Youtube Perketat Syarat Monetisasi, Kreator Baru Harus Siap Kerja Lebih Keras

Rahmat Jiwandono
Kamis 20 Agustus 2026, 11:01 WIB
Youtube Partner Program. (Sumber: null)

Youtube Partner Program. (Sumber: null)

Techverse.asia - Youtube baru-baru ini resmi mengumumkan perubahan signifikan pada aturan Youtube Partner Program. Keputusan ini langsung menjadi sorotan di kalangan kreator konten, terutama mereka yang baru memulai perjalanan di pelantar tersebut.

Bagi banyak orang, kabar ini terasa kurang menggembirakan karena ambang batas untuk mulai menghasilkan uang kini jauh lebih tinggi. Mulai 1 Februari 2027, kreator baru yang ingin bergabung dengan program mitra harus memenuhi syarat yang lebih ketat. Minimal mereka wajib memiliki 1.000 subscriber (pengikut).

Selain itu, ada dua pilihan kriteria tambahan yang harus dipenuhi: mencapai 8.000 jam tayang yang valid dalam 12 bulan terakhir, atau mengumpulkan 20 juta penayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari terakhir. Angka-angka ini merupakan lompatan besar dibandingkan aturan yang berlaku saat ini.

Baca Juga: Sony WH-1000XM6 Punya Warna Baru Olive Gray, Segini Harganya di Indonesia

Sekarang, cukup dengan 1.000 pengikut ditambah 4.000 jam tayang dalam setahun, atau 10 juta views Shorts dalam 90 hari. Hanya syarat jumlah subscriber yang tidak berubah. Dengan kata lain, hampir semua metrik performa digandakan, sehingga kreator harus bekerja dua kali lebih keras untuk membuktikan nilai konten mereka.

Bagi kreator yang fokus mengandalkan Shorts, aturan baru juga membawa tantangan tersendiri. Mereka diwajibkan mempertahankan minimal 10 juta penayangan setiap 90 hari agar tetap mendapatkan bagian dari dana revenue share.

Jika jumlah penayangan turun di bawah batas tersebut, kreator tidak langsung dikeluarkan dari program. Namun begitu, aliran pendapatan mereka akan dihentikan sementara untuk periode 90 hari yang bersangkutan. Hal ini berarti konsistensi menjadi kunci utama.

Kreator yang sudah bergabung di program mitra tidak sepenuhnya aman. Mulai tahun depan, mereka juga harus memenuhi persyaratan retensi. Minimal 1.000 jam tayang per tahun atau satu juta views Shorts harus terus dijaga.

Baca Juga: Impact.com x Youtube: Bantu Dongkrak Pendapatan bagi Kreator dan Merek

Sebagai alternatif, Youtube memberikan opsi yang lebih fleksibel: mengunggah dua video panjang atau lima Shorts setiap 90 hari sudah cukup untuk mempertahankan status keanggotaan. Di sisi lain, pelantar ini akan mengeluarkan kreator yang tidak mengunggah konten apa pun selama enam bulan berturut-turut.

Aturan ini jelas mendorong semua mitra agar tetap aktif dan tidak “tidur” di dalam program. Sebagai kompensasi atas pengetatan ini, Youtube mengklaim akan memperluas layanan Premium Lite ke seluruh negara yang sudah mendukung Youtube Premium.

Versi ini lebih sederhana dibandingkan Premium biasa. Pengguna bisa menonton video tanpa iklan, tetapi tidak mendapatkan akses streaming musik. Menurut perusahaan, tambahan pelanggan dari Premium Lite diharapkan mampu meningkatkan pendapatan kreator secara keseluruhan.

Views yang berasal dari pelanggan Premium Lite juga akan memberikan akses ke dana bagi hasil yang lebih baik. Meski demikian, masih ada pertanyaan besar yang belum terjawab. Belum jelas apakah jumlah pelanggan baru dari layanan Premium Lite akan cukup untuk mengimbangi persyaratan monetisasi yang semakin berat.

Baca Juga: Youtube Hadirkan Langganan Premium Lite Seharga Rp130 Ribu, Bebas Iklan

Tapi Youtube tidak merinci jumlah pelanggan secara terpisah untuk setiap tingkatan layanan. Yang diketahui hanya total gabungan 125 juta pengguna berbayar di seluruh dunia. Sebagai perbandingan, platform ini memiliki hampir 2,7 miliar pengguna aktif bulanan yang menonton tanpa berlangganan apa pun.

