Avatar: Fire and Ash Diproyeksikan Kantongi Rp5,6 Triliun Secara Global di Pekan Pertamanya

Rahmat Jiwandono
Jumat 19 Desember 2025, 15:51 WIB
Neytiri (kiri) dan Jake Sully dalam film Avatar: Fire and Ash.

Neytiri (kiri) dan Jake Sully dalam film Avatar: Fire and Ash.

Techverse.asia - Avatar: Fire and Ash diperkirakan akan merajai perfilman global pada akhir pekan pertama ini dengan pendapatan sebesar US$340 juta (Rp5,69 triliun) hingga US$380 juta (Rp6,35 triliun) yang akan berada di belakang pendapatan global awal Avatar: The Way of Water (2022) yang mencapai US$444 juta di pasar yang sama.

Dengan pendapatan global film tersebut saat ini, itu akan menempatkannya sebagai pembukaan terbaik kedua tahun ini untuk judul Zootopia 2 dari Disney, yang debut dengan US$560,3 juta bulan lalu, dan di atas Lilo and Stitch dari studio yang debut dengan US$341 juta.

Baca Juga: Review Avatar Fire and Ash: Konflik Keluarga yang Berlapis dan Kritik Ekologis

Sedangkan, perkiraan peluncuran di luar negeri untuk film Avatar: Fire and Ash berada di kisaran US$250 juta (Rp4,18 triliun) sampai US$275 juta (Rp4,60 triliun). Film pendahulunya yakni The Way of Water debut dengan US$310 juta di pasar yang sama dengan kurs saat ini.

Tapi perlu diingat bahwa film-film Avatar dikenal, bukan karena pendapatan akhir pekan pembukaan yang besar, tetapi karena daya tahan box office yang tak tertandingi. Film Avatar pertama (2009) meraih pendapatan domestik sebesar US$77 juta dan bertahan di posisi nomor satu selama tujuh minggu, akhirnya mencapai US$760 juta di Amerika Utara dan US$2,92 miliar di seluruh dunia.

Sekuelnya (meskipun berdurasi tiga jam 12 menit) mengumpulkan US$134 juta pada debut domestiknya sebelum meroket menjadi US$688 juta di Amerika Utara dan US$2,3 miliar di seluruh dunia.

Untuk di Indonesia sendiri, per Kamis (18/12/2025) sore, Avatar: Fire and Ash sudah ditonton sebanyak 761.664 orang, dengan jumlah layar mencapai 4.462. Di Amerika Serikat, film ini diputar di 3.800 bioskop yang terdiri dari 430 auditorium IMAX 3D, 1.050 layar format besar premium (sekitar 80% 3D dan termasuk 175 layar Dolby), 380 auditorium D-Box/4D motion, dan 120 lokasi ScreenX.

Baca Juga: Disclosure Day: Film Baru Steven Spielberg, Tayang 12 Juni 2026

Fire and Ash memulai peluncurannya di luar negeri mulai Rabu (17/12/2025), termasuk di negara-negara besar seperti Prancis, Jerman, Italia, dan Korea Selatan. Lalu di Australia, Brasil, dan Meksiko akan bergabung, di antara negara-negara lainnya.

Pada Jumat (19/12/2025) akan hadir di Tiongkok, Inggris, Jepang, Spanyol, India, dan masih banyak lagi. Secara total, film ketiga ini akan diputar di semua pasar box office internasional akhir pekan ini kecuali Hong Kong, yang sekarang akan tayang pada 8 Januari 2026.

Ada 17 hari libur di banyak negara internasional, dan bahkan lebih banyak lagi di beberapa negara, jadi perkirakan penjualan tiket film ketiga ini akan lambat.

Baca Juga: Carhartt WIP x Salomon X-ALP: Alas Kaki Khusus untuk Hiking

Di antara negara-negara yang akan memulai penayangan perdana Fire and Ash di luar negeri, kemungkinan besar adalah campuran negara-negara seperti Tiongkok, Jerman, Prancis, Korea Selatan, Inggris, Meksiko, dan India; itu pun jika sejarah terulang.

