Konsumen Indonesia Kini Makin Selektif Soal Layanan dan Kepercayaan

Rahmat Jiwandono
Kamis 20 Agustus 2026, 09:21 WIB
Ilustrasi operasional di warehouse milik Blibli. (Sumber: blibli)

Ilustrasi operasional di warehouse milik Blibli. (Sumber: blibli)

Techverse.asia - Tren belanja online di Indonesia perlahan memasuki babak baru. Jika selama bertahun-tahun persaingan industri e-commerce identik dengan perang harga dan promo besar-besaran, kini preferensi pembeli mulai bergeser.

Konsumen tak lagi sekadar berburu barang termurah, melainkan mencari pengalaman belanja yang makin praktis, mulus, tepercaya, dan konsisten, baik saat bertransaksi di aplikasi maupun di toko fisik.

Perubahan perilaku ini selaras dengan penggunaan internet yang kian masif di Tanah Air. Laporan Survei Penetrasi Internet APJII 2026 mencatat pengguna internet nasional telah menembus angka 235 juta orang, atau sekitar 81% dari total populasi.

Angka ini menegaskan bahwa aktivitas digital sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas harian masyarakat. Dampaknya, standar persaingan di industri perdagangan pun ikut berubah. Keputusan membeli kini sangat dipengaruhi oleh rasa percaya terhadap platform, kepastian keaslian produk, kemudahan jaminan garansi, hingga kenyamanan layanan purna jual.

Baca Juga: Kabar Buruk, Pelaksanaan Esports Nations Cup Ditunda Sampai November 2027

Hal ini mendorong hadirnya integrasi omnichannel commerce, yaitu pendekatan yang menekankan kontinuitas pengalaman belanja yang mulus bagi pelanggan di seluruh kanal dalam satu ekosistem yang terhubung.

Perubahan tersebut menjadi benang merah perjalanan Blibli selama 15 tahun berkiprah. Bertransformasi dari platform e-commerce menjadi ekosistem omnichannel terpadu bersama tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih terintegrasi.

"Dengan berfokus pada pendekatan omnichannel yang terintegrasi serta didukung oleh pengembangan inovasi teknologi yang berkelanjutan, termasuk peningkatan keandalan sistem dan efisiensi proses," kata CEO dan Co-Founder Blibli Kusumo Martanto dalam keterangan resminya kami terima, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, perseroan berhasil meningkatkan skala dan memperkuat efektivitas operasional usaha sepanjang tahun 2025, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pemimpin ekosistem perdagangan omnichannel dan gaya hidup terkemuka di Indonesia.

Baca Juga: Blibli Buka Pra-pemesanan Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Z Fold 8, Ini Benefitnya

Dalam praktiknya, pelanggan diberikan fleksibilitas untuk memilih cara berbelanja yang paling nyaman bagi mereka. Pelanggan bisa mencari informasi produk secara daring, bertransaksi melalui aplikasi, lalu mengambil barangnya langsung melalui fitur Click & Collect, atau berkunjung langsung ke toko fisik.

Namun, integrasi kanal hanyalah salah satu bagian dari ekosistem. Fondasi utamanya tetap terletak pada kepercayaan.

Di tengah semakin banyaknya pilihan platform digital, pelanggan membutuhkan kepastian bahwa produk yang mereka beli merupakan produk orisinal dari brand tepercaya, serta didukung layanan purna jual yang jelas, mulai dari garansi, proses penukaran atau pengembalian barang, hingga dukungan layanan setelah pembelian.

Dengan demikian, pengalaman pelanggan tidak berhenti saat transaksi selesai, tetapi terus berlanjut hingga produk benar-benar digunakan. Karena itu, pengembangan ekosistem Blibli tidak hanya berfokus pada perluasan kanal dan layanan, tetapi juga pada peningkatan kualitas pengalaman pelanggan pada setiap tahapan perjalanan pelanggan.

Baca Juga: Qiscus Bertransformasi Jadi AI-Powered Omnichannel Customer Engagement Platform

Komitmen terhadap produk original, layanan purna jual, serta pengalaman omnichannel menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih berkelanjutan dengan pelanggan, bukan sekadar mendorong terjadinya transaksi. Strategi tersebut juga diwujudkan melalui ekspansi jaringan toko fisik sebagai bagian dari penguatan ekosistem omnichannel.

