pengabdian Masyarakat UMY melalui berbagai macam hibah internal dan eksternal UMY melengkapi fasilitas BSMS dan meningkatkan kompetensi pengurusnya melalui bantuan alat-alat dan pelatihan.

“Kunci keberhasilan dan keberlangsungan kegiatan BSMS ini terletak pada komitmen dan militansi bapak dan ibu pengurusnya. Tanpa itu, berbagai macam fasilitas yang tersedia dan pelatihan yang diberikan tidak akan ada artinya,” ungkapnya. 

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkini
Automotive30 Januari 2026, 18:35 WIB

Warna-warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid, Simak Daftar Harganya

Skutik kalcer stylish pilihan anak muda 2026.
Yamaha Grand Filano Hybrid warna Greenish Gray. (Sumber: Yamaha)
Automotive30 Januari 2026, 18:04 WIB

Scomadi Technica 200i Adventure Double Shock Dipasarkan Rp105 Juta

Skutik ini cocok dipakai untuk berpetualang.
New Scomadi Technica 200i Adventure Dual Shock (DS). (Sumber: Scomadi)
Techno30 Januari 2026, 17:22 WIB

ASUS Vivobook S16 2026 Pakai Prosesor Snapdragon X2 Elite, Ini Harganya

PC Copilot+ 16 inci yang cerdas, bertenaga, dan bergaya untuk generasi mendatang.
ASUS Vivobook S16 2026. (Sumber: ASUS)
Techno30 Januari 2026, 16:33 WIB

Harga dan Spesifikasi Lengkap Shokz OpenFit Pro, Bisa Dengarkan Lagu Selama 12 Jam

Era baru audio open-ear dengan pengurangan kebisingan canggih.
Shokz OpenFit Pro. (Sumber: Shokz)
Automotive30 Januari 2026, 16:20 WIB

Tesla Tak Lagi Produksi Model S dan Model X, Ada Apa?

Produksi kedua model tersebut akan dihentikan pada kuartal berikutnya.
Tesla Model X. (Sumber: Tesla)
Automotive30 Januari 2026, 15:50 WIB

Speedometer Assy Comb pada Suzuki Grand Vitara Bermasalah, Bisa Diganti Gratis

Suzuki mengadakan program Product Quality Update kaitannya dengan kendala tersebut.
Suzuki Grand Vitara.
Techno30 Januari 2026, 15:04 WIB

QCY Luncurkan MeloBuds N20, Ada 2 Warna dan Harganya Rp500 Ribuan

Earbud nirkabel hybrid NC Premium untuk pengalaman mendengarkan yang lebih baik.
QCY Melobuds N20. (Sumber: QCY)
Techno30 Januari 2026, 14:38 WIB

Garmin Apporach J1: Smartwatch GPS Khusus untuk Pegolf Junior

Jam tangan golf GPS pertama yang dilengkapi fitur-fitur yang berfokus pada pembelajaran dan peningkatan kemampuan.
Garmin Approach J1. (Sumber: Garmin)
Techno29 Januari 2026, 19:39 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition untuk Olimpiade Milano Cortina 2026

Atlet yang berkompetisi akan menerima perangkat Edisi Olympic yang dirancang khusus untuk meningkatkan pengalaman selama Olimpiade berlangsung.
Samsung Galaxy Z Flip 7 Olympic Edition. (Sumber: Samsung)
Travel29 Januari 2026, 19:20 WIB

Jelajahi Cagar Budaya Gua dan Sendang Surocolo di Perbukitan Pundong Bantul

Tempat ini belum banyak dikunjungi oleh wisatawan, jadi enggak ada salahnya untuk menengok lokasi bersejarah tersebut.
Sendang Surocolo yang ada di Seloharjo, Pundong, Kabupaten Bantul, DIY. (Sumber: Pemkab Bantul)