Di Tiongkok, tempat dua film Avatar sebelumnya sukses, Fire and Ash memimpin penjualan tiket pra-rilis hingga hari Minggu dan awal minggu depan.

Namun, hingga hari Minggu, penjualan tiketnya jauh lebih rendah daripada Way of Water, yang saat ini berada di angka sekitar 53,5 juta RMB (US$7,6 juta). Penayangan terbatas dimulai sejak Rabu (17/12/2025) dalam format Cinity, dengan penayangan terbatas di PLF dimulai kemarin.

Untuk promosi global, sang sutradara James Cameron dan para bintangnya menghadiri pemutaran perdana di Sanya, China pada awal Desember ini, dengan karpet merah bertabur bintang juga diadakan di Paris, Milan, Madrid, Tokyo, London, Wellington, Mexico City, dan Los Angeles.

Baca Juga: Avatar: The Last Airbender Berlanjut ke Book Selanjutnya

Follow Berita Techverse.Asia di Google News
Berita Terkait Berita Terkini
Techno03 April 2026, 17:48 WIB

LG TV QNED Evo AI Dijual di Indonesia, Ada 3 Pilihan Ukuran Layar

LG sendiri berkontribusi sekitar 20 persen penetrasi Smart TV di Indonesia.
LG QNED Evo AI. (Sumber: LG)
Startup03 April 2026, 17:15 WIB

Intervyou Hadirkan Pelantar Karir Bertenaga AI Generatif

Di Intervyou, mereka tidak hanya berlatih, tapi bertransformasi menjadi kandidat yang paling dilirik oleh rekruter.
Platform Intervyou. (Sumber: istimewa)
Techno03 April 2026, 16:44 WIB

Meta Lagi Jajal Berlangganan Instagram Plus dengan Fitur Eksklusif

Instagram sedang menguji coba fitur yang memungkinkan pengguna membayar untuk melihat Stories secara anonim.
Instagram.
Travel03 April 2026, 15:38 WIB

Rayakan Paskah, House of Tugu Jakarta Hadirkan Springtime Easter Feast

Kemewahan Perayaan Paskah di House of Tugu Jakarta.
Menu sajian Springtime Easter Feast di House of Tugu Jakarta. (Sumber: istimewa)
Techno03 April 2026, 15:29 WIB

ASUS UGen300 USB AI Accelerator: USB Pertama di Dunia untuk AI

Fitur-fiturnya meliputi konektivitas USB Type-C bawaan, prosesor AI, dan memori LPDDR4 8GB.
UGen300 USB AI Accelerator. (Sumber: ASUS)
Lifestyle03 April 2026, 14:49 WIB

Belanja Kebutuhan Esensial di Blibli Double Day 4.4, Diskon Sebesar Rp700 Ribu

Program ini menghadirkan kurasi produk esensial, mulai dari kebutuhan rumah tangga, kesehatan dan self-care, gadget, hingga perlengkapan rumah dan olahraga.
Program Blibli Double Day 4.4. (Sumber: blibli)
Techno03 April 2026, 14:27 WIB

Youtube Memperluas Teknologi Pendeteksi Deepfake yang Dihasilkan AI

Upaya ini bertujuan untuk mencegah penyebaran konten hoaks dari orang ternama.
Youtube.
Automotive03 April 2026, 14:06 WIB

Honda Stylo 160 Tipe ABS dan CBS Punya Opsi Warna Anyar

Pembaruan ini semakin memperkuat karakter skutik bergaya modern klasik dengan sentuhan retro.
Honda Stylo 160 warna Royal Blue. (Sumber: Honda)
Techno02 April 2026, 18:43 WIB

JBL Rilis Speaker Xtreme 5 dan Go 5, Ini Spesifikasi dan Harganya

Model-model tersebut hadir dengan peningkatan kualitas suara, fitur pencahayaan baru, dan daya tahan yang lebih baik.
JBL Xtreme 5. (Sumber: JBL)
Techno02 April 2026, 17:41 WIB

Apple Resmi Setop Produksi Mac Pro, Ada Apa?

Desktop berbentuk seperti parutan keju itu sebenarnya tidak dirancang untuk dunia seri M baru perusahaan tersebut.
Mac Pro. (Sumber: Apple)