Sepanjang semester pertama 2026, Blibli menambah 36 toko baru sehingga pada akhir Juni 2026 telah mengoperasikan 326 toko elektronik konsumen, terdiri dari 159 toko merek tunggal dan 167 toko multi-merek, serta 14 toko elektronik rumah tangga, satu toko fesyen dan olahraga, 60 gerai Ranch Market, dan 38 home and living experience center Dekoruma.

Perluasan jaringan ini bertujuan untuk menghadirkan lebih banyak titik interaksi dengan pelanggan, sehingga mereka dapat berpindah dengan mudah antara pengalaman digital dan fisik sesuai kebutuhan.

Di balik jaringan tersebut, Blibli juga didukung oleh 15 gudang seluas sekitar 200 ribu meter persegi dan 19 distribution hub yang memungkinkan layanan pengiriman dua jam untuk lebih dari 400 ribu SKU di lebih dari 40 kota, serta layanan prioritas yang memungkinkan pesanan tiba mulai 30 menit setelah pembayaran diselesaikan di area tertentu.

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Automotive20 Agustus 2026, 11:03 WIB

Vespa x Gigi: Sentuhan Elegan Gaya Hidup Italia dalam Balutan Sun-Yellow

Mereka mewujudkan filosofi yang sama: keanggunan, kebebasan, semangat menikmati hidup, dan perhatian mutlak terhadap detail.
Vespa x Gigi. (Sumber: Vespa)
Techno20 Agustus 2026, 11:01 WIB

Youtube Perketat Syarat Monetisasi, Kreator Baru Harus Siap Kerja Lebih Keras

Mitra baru kini harus memenuhi persyaratan jumlah jam tayang atau jumlah penayangan Shorts dua kali lipat lebih banyak agar dapat memenuhi kualifikasi.
Youtube Partner Program. (Sumber: null)
Lifestyle20 Agustus 2026, 09:21 WIB

Konsumen Indonesia Kini Makin Selektif Soal Layanan dan Kepercayaan

Dinamika industri perdagangan digital kini telah memasuki babak baru.
Ilustrasi operasional di warehouse milik Blibli. (Sumber: blibli)
Techno20 Agustus 2026, 09:19 WIB

Sony WH-1000XM6 Punya Warna Baru Olive Gray, Segini Harganya di Indonesia

Tambahan terbaru pada jajaran headphone noise cancelling yang telah meraih berbagai penghargaan.
Sony WH-1000XM6 Olive Gray. (Sumber: null)
Startup19 Agustus 2026, 13:03 WIB

Waresix Umumkan Pendanaan Seri C Sebesar Rp488 Miliar, Perkuat Posisi sebagai Integrator Logistik

Waresix didirikan pada 2017 oleh Andree Susanto (Founder & CEO) bersama Edwin Wibowo.
Waresix. (Sumber: null)
Techno19 Agustus 2026, 12:58 WIB

Cowok Pengguna Aplikasi Bumble Sekarang Bisa Kirim Pesan Lebih Dulu

Bumble menghapus aturan yang melarang pria untuk memulai langkah pertama.
Obrolan di Bumble bagi yang sudah match. (Sumber: Bumble)
Travel19 Agustus 2026, 11:42 WIB

5 Alasan Pentingnya Perlindungan Perjalanan Saat Lagi Liburan

Masyarakat juga dapat membeli Zurich Travel Insurance secara mudah dan praktis melalui proteksi.zurich.co.id.
Ilustrasi adopsi asuransi. (Sumber: freepik)
Techno19 Agustus 2026, 11:38 WIB

LG Xboom Blast: Speaker Pesta yang Dirancang untuk Outdoor

Speaker Bluetooth Portabel Baru Memadukan Audio Bertenaga, Daya Tahan Baterai Lama, dan Ketangguhan.
LG Xboom Blast. (Sumber: LG)
Automotive19 Agustus 2026, 10:29 WIB

Lucid Gravity GT-S Mengaspal di Amerika Serikat, Berapa Harganya?

Manifestasi Baru dari Performa, Kemewahan, dan Fleksibilitas.
Lucid Gravity GT-S. (Sumber: Lucid)
Techno19 Agustus 2026, 10:28 WIB

Spotify akan Mulai Memberikan Label pada Artis AI dengan Fitur Baru Ini

Layanan streaming ini menghadapi serbuan musik yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan.
Spotify AI Persona. (Sumber: null)