Perubahan kebijakan ini sejalan dengan strategi Youtube yang semakin agresif dalam bersaing dengan layanan streaming seperti Netflix dan HBO Max. Platform ini sudah mulai mengamankan hak siar eksklusif untuk konten dari sejumlah tokoh terkenal, termasuk Trevor Noah.

Selain itu, Youtube kini memungkinkan kreator mengatur video mereka dalam format “musim”, mirip dengan serial televisi. Langkah-langkah tersebut menunjukkan niat Youtube untuk naik kelas menjadi destinasi hiburan yang lebih serius dan terstruktur.

Baca Juga: Netflix Clips Bantu Temukan Baru dari Cuplikan-cuplikan dari Programnya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Lifestyle28 Agustus 2026, 15:17 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026: Hadirkan 7 Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Ajang yang memasuki tahun ke-13 pelaksanaannya ini menargetkan 14 ribu pelari dan 10 ribu pengunjung.
Pertamina Eco Run Fest 2026. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 15:16 WIB

Ditenagai Ryzen Z2 Extreme, ASUS ROG Xbox Ally 20 Bisa Dipesan Sekarang

Mennyambut hari jadi ke-20, ASUS ROG umumkan Xbox Ally X20 dengan performa AMD Ryzen AI Z2 Extreme dan dukungan kacamata Xreal R1.
ROG XBOX Ally X20. (Sumber: ASUS)
Startup28 Agustus 2026, 13:26 WIB

Asosiasi Blockchain Indonesia Gandeng Privy Perkuat Kepercayaan Digital

ABI bekerja sama dengan Privy untuk meningkatkan infrastruktur digital trust dan keamanan verifikasi identitas di industri blockchain Indonesia.
Asosiasi Blockchain Indonesia x Privy. (Sumber: ist)
Techno28 Agustus 2026, 13:23 WIB

SailPoint Hilangkan Blind Spot dengan Perlindungan Terpadu Identitas Manusia, non-human, dan AI agent

Solusi keamanan identitas yang dirancang untuk melindungi, mengelola, dan mendukung konvergensi tenaga kerja masa depan
SailPoint Identity Security. (Sumber: null)
Travel28 Agustus 2026, 11:58 WIB

Dragon Ball Z Bakal Punya Taman Hiburan Raksasa di Prancis, Gokunya Bisa Jadi Nyata!

Intip lokasi, konsep, dan detail lengkapnya di sini!
Taman hiburan bertemakan Dragon Ball Z. (Sumber: null)
Techno28 Agustus 2026, 11:57 WIB

Sony Meluncurkan Xperia 10 VIII dengan Fokus pada Peningkatan Kemudahan Penggunaan Sehari-hari

Handset ini menawarkan sedikit peningkatan dengan harga yang jauh lebih mahal.
Sony Xperia 10 VIII. (Sumber: Sony)
Automotive28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku akan Meriahkan Gelaran IMX 2026

Jangan lewatkan kesempatan langka bertemu sang legenda tuning dunia!
Pendiri VeilSide Hironao Yokomaku. (Sumber: istimewa)
Techno28 Agustus 2026, 09:40 WIB

Spesifikasi dan Harga Garmin Fenix 9 Series, Daya Tahannya Bisa Capai 57 Hari

Model Pro yang tangguh namun elegan ini menghadirkan casing jam tangan titanium pertama dan layar AMOLED terbesar pada seri Fenix.
Garmin Fenix 9 dan Fenix 9 Pro. (Sumber: Garmin)
Techno27 Agustus 2026, 14:49 WIB

Shokz OpenFit Air 2: Earbud Open-Ear Terringan dengan Hook yang Hampir Tak Terasa

Perangkat ini dirancang untuk kenyamanan ekstra tanpa menutup saluran telinga.
Shokz OpenFit Air 2. (Sumber: Shokz)
Techno27 Agustus 2026, 14:47 WIB

ASUS Hadirkan 2 Mouse Gaming yang Dapat Diskutomisasi

Mouse ROG Gladius IV Ace dan ROG Spatha X memadukan kontrol presisi dengan beragam opsi kustomisasi mendalam.
ROG Gladius IV Ace. (Sumber: ASUS)